BONTANGPOST.ID, Bontang – Moda transportasi laut menjadi salah satu pilihan masyarakat Bontang untuk arus mudik Lebaran tahun ini. Selain kapal milik PT PELNI, armada swasta juga disiapkan guna mengantisipasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Loktuan.
Manajer Operasional PT Laut Bontang Bersinar (LBB), Jackthin Pamasi, mengatakan kapal swasta bisa menjadi alternatif, terutama setelah tiket kapal PELNI pada 13 dan 16 Maret dilaporkan habis.
“Tentunya animo keberangkatan H-7 jelang Idulfitri sangat tinggi. Kapal swasta ini bisa menjadi pilihan,” ujarnya.
Salah satu armada yang beroperasi yakni KM Cattleya Express dengan rute Bontang–Parepare. Selama Maret, terdapat empat jadwal keberangkatan, yakni 6, 13, 17, dan 27 Maret, seluruhnya pukul 14.00 Wita.
Kapal ini memiliki kapasitas 1.460 penumpang. Harga tiket dewasa Rp490.000 dan anak-anak Rp290.000, sudah termasuk pas penumpang. Calon penumpang diimbau membeli tiket melalui agen resmi atau loket pelabuhan untuk menghindari praktik percaloan.
PT LBB juga masih menunggu kepastian jadwal KM Entebe Express dengan rute Bontang–Mamuju yang diperkirakan berangkat sekitar 7 Maret.
Sementara itu, kapal PELNI yang melayani rute reguler di Pelabuhan Bontang adalah KM Egon dan KM Binaiya.
KM Egon dijadwalkan sandar pada 1, 13, 16, 27, dan 30 Maret dengan rute Parepare, Batulicin, Surabaya, Lembar hingga Waingapu.
Sedangkan KM Binaiya dijadwalkan tiba pada 7, 9, 25, dan 28 Maret dengan rute Parepare, Makassar, Labuan Bajo, Bima, Benoa hingga Surabaya.
Dengan tambahan armada swasta, diharapkan kebutuhan transportasi laut selama arus mudik dapat terlayani optimal. (ak)









