• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Angka Perceraian di Bontang Masih Tinggi, Faktor Ekonomi hingga Suami Tempramental Jadi Pemicu

by Lutfi Rahmatunnisa'
11 Mei 2023, 13:55
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Pengadilan Agama sudah tangani 144 perkara selama caturwulan pertama tahun ini (Lutfi Rahamtunnisa'/bontngpost.id)

Pengadilan Agama sudah tangani 144 perkara selama caturwulan pertama tahun ini (Lutfi Rahamtunnisa'/bontngpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Watak suami tempramental menjadi salah satu penyumbang angka perceraian di Kota Bontang. Pada caturwulan pertama di tahun ini saja, total ada 144 perkara yang ditangani Pengadilan Agama Bontang.

Sejauh ini, sebanyak 135 perkara yang sudah ditangani, sedangkan 9 perkara sisanya masih dalam proses persidangan. Dengan rincian 101 perkara mengajukan cerai gugat dan 34 perkara mengajukan cerai talak.

Saat disambangi, Kabag Humas Pengadilan Agama Bontang Ahmad Farih Shofi Muhtar mengatakan suami tempramental menjadi pemicu ketiga setelah faktor ekonomi dan indikasi adanya pihak ketiga. Dalam setiap tahunnya suami dengan kondisi tempramental menyumbang 5 persen dari total seluruh perkara.

“Setiap tahun kasusnya pasti ada. Dan selalu menyumbang lima persen. Meski posisinya berada di tiga besar,” tegasnya.

Baca Juga:  Perceraian di Indonesia Tembus 438 Ribu Kasus, Judi dan Zina Kian Mengkhawatirkan

Dari kasus tersebut, Farih bilang mayoritas yang mengajukan gugatan cerai adalah pihak istri dengan rentang usia 25-40 tahun. Alasannya, lantaran tidak tahan dengan kondisi suami. Pun, faktor suami mengalami tempramental ialah adanya tekanan dari lingkungan kerja, lingkungan rumah dan sebagainya.

“Sejauh ini kasus yang ada memang tempramental itu tabiat asli suaminya. Bukan karena pandemi Covid. Dan kebanyakan kasus saat menikah sang suami memang memilih pasangannya sendiri bukan karena dijodohkan,” bebernya.

Untuk menekan kasus tersebut, diakui Fari pihaknya selalu mengedepankan mediasi. Caranya dengan memberi saran untuk berkonsultasi dengan psikolog ataupun tokoh agama.

Kendati demikian, ratusan berkas yang terdaftar pada priode Januari hingga April 2023 itu kasusnya terbilang menurun jika dibandingkan dengan caturwulan pertama tahun sebelumnya. Yakni  sebanyak 60 perkara.

Baca Juga:  Perceraian Tak Melulu Ulah Pelakor

“Pasti kami sarankan begitu dengan waktu yang sudah ditetapkan. Tapi kalau memang enggak berubah ya perceraian jalur terahkhir,” tandasnya. (*)

Tags: perceraian
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

40 Maskapai Mancanegara Bakal Datang ke Balikpapan

Next Post

Lowongan TA Pupuk Kaltim, Butuh 90 Orang

Related Posts

Perceraian di Indonesia Tembus 438 Ribu Kasus, Judi dan Zina Kian Mengkhawatirkan
Nasional

Perceraian di Indonesia Tembus 438 Ribu Kasus, Judi dan Zina Kian Mengkhawatirkan

30 Oktober 2026, 15:30
Tingkat Perceraian di Kaltim Tertinggi di Kalimantan, 4 Ribu Kasus karena Sering Bertengkar
Kaltim

Tingkat Perceraian di Kaltim Tertinggi di Kalimantan, 4 Ribu Kasus karena Sering Bertengkar

21 Juni 2024, 09:00
556 Pasutri di Bontang Pilih Bercerai, Alasannya Sudah Tidak Harmonis
Bontang

556 Pasutri di Bontang Pilih Bercerai, Alasannya Sudah Tidak Harmonis

25 Januari 2023, 08:43
379 Pasangan di Bontang Bercerai, Alasan Ekonomi Masih Mendominasi
Bontang

379 Pasangan di Bontang Bercerai, Alasan Ekonomi Masih Mendominasi

4 Januari 2022, 13:41
157 Pasangan Ajukan Cerai Sepanjang Januari-Maret
Bontang

157 Pasangan Ajukan Cerai Sepanjang Januari-Maret

5 Mei 2020, 15:00
Duh…!! Suami Lumpuh, Istri Malah Gugat Cerai
Bontang

Waduh! 3 Tahun Berturut-turut, Pengajuan Cerai Terus Naik

8 Desember 2019, 18:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.