• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Target 8 Ribu Sertifikat Gratis di 2018

by M Zulfikar Akbar
13 Agustus 2018, 10:14
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Sebanyak 8 ribu sertifikat tanah ditargetkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bontang. Sertifikat gratis ini merupakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) garapan Presiden Joko Widodo. Sebelumnya di 2017, BPN baru menerbitkan 7.500 sertifikat dari target sebanyak 15 ribu sertifikat.

Kepala BPN Bontang, Hardiyono mengatakan adanya program PTSL ini diharapkan seluruh lahan di setiap kelurahan sudah terpetakan. Sehingga pihaknya berusaha agar bagaimana Peraturan Menteri Agraria Tata Ruang nomor 6 tahun 2018 ini bisa terlaksana dengan baik. “Tetapi dalam praktiknya seperti tahun lalu, saat kami sudah mengukurnya ternyata tanah tersebut sengketa,” jelas Hardiyono saat ditemui belum lama ini.

Selain itu, kendala lainnya, ketika pihak BPN sudah mengukur dan persyaratan lainnya lengkap, ternyata ada dokumen yang kurang lengkap atau subyek hukumnya tidak lengkap. Karena, kata Hardi ketika tanah tersebut merupakan kepemilikan badan hukum maka harus bayar. “Program PTSL ini hanya untuk masyarakat umum, jadi kalau badan hukum tidak masuk kriteria,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ketika surat-surat terkait tanah itu juga tidak lengkap, maka Hardi mengatakan sertifikat tak bisa diterbitkan. Ada juga kategori lain yang tidak masuk kriteria jika saat dibuat sertifikat, ternyata tanah itu sudah ada sertifikatnya. “Karena sudah sistem digital, ketika produk lama yang belum masuk sistem ditemukan maka sertifikat pun tak bisa diterbitkan,” bebernya.

Untuk 7.500 sertifikat yang sudah diterbitkan sebelumnya pun, Hardi mengatakan sudah terbagi sebagian kepada masyarakat. Awalnya, pembagian sertifikat gratis ini diagendakan saat pembukaan Bandara Samarinda Baru. Namun ternyata, Presiden Jokowi tidak hadir di acara tersebut. “Kami nunggu itu, ternyata beliau tidak hadir, makanya tadinya kami akan bagikan melalui pemerintah daerah tetapi ada rambu jangan masuk di ranah pilkada. Makanya kami akan serahkan langsung ke masyarakat,”paparnya.

Mekanismenya, kata Hardi pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk penyerahannya. Tahun 2018 pun ditargetkan 8 ribu sertifikat dan Hardi meyakini tahun 2020 Bontang sudah selesai semua terkait sertifikat tanah. “Mudah-mudahan bisa tuntas semua dan tidak ada permasalahan sertifikat lagi,” pungkasnya.(mga)

Share162TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bawa Misi Kampanyekan Kelestarian Lingkungan

Next Post

Diduga RSUD Kudungga Buang Limbah Oli ke Parit

Related Posts

Miliki Pabrik Urea Terbesar di Asia Tenggara, PKT Siap Dominasi Pasar Asia Pasifik
Pupuk Kaltim

Dukung Operasional Pabrik Soda Ash, PKT Mulai Bangun Dermaga 11

3 November 2026, 09:44
Ancam Bakar Rumah, Ayah di Samarinda Perkosa Anak Kandung Puluhan Kali Selama 7 Tahun
Bontang

Mantan Pimpinan Pondok Pesantren di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

3 November 2026, 08:32
Pemadaman Bergilir di Bontang Masih Berlanjut, PLN Belum Pastikan Kapan Berakhir
Bontang

Listrik Padam hingga Pukul 22.00, Aktivitas Belajar dan Usaha di Bontang Terganggu

2 November 2026, 19:13
Minta Gaji Malah Dibacok Sama Bos Sendiri
Kaltim

Dua Mesin ATM Dibobol di Samarinda, Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah Diduga Raib

2 November 2026, 17:30
Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Bontang

Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

2 November 2026, 16:01
Ketidakjelasan Status Aset Beras Basah Bontang Hambat Penataan, Pemkot Temui Pemprov Kaltim
Bontang

Pemkot Bontang Matangkan PLTS di Dua Pulau, Listrik Ditarget Menyala 24 Jam

2 November 2026, 14:49

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Listrik Padam hingga Pukul 22.00, Aktivitas Belajar dan Usaha di Bontang Terganggu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Pimpinan Pondok Pesantren di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.