BONTANGPOST.ID, Samarinda – Banjir yang melanda Samarinda berdampak luas pada ribuan rumah dan puluhan ribu warga di berbagai kecamatan.
Berdasarkan data terbaru dari Posdalops-PB BPBD Samarinda, yang diperoleh media ini pada Kamis (30/1), Kecamatan Samarinda Utara mengalami dampak terparah. Sebanyak 2.023 rumah di 38 rukun tetangga (RT) terdampak, dengan 1.766 kepala keluarga (KK) dan 5.960 jiwa yang harus bertahan di tengah genangan air.
Disusul oleh Kecamatan Sungai Pinang, di mana 1.036 rumah di 47 RT terdampak, dengan total 4.060 jiwa dari 1.182 KK yang terdampak banjir.
Di urutan ketiga, Kecamatan Palaran mengalami dampak banjir pada 540 rumah di 15 RT, dengan 1.767 jiwa dari 540 KK yang aktivitasnya terganggu akibat banjir.
Selanjutnya, Kecamatan Samarinda Ulu melaporkan 182 rumah di 10 RT yang terendam, dengan 631 jiwa dari 231 KK terdampak.
Di Kecamatan Samarinda Ilir, genangan air berangsur surut. Meskipun tidak ada rumah yang terdampak langsung, sebanyak 86 KK dengan 232 jiwa mengalami kendala akses jalan akibat genangan air yang sempat terjadi.
Sementara itu, Kecamatan Loa Janan Ilir mencatat 237 rumah terdampak di 4 RT, dengan 237 KK dan 936 jiwa yang terdampak banjir.
Meskipun rata-rata ketinggian air berkisar antara 5 hingga 150 sentimeter, beberapa wilayah masih mengalami genangan cukup tinggi, menyulitkan aktivitas warga. Pemerintah dan relawan terus menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak, sementara upaya penanganan banjir masih dilakukan.
Sebelumnya, pada Rabu (29/1), empat kecamatan lainnya juga sempat mengalami banjir. Namun, menurut informasi terbaru, kondisi di wilayah tersebut sudah mulai surut. (*)







