• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Bila Enggan Ungkap Bukti, Gubernur Bisa Dianggap Penyebar Hoax 

by BontangPost
6 Juli 2018, 11:34
in Breaking News
Reading Time: 4 mins read
0
Herdiansyah Hamzah, Saipul(DOK/METRO SAMARINDA)

Herdiansyah Hamzah, Saipul(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Bola liar yang dilontarkan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak terkait dugaan politik uang atau money politic yang dilakukan salah satu pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Kaltim 2018 mendapat sorotan luas publik Kaltim. Pasalnya, apabila tudingan gubernur tidak didalami secara serius, maka dapat menciptakan instabilitas sosial dan politik di Benua Etam.

Hal itu dikatakan pengamat hukum dan politik dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Herdiansyah Hamzah, Kamis (5/7) kemarin. Pria yang akrab disapa Castro itu menyarankan pada orang nomor satu di Kaltim tersebut agar tidak terus menerus melontarkan isu pada publik.

“Karena kalau terus diwacanakan, sama saja tidak memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Sebaiknya, jika informasi itu sudah disertai alat bukti yang kuat, sebaiknya gubernur segera melapor kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu, Red.),” sarannya.

Kata dia, sejak adanya dugaan politik uang yang didapatkan gubernur dari pihak tertentu, sejatinya perlu terlebih dulu digali kebenarannya. Sebab melontarkan isu di tengah hangatnya tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim, dapat dianggap sebagai bagian dari manuver politik.

“Jika gubernur berpikir dalam kerangka hukum demi memberikan contoh pada publik, sebaiknya di awal dipikirkan dulu matang-matang sebelum dilontarkan pada publik. Karena sebagai orang nomor satu di Kaltim, implikasi dari statement gubernur itu dapat menciptakan instabilitas sosial dan politik,” ucapnya.

Castro menyebut, apabila Gubernur Kaltim tak kunjung melaporkan kasus tersebut, maka kepercayaan publik akan kian merosot. Sebab gubernur dapat dianggap sedang menggunakan isu pilgub untuk menciptakan kesan tidak sejalan dengan paslon tertentu.

Baca Juga:  Soal Dua Kadis Pemkot Dilaporkan Melanggar Pemilu, Sugeng Ngaku Baru Tau 

“Selain itu kan begini, gubernur dapat disebut penyebar hoax jika dugaan pelanggaran itu tidak kunjung dilaporkan dan dibuktikan kebenarannya di Bawaslu. Kan tidak elok kalau gubernur disebut penyebar hoax,” ucapnya.

Namun demikian, Bawaslu Kaltim diminta supaya tidak tinggal diam atas informasi yang dilontarkan Awang Faroek. Pasalnya, Bawaslu dapat memanggil gubernur untuk menggali kebenaran informasi tersebut.

“Saya sarankan, Bawaslu harus memanggil gubernur. Diminta keterangan dari mana asal informasi money politic dan uang satu kargo yang berasal dari  Singapura itu. Karena informasi yang didapat gubernur itu berasal dari orang lain. Lewat keterangan gubernur, Bawaslu bisa mendapatkan sumber informasi yang didapatkan gubernur,” sarannya.

Selain itu, Bawaslu juga memiliki kewenangan untuk menelusuri dugaan politik uang tersebut. Penelusuran dapat dilakukan dengan menghimpun informasi di lapangan. Dengan begitu, masalah tersebut dapat segera terang di mata publik.

“Jadi Bawaslu tidak hanya menunggu dan menggali informasi dari gubernur semata. Harus mengambil inisiatif dan menelusuri informasi money politic itu,” sarannya.

Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul mengungkapkan, pihaknya telah melayangkan surat panggilan pada Awang Faroek Ishak. Sedianya, Bawaslu memanggil yang bersangkutan pada Jumat hari ini pukul 09.00 Wita, bertempat di kantor Bawaslu, Jalan MT Haryono, Samarinda.

Meski belum mendapatkan konfirmasi kesediaan Gubernur Kaltim untuk memenuhi panggilan tersebut, Saipul yakin, mantan Bupati Kutai Timur itu akan menyempatkan waktunya untuk memberikan keterangan.

“Jika nanti beliau tidak hadir, maka kami akan pikirkan lagi langkah apa yang akan kami ambil. Sementara ini saya optimistis beliau akan hadir di Bawaslu,” kata Saipul.

Baca Juga:  Rusmadi Pimpin Polling Pilgub Kaltim 2018

Adapun informasi yang akan digali dari gubernur yakni dugaan politik uang yang dilakukan paslon dalam Pilgub Kaltim 2018. Kata Saipul, data dan fakta dari gubernur dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mengungkap kasus tersebut.

“Kami berharap beliau dapat memberikan informasi dan data permulaan. Agar kasus ini dapat kami ungkap secara detail,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak mengaku, dirinya tidak memiliki kewajiban menyampaikan informasi terkait dugaan pelanggaran pemilu ke Bawaslu Kaltim. Menurutnya, biarlah para paslon yang mengadukan hal itu.

“Silahkan paslon yang ngadu ke Bawaslu. Bukan gubernur. Masa gubernur mengadukan kecurangan. Saya hanya mendapatkan laporan intelijen ada kecurangan. Jadi bukan saya yang mengadu, tanya aja paslon yang dirugikan. Paslon 1, 2, dan 4. Silahkan saja,” ketus gubernur.

Selain itu, Awang Faroek mengaku enggan untuk menyampaikan laporan kepada pihak kepolisian. Sebab menurutnya, hal yang demikian menjadi urusan para paslon yang bertarung di pilkada Kaltim. Bukan menjadi urusan dirinya sebagai gubernur.

“Enggak perlu. Saya kan enggak ada urusannya. Silahkan paslon yang melapor ke polisi. Ada aparat yang menangani itu,” tandasnya.

Sementara itu, Calon Gubernur Kaltim, Isran Noor hanya menanggapi santai semua tudingan Awang Faroek kepadanya. “Silakan saja, tak bakal dapat buktinya. Biarkan saja. Habiskan baterai saja itu. Kami kan tak berbuat apa-apa, tak berbuat curang. Kan ada KPU, ada Panwas, yang selama ini menjadi wasit. Mana ada kami lakukan hal-hal curang. Kami tak bagi sembako, tak bagi baju batik. Tak apa itu, tenang saja,” tutur dia.

Baca Juga:  Kaltim Rawan Politisasi SARA

Terkait rencana dirinya melakukan evaluasi sejumlah program Awang Faroek jika nanti dilantik sebagai gubernur, Isran meyakinkan bakal melakukan itu. Apalagi jika ada program pembangunan yang dinilai tidak memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ya memang akan saya evaluasi. Kalau tak ada manfaatnya ya akan dihentikan. Kalau tak untungkan dan beri manfaat ke masyarakat seperti jalan tol, ya tak ada urusan,” ucapnya.  (*/um/drh)

POIN PERNYATAAN GUBERNUR KALTIM
TENTANG DUGAAN POLITIK UANG DI PILGUB KALTIM
=Money politic-nya (Isran Noor) jelas. Orang kaya aja yang bisa.
=Mana ada calon gubernur di Indonesia yang se-kaya nomor 3 (Isran Noor). Punya pesawat.
=Mungkin nggak (Isran-Hadi menang tanpa politik uang) hal itu terjadi. Hal itu dimungkinkan karena ada uang.
=Saya pernah mengatakan saat memimpin rapat kepala daerah, ada uang yang datang, tidak lewat transfer bank. Tapi lewat kargo dari Singapura. Kan tinggal kita pembuktiannya aja lagi.
=Saya tau permainannya. Kemana dia (Isran Noor) cari duit, saya tau. Saya siap kalau diminta oleh Polda Kaltim untuk menyampaikan dari mana saja dia (Isran Noor) dapat duit. Saya ini bekas bosnya. Jadi saya tau.

CATATAN:
Keterangan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishkan ini disampaikan pada acara Focus Group Disscussion (FGD) di Ruang Ruhui kantor Pemprov Kaltim, Senin (2/7) lalu.

Sumber Data: Dokumen Metro Samarinda

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Awang Faroek Ishakpilgub kaltim 2018politik uang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Mahasiswa Gelar Aksi Tolak Kenaikan BBM 

Next Post

Isran-Hadi “Jawara” Kota Tepian 

Related Posts

Jalan Tol Samarinda-Bontang Tak Masuk Prioritas 2022, Lelang Paling Cepat 2023
Kaltim

Wakil Kaltim di Senayan Janji Bakal Perjuangkan Nama Awang Faroek Ishak Gantikan Tol Balsam

26 Desember 2024, 10:52
Sejumlah Warisan Awang Faroek, dari PON hingga Jalan Tol Pertama di Kalimantan
Kaltim

Mantan Rektor Unmul Usulkan Nama Tol Balsam Diganti Tol Awang Faroek Ishak

25 Desember 2024, 13:00
Sejumlah Warisan Awang Faroek, dari PON hingga Jalan Tol Pertama di Kalimantan
Kaltim

Sejumlah Warisan Awang Faroek, dari PON hingga Jalan Tol Pertama di Kalimantan

24 Desember 2024, 11:02
Kejujuran Calon Melaporkan Dana Kampanye Diragukan, Politik Uang di Kaltim Diprediksi Tinggi
Kaltim

Kejujuran Calon Melaporkan Dana Kampanye Diragukan, Politik Uang di Kaltim Diprediksi Tinggi

28 Agustus 2024, 12:09
Penerima dan Pemberi ‘Serangan Fajar’ Potensi Masuk Bui 4 Tahun dan Denda Rp36 Juta
Nasional

Penerima dan Pemberi ‘Serangan Fajar’ Potensi Masuk Bui 4 Tahun dan Denda Rp36 Juta

14 Februari 2024, 09:05
Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang di Bontang Selatan
Bontang

Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang di Bontang Selatan

8 Februari 2024, 16:47

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.