• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Antisipasi Penumpang Belum Booster, Siapkan Pemeriksaan Kesehatan di Pelabuhan Loktuan

by Redaksi Bontang Post
20 Agustus 2022, 12:53
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pelabuhan Loktuan

Pelabuhan Loktuan

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kewajiban pelampiran hasil pemeriksaan Covid-19 terhadap calon penumpang yang akan menggunakan moda transportasi laut telah dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan. Sehubungan itu, PT Laut Bontang Bersinar selaku Badan Usaha Pelabuhan (BUP) telah melakukan koordinasi kepada stakeholder terkait. Mengenai pemberian layanan pemeriksaan kesehatan di Pelabuhan Loktuan.

Manajer Operasional PT LBB Jackson Pamasi mengatakan nantinya ada layanan swab antigen dan Swab PCR. Terkait tarif swab PCR dipatok Rp 325 ribu, sedangkan rapid antigen Rp 90 ribu. Tak hanya mengakomodasi calon penumpang kapal Pelni, fasilitasi ini juga tersedia untuk jelang keberangkatan swasta. Dijelaskan dia, PT LBB sifatnya hanya mediator.

“Kami sudah koordinasi dengan salah satu rumah sakit swasta untuk melayani di pelabuhan,” kata Jackson.

Baca Juga:  Tol Laut Bontang Tunggu Kebijakan Satgas Penanganan Covid-19

Langkah ini diambil untuk mengatisipasi penumpang yang utamanya dari luar Bontang, tetapi belum membawa ketentuan tersebut. Apalagi biasanya satu atau dua hari sebelum keberangkatan kapal mereka sudah berada di kawasan pelabuhan.

“Mereka biasanya didrop oleh travel. Kalau harus pergi lagi ke fasilitas kesehatan tentunya membutuhkan sarana transportasi lain,” ucapnya.

Namun demikian, ia berharap calon penumpang telah mengetahui informasi ini. Sehingga bisa menyiapkan persyaratan ini di daerah asal. Tetapi harus diingat bahwa hasil pemeriksaan itu memiliki durasi kadaluwarsa. Bagi rapid antigen maksimal 1×24 jam, sedangkan swab PCR 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Sebelumnya, Pelni mengeluarkan kelonggaran khusus bagi calon penumpang yang telah membeli tiket kapal Pelni sebelum 15 Agustus. Bentuknya dengan tidak diwajibkan menyertakan hasil pemeriksaan Covid-19. Kepala PT Pelni Cabang Samarinda Syarif Hidayat mengatakan terdapat 70 penumpang untuk keberangkatan KM Binaiya pada 20 Agustus. Sementara untuk keberangkatan pada 22 Agustus tercatat 490 penumpang.

Baca Juga:  Jadwal Kapal Penumpang Keluar, KM Binaiya Bersandar Duluan

“Khusus untuk pembeli sebelum 15 Agustus itu kami bebaskan. Nantinya petugas akan melakukan pemeriksaan berdasarkan tanggal pembelian tiket,” kata pria yang akrab disapa Ujang ini.

Kebijakan ini diambil lantaran penumpang kapal itu umumnya membeli tiket jauh-jauh hari. Termasuk penumpang tidak berasal dari dalam Bontang saja. Sehingga membutuhkan kebijakan khusus karena jadwal keberangkatan telah mepet.

“Kami sudah jalankan sesuai ketentuan untuk pembelian 15 Agustus ke depan,” ucapnya.

Sesuai regulasi bagi calon penumpang usia 18 tahun ke atas bila sudah mendapatkan booster maka tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif pemeriksaan swab PCR atau rapid antigen. Tetapi bila baru memperoleh dosis kedua maupun pertama harus menunjukkan hasil negatif swab PCR. Dengan durasi 3×24 jam sebelum keberangkatan

Baca Juga:  Pemudik di Pelabuhan Loktuan Membeludak, Tiket Tambahan Ludes

“Ini mengadopsi dari surat edaran kementerian,” tutur dia.

Sementara calon penumpang yang berusia 6-17 tahun bila masih mendapatkan dosis kedua tidak diwajibkan menujukkan hasil pemeriksaan. Bagi yang telah menerima dosis pertama untuk kategori usia tersebut wajib menunjukkan hasil negatif tes rapid antigen dengan durasi 1×24 jam atau PCR (3×24 jam). Adapun bagi penumpang berusia enam tahun ke bawah tidak diwajibkan menyertakan hasil pemeriksaan. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pelabuhan loktuan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Wawali Apresiasi Happy Gowes Gelaran PKT

Next Post

MPP Ditarget Launching saat HUT Kota, Sarana Penunjang Gunakan yang Ada

Related Posts

Berikut Jadwal Lengkap Kapal Pelni dan Swasta April 2026 dari Pelabuhan Loktuan Bontang
Bontang

Berikut Jadwal Lengkap Kapal Pelni dan Swasta April 2026 dari Pelabuhan Loktuan Bontang

1 April 2026, 09:00
Lonjakan Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Datang dan Berangkat dari Bontang
Bontang

Lonjakan Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Datang dan Berangkat dari Bontang

26 Maret 2026, 15:16
Ini Jadwal Lengkap Kedatangan Kapal di Pelabuhan Loktuan Bontang hingga 30 Maret
Bontang

Ini Jadwal Lengkap Kedatangan Kapal di Pelabuhan Loktuan Bontang hingga 30 Maret

25 Maret 2026, 09:00
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Loktuan Bontang Diprediksi Hingga Akhir Maret
Bontang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Loktuan Bontang Diprediksi Hingga Akhir Maret

25 Maret 2026, 08:00
Tiket Kapal Mudik dari Loktuan Bontang Habis, Penumpang Tanpa Tiket Diminta Tak Datang ke Pelabuhan
Bontang

Tiket Kapal Mudik dari Loktuan Bontang Habis, Penumpang Tanpa Tiket Diminta Tak Datang ke Pelabuhan

13 Maret 2026, 08:00
Empat Jadwal Cattleya Express, Ini Rute dan Tarif Kapal Mudik dari Loktuan Bontang
Bontang

Empat Jadwal Cattleya Express, Ini Rute dan Tarif Kapal Mudik dari Loktuan Bontang

2 Maret 2026, 09:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.