bontangpost.id – Infrastruktur di RT 12 Kelurahan Berbas Pantai cukup memprihatinkan. Utamanya akses warga. Pasalnya kondisi dua jembatan di wilayah itu strukturnya sudah miring. Ketua RT 12 Syamsul mengatakan lokasi persisnya di Gang Pangandaran 5 dan 7. Menurutnya kemiringan itu terjadi kurun enam tahun belakangan.
“Ini yang paling parah sebab ini menjadi akses dari beberapa wilayah sekitar. Termasuk kendaraan pengangkut sampah,” kata Syamsul.
Selama empat bulan belakangan ini sudah terjadi dua kejadian kendaraan yang melintas tercebur ke pinggir laut. Pasalnya pengemudi tidak bisa menjaga kestabilan kemudi saat berada di akses yang miring. “Kondisi ini membahayakan tentunya,” ucapnya.
Panjang jalan ini mencapai 32 meter dengan lebar tidak sampai 3 meter. Ia berharap nantinya akses ini diturap sehingga memperkokoh konstruksi di bagian dasar. Sementara akses juga diperlukan pelebaran menjadi tiga meter. Sehingga kendaraan roda tiga bisa masuk untuk menuju penampungan sampah.
“Selama ini kendaraan pengangkut sampah hanya berhenti di gang Carita,” tutur dia.
Harapan ini menurutnya sudah disampaikan ke kepala daerah. Sementara kondisi di Gang Pangandaran 7 tidak jauh beda. Semula akses ini berbahan kayu ulin. Namun mendapat pengecoran sejak beberapa tahun lalu. Akibatnya kondisi beban di lapisan atas tidak sebanding dengan dengan kondisi kayu yang sudah berusia tua.
“Pembangunan dua jembatan ini sudah sejak 1999. Bahkan di Pangandaran 7 itu struktur jembatan sudah turun hingga 30 sentimeter dari Jalan Pangandaran,” sebutnya.
Kondisi ini tentu membahayakan. Konon warga sudah mengajukan keduanya melalui musrenbang periode empat tahun belakangan. Ia berujar akses ini sudah tidak layak lagi. Sehingga membutuhkan penggantian baru konstruksi. Berdasarkan informasi, perbaikan akan dilakukan di APBD Perubahan.
“Kalau dibiarkan maka akan mengenai konstruksinya rumah disampingnya,” terangnya.
Warga pun mengajukan perbaikan sepanjang 35 meter dan lebar tiga meter. Namun angka ini bisa berubah menyesuaikan haga material yang mengalami kenaikan. Ia pun tidak mempermasalahkan jika pengerjaan dilakukan secara bertahap. (ak)







