BONTANGPOST.ID, Bontang – Sambungan besi (expansion joint) pada Jembatan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bontang Utara, tepat di depan eks Sekolah Tunas Inti, terpantau rusak. Besi yang mencuat keluar tersebut bahkan menimbulkan bunyi saat dilewati kendaraan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Bontang Anwar Nurdin, membenarkan kondisi itu. Menurutnya, perbaikan sudah beberapa kali dilakukan, namun kerusakan kembali muncul lantaran material yang sudah tua dan tingkat lalu lintas kendaraan yang padat.
“Besi sambungan mulai berkarat karena usia jembatan juga sudah lama. Setiap kali diperbaiki, tak lama kemudian rusak lagi,” jelasnya, Senin (25/8/2025).
Sebagai solusi jangka panjang, Dinas PUPR berencana mengganti empat titik sambungan besi pada program rehabilitasi jembatan tahun 2026. Anggarannya diperkirakan mencapai Rp170 juta.
“Saat ini masih kami observasi, apakah bisa dikerjakan oleh PUPR sendiri atau perlu melibatkan pihak ketiga,” ujarnya.
Sambil menunggu program tersebut, pihaknya melakukan langkah mitigasi dengan pengelasan dan penambalan aspal. Tahun ini, fokus perbaikan jembatan masih diarahkan ke wilayah Bontang Barat, tepatnya di Jembatan Masdarling dengan perbaikan dinding oprit yang rusak.
“Untuk Jembatan Ahmad Yani, kami prioritaskan rehab di tahun depan,” pungkasnya. (Dwi Kurniawan Nugroho)







