• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Indonesia Mulai Hari Ini

by Redaksi Bontang Post
5 Mei 2022, 13:52
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan akan terjadinya gelombang tinggi di beberapa perairan di Indonesia. Kondisi itu diprediksi akan terjadi mulai Kamis (5/5) pagi hingga Jumat (6/5) pagi.

Berdasarkan laman resmi BMKG seperti dilansir dari Antara, Kamis (5/5) dini hari memprediksi gelombang tinggi yang mulai terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Hal itu disebabkan pola angin dengan kecepatan cukup tinggi.

Di wilayah Indonesia bagian utara, pola angin dominan bergerak dari barat laut–timur laut dengan kecepatan angin berkisar 8–25 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur–Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 4–20 knot. ”Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Nias,” tulis BMKG.

Baca Juga:  Bencana Hidrometeorologi Mengintai Kaltim, BMKG Minta Semua Pihak Waspada

Kecepatan angin tersebut menyebabkan beberapa area perairan diprediksi mengalami gelombang sedang antara 1,25–2,50 meter. Yakni perairan Utara Sabang, perairan Bengkulu, perairan Selatan Flores, Laut Sawu, perairan Pulau Sawu–Rote, Laut Timor, Laut Natuna Utara, perairan Kepulauan Anambas–Natuna, perairan Utara Kepulauan Talaud, perairan Utara Halmahera, Laut Halmahera, Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua, perairan Selatan Leti–Sermata, perairan Selatan Kepulauan Tanimbar, perairan Selatan Kepulauan Kai-Aru, dan Laut Arafuru.

Untuk area perairan dengan gelombang tinggi yakni 2,50–4,00 meter, BMKG memprediksi akan terjadi di perairan Barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, perairan Enggano, perairan Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa hingga Sumba, Selat Sumba bagian barat, dan Samudra Hindia Selatan Jawa hingga Sumba.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem, Waspada Gelombang Tinggi 

Adapun area perairan dengan gelombang sangat tinggi antara 4–6 meter, BMKG memprediksi akan terjadi di Samudra Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias.

BMKG menyarankan agar semua pihak memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran yakni pada perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m), kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 m).

”Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” terang BMKG. Peringatan itu, akan bertahan selama 12 jam sejak diberlakukannya dan berlaku maksimal dua hari sejak dikeluarkan dan diperbaharui setiap ada perubahan dan sebelum masa berlaku habis. (jpc)

Baca Juga:  Baru Tahu! KPU Sampai Libatkan BMKG dalam Penentuan Hari Pemilu
Tags: bmkgGelombang Tinggi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cetak Puluhan SDM Andal Berkompeten, Program Magang Pupuk Kaltim Apprentice Challenge 2021 Resmi Ditutup

Next Post

Arus Balik Mudik Lebaran di Terminal Bus Bontang Masih Lengang

Related Posts

Musim Hujan Kaltim Diperkirakan Berlangsung Lama, Warga Diminta Tetap Siaga hingga Juni 2026
Kaltim

Musim Hujan Kaltim Diperkirakan Berlangsung Lama, Warga Diminta Tetap Siaga hingga Juni 2026

4 Desember 2025, 15:30
Menuju Akhir Tahun, BMKG Prediksi Hujan Turun Setiap Hari di Kaltim
Kaltim

Menuju Akhir Tahun, BMKG Prediksi Hujan Turun Setiap Hari di Kaltim

29 Oktober 2025, 17:00
Hingga Akhir Oktober, Curah Hujan di Kaltim Masuk Kategori Tinggi
Kaltim

Hingga Akhir Oktober, Curah Hujan di Kaltim Masuk Kategori Tinggi

23 Oktober 2025, 09:23
Hujan Deras Menghantui Sebagian Besar Wilayah Kaltim hingga Akhir Tahun
Kaltim

Hujan Deras Menghantui Sebagian Besar Wilayah Kaltim hingga Akhir Tahun

24 Desember 2024, 09:00
BMKG Prediksi 6 Wilayah di Kaltim Mulai Masuk Musim Kemarau Awal Agustus 2024
Kaltim

BMKG Prediksi 6 Wilayah di Kaltim Mulai Masuk Musim Kemarau Awal Agustus 2024

20 Juli 2024, 11:13
Gelombang Laut Diprediksi Tinggi
Nasional

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

16 April 2024, 20:51

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.