• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Balita Diperkosa di Tempat Penitipan Anak

by Redaksi Bontang Post
4 Juli 2019, 19:41
in Internasional
Reading Time: 1 min read
0
Wan Azizah

Wan Azizah

Share on FacebookShare on Twitter

BOCAH 4 tahun itu mengeluh sakit pada ibunya saat buang air kecil. Bagi ibunya, keluhan itu bagaikan sambaran petir. Dia langsung membawa putrinya ke Tanjung Tualang Clinic, Batu Gajah, Perak, Malaysia, Jumat (28/6). Pernyataan dari dokter menguatkan dugaannya. Hymen atau selaput dara dan beberapa bagian area kemaluan putrinya telah robek.

Hasil penyelidikan membuat siapa pun mengelus dada. Pelaku pemerkosaan terhadap bocah 4 tahun itu juga masih anak-anak. Usianya masih 12 tahun. Dia adalah putra penjaga tempat penitipan anak. Sejak Oktober 2017, korban sehari-hari dititipkan di tempat itu.

“Kami sedang dalam proses untuk menutup tempat penitipan anak tersebut,” ujar Menteri Pembangunan Komunitas, Keluarga, dan Perempuan Wan Azizah Wan Ismail kemarin (3/7) seperti dikutip Channel News Asia (CNA).

Kasus yang jadi buah bibir itu memang mencoreng kementerian yang dibawahi Wan Azizah. Pelaku dikabarkan sudah melakukan aksi bejatnya sebanyak empat kali sejak Mei lalu. Dia melakukannya setelah menonton video porno di telepon genggam. Tidak diketahui itu milik orangtuanya atau orang lain. Pelaku ditahan hingga proses hukum selanjutnya berjalan.

Wan Azizah menjelaskan bahwa tempat penitipan tersebut tidak memiliki izin. Ada delapan anak yang dititipkan di sana. Sejauh ini baru ada satu korban. Politikus yang juga menjabat wakil perdana menteri Malaysia tersebut menegaskan bahwa saat ini Departemen Kesejahteraan sedang mencari cara terbaik untuk menangani korban dan anak-anak lainnya di penitipan itu. Dia meminta orang tua mengawasi penggunaan telepon genggam pada anak-anak.

’’Jika orangtua ingin memberi telepon pintar ke anak, jangan melakukannya tanpa kontrol orangtua,’’ tegasnya. (sha/c20/dos/jpg/dwi/k16/prokal)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Badak LNG Fasilitasi Pelatihan Pengelolaan Keuangan untuk Mitra Binaan

Next Post

Hujan Tiga Jam, Rumah Warga Mulai Kebanjiran, Jalanan Tergenang

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.