bontangpost.id – Prestasi membanggakan ditorehkan pejabat Pemerintah Kota Bontang yakni Kepala Inspektorat Kota Bontang Enik Ruswati.
Enik dinobatkan sebagai pejabat kota yang berdedikasi tinggi dalam upaya pencegahan korupsi berdasarkan penilaian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 21 Maret lalu.
“Alhamdulillah, dari total 10 daerah 7 berasal dari pemerintah provinsi, dan 3 sisanya dari kabupaten dan kota. Dan Bontang menjadi terbaik ketiga se-Indonesia,” ucapnya kepada redaksi bontangpost.id.
Diungkapkan Enik, capaian tersebut berkat sinergi seluruh pejabat Pemkot Bontang. Tak hanya itu, ia menyebut, peran kepala daerah sangat berpengaruh untuk mendukung mencegah adanya korupsi.
“Usai dilantik, pak wali (Basri Rase) langsung meminta saya untuk difasilitasi ke KPK. Tujuannya untuk meminta pengawasan langsung. Nah, dari situ beliau sangat komitmen dalam membantas korupsi,” beber Enik.
Dijelaskannya, atas prestasi tersebut, capaian kinerja program pencegahan korupsi melalui tata kelola terus menunjukkan perbaikan.Terkhusus pengawasan intern melalui Inspektorat Daerah yang bekerja maksimal.
“Selain melakukan pengawasan kami juga memberi pendampingan kepada setiap OPD. Hal itu lah yang menjadi penilaian dari KPK,” timpalnya.
Tak hanya itu, Monitoring Center for Prevention Komisi Pemberantasan Korupsi (MCP-KPK) menjadi salah satu penilaian dari KPK RI.
Yakni monitoring capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (korsupgah), yang dilaksanakan oleh KPK RI pada pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Dalam hal ini meliputi delapan area intervensi yaitu terdiri dari perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola keuangan daerah.
“Semoga dengan prestasi ini menambah semangat kinerja pejabat Pemkot Bontang dan terus menjaga nilai kejujuran dan integritas dalam melayani masyarakat,” tandasnya. (*)






