bontangpost.id – 25 pengurus baru Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komisi Nasional Pendidikan (Komnasdik) Kota Bontang periode 2022-2027 resmi dilantik pada, Selasa (6/9/2022) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota.
Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Komnasdik Provinsi Kalimantan Timur Masdudi. Turut hadir Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Dandim 0908, dan Kapolres Bontang.
Dalam sambutannya, Basri mengatakan bahwa hadirnya Komnasdik merupakan energi baru yang diharapkan dapat berkontribusi sekaligus bersinergi membangun Kota Bontang.
Menurutnya, banyak tantangan yang dihadapi Dinas Pendidikan Kota Bontang baik masalah indeks pembangunan manusia, disparitas pendidikan, maupun masalah sistem zonasi saat PPDB.
“Semoga hadirnya Komnasdik periode baru bisa membantu menyelesaikan permasalahan pendidikan di Bontang,” ucapnya.
Masalah lain yang menurut Basri perlu diperhatikan dan diakomodasi yakni perlindungan bagi guru maupun tenaga pendidik di tiap sekolah. Baik itu tingkat TK hingga sarjana. Juga sebagai penghubung yang baik antara guru dan wali murid.
“Zaman sekarang guru lebih mudah mendapat ancaman dari mana saja. Untuk itu, saya meminta Komnasdik memberi dukungan kepada para guru ataupun tenaga pendidik,” sambungnya.
Oleh sebab itu, Basri berharap program yang telah dicanangkan Komnasdik mampu berjalan efektif dan tepat sasaran. Sehingga mampu memajukan pendidikan di Bontang.
“Sebagai kepala daerah saya siap untuk membantu mewujudkan program yang diselenggarakan Komnasdik,” serunya.
Sementara itu, Ketua Komnasdik DPD Kota Bontang Rosmiati mengungkapkan bahwa dalam masa kepemimpinannya langkah awal yang akan dilakukan ialah membentuk sebuah program yang mampu meningkatkan mutu dan layanan pendidikan di Bontang.
“Selain itu kami juga akan menjalin kerja sama antar perusahaan maupun OPD di lingkup pemerintah untuk mensukseskan program kami,” sebutnya.
Nantinya pihaknya akan menciptakan kompetisi inovasi pendidikan yang bisa diikuti seluruh jenjang usia sekolah. Tujuannya, agar segala kreatifitas terkait dengan sektor pendidikan bisa menjadi rujukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Semoga, upaya ini bisa menggalang kesadaran di tengah masyarakat mengenai pentingnya pendidikan,” tandasnya. (Adv Pemkot)







