• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

BK Usul Andi Harun Diganti 

by BontangPost
27 Mei 2018, 11:32
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Dahri Yasin(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Dahri Yasin(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Badan Kehormatan (BK)  DPRD Kaltim menyarankan pada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kaltim agar mengambil sikap terkait pengangkatan Andi Harun (AH) sebagai Ketua DPD Gerindra Kaltim. Pasalnya, kepindahan partai AH dapat dijadikan bukti untuk melakukan Penggantian Antar Waktu (PAW).

Ketua BK DPRD Kaltim, Dahri Yasin menuturkan, kebijakan PAW terhadap AH tidak memerlukan dasar Surat Keputusan (SK) pengangkatannya sebagai pimpinan daerah partai berlambang garuda itu. Pun demikian, bila AH tidak memberikan SK pengangkatannya, padahal sudah jelas pindah dan memimpin partai tersebut, maka Partai Golkar itu dapat mengambil langkah hukum.

“Tidak perlu dibuktikan lagi dengan SK. Tidak perlu lagi harus menunggu SK pengangkatannya sebagai Ketua Gerindra. Itu secara umum saja. Semua orang sudah tahu dia memimpin Gerindra. Itu balihonya besar dipasang di jalan. Jadi ada hal yang dibuktikan secara khusus, ada juga yang tidak perlu dibuktikan,” sebut Dahri, Sabtu (26/5) kemarin.

Baca Juga:  Hetifa : Mati Satu, Tumbuh Seribu 

Kata dia, AH tidak boleh lagi menghalangi DPD Golkar Kaltim yang ingin menggantikannya di DPRD Kaltim. Sebab sesuai aturan, setiap wakil rakyat yang pindah partai harus diganti dari jabatannya di DPRD.

“Dia tidak lagi punya kapasitas untuk menghalangi Golkar menggantinya. Seperti dulu gugatan perdata yang dia ajukan di pangadilan. Kalau itu boleh saja. Karena tidak ada bukti bahwa dia pindah partai. Tetapi setelah pindah partai, tidak ada alasan lagi baik secara hukum untuk penggantian dirinya,” jelasnya.

Atas dasar itu, penggantian AH sepenuhnya berada di tangan Golkar. Rekomendasi Golkar dapat dijadikan dasar bagi pimpinan DPRD untuk mengusulkan penggantiannya. “Fraksi Partai Golkar segera mengusulkan PAW pada AH,” imbuhnya.

Politisi senior Golkar itu berpendapat, BK tidak dapat memanggil AH. Sebab hingga kini belum ada laporan. Menurutnya, setiap pemanggilan harus didasarkan aduan dari masyarakat atau partai politik di DPRD Kaltim.

Baca Juga:  Tarif Tol Balsam Dinilai Kemahalan, Ketua DPRD Mengadu ke Pusat

“Dari sisi mana kami mau memanggil? Golkar juga tidak mengajukan keberatan ke BK. BK itu tidak bisa berinisiatif. Harus atas dasar pengaduan yang beralasan,” sebut Dahri.

Pengamat hukum dan politik dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Herdiansyah Hamzah sependapat dengan Ketua BK DPRD Kaltim. Dasarnya, pasal Pasal 139 ayat (2) huruf i Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pemerintahan Daerah.

“Karena dasar PAW sakarang dengan dasar pindah partai, lebih baik Golkar segera menerbitkan SK pemecatan baru kepada AH. Dengan alasan pindah partai. Baru diusulkan ke pimpinan DPRD dengan tembusan menteri,” sarannya.

Persoalan lain yang juga dikaitkan pada AH yakni keputusannya untuk pindah perahu politik masih menyisahkan dugaan pelanggaran etik. Salah satunya AH menjabat sebagai anggota DPRD di dua partai yang berbeda.

Baca Juga:  Akibat Penolakan PAW Sokhip, Citra Dewan Dipertaruhkan

“Dalam kapasitas sebagai anggota Fraksi Golkar, kan lucu kalau pada saat yang bersamaan menjadi Ketua Gerindra Kaltim. Terlebih jika yang bersangkutan masih menerima hak-hak keuangan dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD dari Fraksi Golkar,” terangnya.

Herdiansyah menegaskan, mestinya sejak awal AH memahami bahwa setiap anggota DPRD yang pindah partai harus dapat diganti. Karenanya, AH harus mengundurkan diri dari gedung Karang Paci, sebutan DPRD Kaltim, sejak pengangkatannya sebagai Ketua Gerindra Kaltim.

“Itu lebih terhormat daripada berpolemik seperti yang terjadi sekarang. Tapi kan itu tidak dilakukan? Saya rasa hal ini juga menjadi bagian dari persoalan etik,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, AH belum dapat dikonfirmasi. Beberapa kali media ini menghubunginya lewat sambungan telepon, namun tidak nomor pribadinya tidak aktif. Begitu juga dengan pesan via wattsapp, AH tidak menggubrisnya. (*/um)

Tags: andi harundprd kaltimgolkarPAW
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

“Pemerintah Jangan Otoriter” 

Next Post

Soal Penertiban APK Paslon, Panwaslu Dituding Tebang Pilih, ANNUR Keberatan

Related Posts

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
Konflik Pokir Memanas, DPRD Kaltim Tuding Gubernur Hambat Aspirasi Rakyat
Kaltim

Anggaran Operasional DPRD Kaltim Tembus Rp500 Miliar, Pengamat: Kinerja Tumpul dan Lukai Rasa Keadilan

5 Agustus 2026, 17:29
Keampuhan Pansus Tambang DPRD Kaltim Diragukan
Kaltim

Pengamat Unmul Desak DPRD Kaltim Segera Gulirkan Hak Angket, Singgung APBD ‘Bocor Duluan’ ke Pusat

13 Juli 2026, 10:00
Kaltim

Legislator Golkar Kritik Pemprov Kaltim, Minta Minta APBD Fokus ke Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

31 Mei 2026, 12:14
Anggota DPRD Kaltim Kamaruddin Ibrahim Meninggal Dunia, Sempat Terseret Kasus Korupsi PT Telkom
Kaltim

Anggota DPRD Kaltim Kamaruddin Ibrahim Meninggal Dunia, Sempat Terseret Kasus Korupsi PT Telkom

15 Mei 2026, 15:08
DPRD Kaltim Ancam Boikot Anggaran, Protes Kebijakan Gubernur Rudy Mas’ud ‘Amputasi’ Bankeu dan Pokir
Kaltim

DPRD Kaltim Ancam Boikot Anggaran, Protes Kebijakan Gubernur Rudy Mas’ud ‘Amputasi’ Bankeu dan Pokir

7 Mei 2026, 12:04

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.