Wali Kota Siap Bantu Penyediaan Sapras
BONTANG – Gerak cepat dilakukan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bontang setelah dilantik, 24 Agustus lalu. Semakin dekatnya tahapan pemilihan gubernur (pilgub) Kaltim 2018 membuat komisioner berupaya melengkapi beberapa kekurangan.
Senin (28/8) malam, Ketua Panwaslu Bontang Agus Susanto bersama dua anggotanya, Nasrullah dan Aldy Altrian, bersua Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di rumah jabatan Wali Kota. Pertemuan tersebut menindaklanjuti surat dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim dan Sekretariat Provinsi Kaltim terkait sejumlah kelengkapan sarana dan prasarana (sapras) Panwaslu.
Dalam suratnya, Bawaslu meminta kepada Pemkot Bontang untuk memberikan dukungan dalam bentuk sapras. Seperti gedung untuk sekretariat, mobil dinas, motor, dan kelangkapan kerja lainnya untuk mendukung kerja Panwaslu Kota maupun Panwas Kecamatan (Panwascam).
“Semoga dalam dua pekan ke depan sudah ada jawaban dari Pemkot untuk seluruh sarana dan prasarana yang kami butuhkan. Terutama gedung untuk sekeretariat, karena di bulan September tahapan Pilgub sudah dimulai. Yang paling dekat adalah rekrutmen Panwas Kecamatan,” ungkap Agus.
Sebagai gambaran, saat pemilihan wali kota (pilwali) 2015 lalu, dibutuhkan sekira Rp 90 juta hanya untuk biaya sewa sekretariat. Belum lagi untuk lainnya. Namun, melihat kondisi keuangan saat ini, Agus mengaku pihaknya bisa memaklumi jika nanti tidak bisa dialokasikan seluruhnya. “Terpenting bagi kami secepatnya diberikan jawaban, agar kami bisa berkoordinasi kepada Bawaslu,” ujarnya. Terlebih kebutuhan yang diperlukan bukan hanya untuk Panwaslu Kota, tapi juga Pawascam.
Sambil menunggu difasilitasi Pemkot Bontang, sementara aktivitas Panwaslu dilakukan di Kantor Bontang Post. “Kami sudah bertemu Ibu Wali Kota. Alhamdulillah, beliau sangat mendukung dan siap membantu penyediaan sarana dan prasarana. Saat ini, tengah dibahas di internal Pemkot. Bahkan, untuk kendaraan dinas, sudah ada satu mobil dinas yang sudah disiapkan untuk Panwaslu. Mobil ini sebelumnya digunakan anggota DPRD,” beber Agus.
Kepada komisioner, Neni juga sudah meneruskan permintaan dukungan sapras tersebut kepada Sekretaris Kota (Sekkot) Artahnan. Usulan tersebut rencana akan dimasukkan ke APBD Perubahan 2017. (edw/jpg)







