BONTANGPOST.ID, Bontang – Banjir rob kembali merendam kawasan pesisir Kota Bontang, Jumat (2/1/2026) sore. Kelurahan Bontang Kuala menjadi wilayah paling terdampak akibat pasang air laut yang cukup tinggi.
Pantauan di lapangan sekitar pukul 17.35 menunjukkan genangan air menutupi Jalan Kapten Piere Tendean, tepatnya di depan SDN 001 Bontang Utara. Ketinggian air mencapai sebetis orang dewasa, sehingga banyak pengendara roda dua memilih tidak melintas demi menghindari risiko mogok maupun kerusakan kendaraan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Eko Mashudi, mengatakan banjir rob diperkirakan masih akan terjadi hingga empat hari ke depan.
“Kondisi air pasang cukup tinggi. Akses utama menuju permukiman warga di atas air lumpuh sementara,” ungkap Eko.
Ia menjelaskan, banjir rob merupakan fenomena yang kerap terjadi hampir setiap bulan di kawasan pesisir Bontang. Bahkan pada kondisi tertentu, air pasang bisa terjadi hingga dua kali dalam sehari.
Akibat kejadian ini, aktivitas warga serta akses transportasi terganggu. Selain itu, potensi penurunan kunjungan wisata ke kawasan Bontang Kuala juga dikhawatirkan, mengingat banjir rob terjadi bertepatan dengan akhir pekan.
“Untuk sore hari ini, ketinggian air tergolong cukup tinggi,” ujarnya.
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dengan menghindari aktivitas di laut saat air pasang. Pasalnya, kemunculan buaya di perairan pesisir masih menjadi ancaman serius.
“Kami mengingatkan warga agar tidak berenang atau beraktivitas di laut saat pasang, karena rawan serangan buaya,” pungkasnya. (*)






