• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Bawa Misi Kampanyekan Kelestarian Lingkungan

by M Zulfikar Akbar
13 Agustus 2018, 10:11
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
FAHMI FAJRI/BONTANG POST
Achmadi

FAHMI FAJRI/BONTANG POST Achmadi

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika melakukan penjelajahan ke suatu tempat, Acmadi tak sekadar menjelajah. Namun juga membawa misi untuk memperkenalkan lokasi wisata tersebut sekaligus melakukan reportase yang turut mengkampanyekan tentang kelestarian lingkungan.

Bambang, Bontang

Komunitas Tapak Borneo yang Acmadi bentuk bersama salah seorang temannya pada 2016 silam, kini sudah menghantarkannya menjelajah ke berbagai lokasi wisata yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim). Baik lokasi wisata tersebut sudah terkenal maupun yang masih belum banyak diketahui oleh masyarakat umum. Seperti Merabu, Gua Mardua Pangadan Kutim, Hutan Lindung Sungai Wain Balikpapan, Sungai Keham Santan, hingga Bilaan Lahat Maratua.

Komunitas Tapak Borneo sendiri merupakan komunitas yang fokus di bidang penjelajahan alam, budaya dan lingkungan. Terbentuk dan menjalankan programnya secara mandiri, komunitas ini rutin bereksplorasi ke berbagai lokasi wisata di berbagai wilayah Kaltim. Namun tak sekadar bereksplorasi, tetapi dalam penjelajahnnya tersebut mereka juga melakukan dokumentasi dan reportase terhadap lokasi wisata tersebut. Selain sebagai bentuk promosi bagi masyarakat yang lain, juga apabila di lokasi wisata itu berpotensi menjadi wisata andalan namun kurang diperhatikan oleh pemerintah, maka mereka melalui dokumentasi foto dan video juga akan melakukan kritik terhadap pemerintah.

“Setiap kami selesai mengunjungi suatu lokasi wisata, kami juga upload video hasil perjalanan kami ke youtube, facebook, dan instagram. Tujuannya agar mempromosikan sekaligus di dalam video itu kami juga meminta pemerintah setempat untuk lebih memperhatikan lagi lokasi tersebut,” ucapnya.

Tak hanya itu, jika sekiranya dalam penjelajahan mereka menemukan hal-hal yang justru mengancam keberadaan suatu lokasi wisata dan lingkungan, maka mereka bersama komunitas pecinta lingkungan lainnya akan tegas menyuarakan penolakan kepada pemerintah. Salah satu yang pernah mereka lakukan adalah, saat mengkampanyekan penolakan adanya wacana aktivitas pertambangan di kawasan Tanjung Mangkaliat beberapa waktu lalu.

“Kami saat itu dengan tegas mengkampanyekan selamatkan peradaban dari teroris lingkungan,” beber pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komunitas Tapak Borneo itu.

Yang juga membedakan dari komunitas penjelajahan lainnya kata Achmadi, Komunitas Tapak Borneo dalam tour nya juga melakukan berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar lokasi yang mereka kunjungi. Beberapa kegiatan sosialnya seperti menggelar pengecekan golongan darah, membagikan vitamin ke masyarakat, dan mengajari serta memberi motivasi anak-anak sekitar untuk bersemangat dalam menggapai cita-cita.

Kini, jumlah anggota dari komunitas yang dia inisiasi itu cukup mengalami peningkatan. Awalnya hanya terdiri dari anak-anak Bontang, namun saat ini juga terdapat dari Balikpapan, Tenggarong, Samarinda, dan Sangatta. Ke depan, komunitas Tapak Borneo ini juga masih ingin terus mengeksplorasi tempat-tempat wisata di Kaltim yang belum dijelajahi.

“Biasanya ketika kami akan menjelajah ke suatu lokasi, kami cari informasi terlebih dahulu dari teman-teman komunitas lain yang sudah pernah ke sana. Kami juga biasa mengirim satu orang untuk survei lokasi, survei kebutuhan biaya dan logistik apa saja yang akan dibawa,” ucapnya.

Acmadi berharap, ke depan semua komunitas pecinta lingkungan dan pemerintah bisa bersinergi dalam membangun dan memaksimalkan lokasi-lokasi wisata di Kaltim serta mengajak semua komponen untuk bersama-sama ikut menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang kita. Melainkan kita hanya meminjamnya dari anak cucu kita,” pesannya. (***)

Tentang Achmadi

Nama : Achmadi

TTL : Bontang, 29 Juli 1989

Alamat : Jalan Ahmad Yani RT 10 nomor 49, Kelurahan Api-Api

Orang tua : Adjo MS – Nadrah

Organisasi : Wakil Ketua Komunitas Tapak Borneo

Riwayat Pendidikan :

  • SMA IT Yabis
  • Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Fisipol (Semester 8)

Motto Hidup :

“Petualangan bukan tentang seberapa jauh atau seberapa hebat langkah kakimu, tapi sejatinya petualangan adalah tentang seberapa besar manfaat yang kau dapat dari setiap langkah kakimu”.

Share92TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

157 Sarjana Unijaya Dinyatakan Lulus

Next Post

Target 8 Ribu Sertifikat Gratis di 2018

Related Posts

Kaltim

Komisioner KPU Samarinda Masuk Daftar Tersangka Korupsi Bisnis Batu Bara Rp31 Miliar

3 November 2026, 10:34
Miliki Pabrik Urea Terbesar di Asia Tenggara, PKT Siap Dominasi Pasar Asia Pasifik
Pupuk Kaltim

Dukung Operasional Pabrik Soda Ash, PKT Mulai Bangun Dermaga 11

3 November 2026, 09:44
Ancam Bakar Rumah, Ayah di Samarinda Perkosa Anak Kandung Puluhan Kali Selama 7 Tahun
Bontang

Mantan Pimpinan Pondok Pesantren di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

3 November 2026, 08:32
Pemadaman Bergilir di Bontang Masih Berlanjut, PLN Belum Pastikan Kapan Berakhir
Bontang

Listrik Padam hingga Pukul 22.00, Aktivitas Belajar dan Usaha di Bontang Terganggu

2 November 2026, 19:13
Minta Gaji Malah Dibacok Sama Bos Sendiri
Kaltim

Dua Mesin ATM Dibobol di Samarinda, Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah Diduga Raib

2 November 2026, 17:30
Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Bontang

Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

2 November 2026, 16:01

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Listrik Padam hingga Pukul 22.00, Aktivitas Belajar dan Usaha di Bontang Terganggu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Pimpinan Pondok Pesantren di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.