• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Bayi Meninggal Diduga karena Asap Rokok

by M Zulfikar Akbar
8 Oktober 2019, 16:30
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Meninggalnya seorang bayi di Bontang ramai diperbincangkan netizen. Bayi itu diduga meninggal dunia karena terpapar asap rokok. Namun, pihak RSUD Taman Husada belum dapat memastikan. 

BONTANG – Seorang bayi pasien RSUD Taman Husada Bontang meninggal dunia diduga akibat asap rokok. Kondisi bayi umur 15 hari itu sesak berat dan membiru karena mengalami radang paru-paru.

Namun, pihak RSUD Taman Husada belum dapat memastikan apakah hal itu benar-benar disebabkan asap rokok. “Kami belum bisa pastikan itu karena rokok atau bukan. Yang jelas anak itu radang paru-paru atau pneumonia,” ujar Arlita Putri Eka Vivin, dokter spesialis anak RSUD Taman Husada kepada Kaltim Post (induk Bontangpost.id).

Baca Juga:  Negosiasi RS Satelit Menggantung

Dia menerangkan, pneumonia memiliki kuman yang membuat paru anak tersebut infeksi. Meski penanganan dilakukan dengan memberikan alat bantu napas, kondisinya sudah parah. “Tidak bertahan lama karena kondisinya tak memungkinkan. Bayi itu imunitasnya rendah, ada kuman lalu panas,” jelasnya.

Bayi tersebut meninggal setelah dirawat di Ruang NICU selama dua hari. Putri mengatakan, sempat mendapat penanganan di salah satu rumah sakit swasta. Akan tetapi, kondisi bayi semakin memburuk hingga dirujuk ke RSUD.

“Sempat ditangani tiga hari sebelumnya. Namun, memang kondisi anaknya sudah parah, sehingga tidak tertolong,” tuturnya.

Meninggalnya bayi itu pada Sabtu (4/10/2019) pagi, sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Netizen mengunggah dugaan penyebabnya dikaitkan dengan asap rokok. Namun, hal itu belum bisa dipastikan pihak rumah sakit.

Baca Juga:  Beri Kenyamanan Pasien Rawat Inap, RSUD Bontang Siapkan Ruang Wijaya Kelas VVIP

Diketahui, radang paru-paru diderita bayi tersebut hingga meninggal. Penyakit ini menyebabkan kondisi inflamasi pada paru, utamanya memengaruhi kantong-kantong udara mikroskopik yang dikenal sebagai alveolus.

Biasanya disebabkan infeksi virus atau bakteri. Ada pun gejala khasnya meliputi batuk, nyeri dada, demam, dan sulit bernapas.

Pasien pneumonia yang menular biasanya menderita batuk produktif, demam yang disertai menggigil bergetar, sulit bernapas, nyeri dada yang tajam atau menghunjam selama menarik napas dalam-dalam, dan peningkatan laju respirasi. (*/rsy/kri/k16/prokal)

Tags: bayi meninggalpneumoniarsud bontangrsud taman husada
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Obat Ranitidin Ditarik Dari Peredaran, Diskes Belum Terima Surat BBPOM

Next Post

Enam Jam Rapat, AKD DPRD Bontang Terbentuk

Related Posts

Bontang Terima Rp13 Miliar dari Kemenkes, Gedung C RSUD Taman Husada Belum Disetujui
Bontang

Bontang Terima Rp13 Miliar dari Kemenkes, Gedung C RSUD Taman Husada Belum Disetujui

27 Oktober 2026, 11:30
RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C
Bontang

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C

15 Oktober 2026, 13:00
Parkir Depan RSUD Bontang Meluber ke Jalan, Penataan Jadi Kewenangan Dishub
Bontang

Parkir Depan RSUD Bontang Meluber ke Jalan, Penataan Jadi Kewenangan Dishub

29 September 2026, 13:00
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September

7 Agustus 2026, 09:00
RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis
Bontang

RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis

24 Juli 2026, 10:30
Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK, Parkir RSUD Bontang Resmi Berbayar Mulai Agustus
Bontang

Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK, Parkir RSUD Bontang Resmi Berbayar Mulai Agustus

8 Juli 2026, 08:30

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.