BONTANGPOST.ID, Bontang – Kondisi udara di wilayah Bontang pada Rabu (16/9/2026) terlihat diselimuti asap. Warga merasakan perih di mata saat beraktivitas di luar rumah.
Caca, warga Perum BTN PKT, mengatakan kondisi tersebut terasa saat dirinya keluar rumah. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian menyusul sejumlah kejadian kebakaran lahan yang terjadi di Bontang dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir.
Meski begitu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Heru Triatmojo, mengatakan kondisi udara masih berada pada kategori sedang. Nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat 68, dengan parameter PM2.5 menjadi penyumbang utama pada angka tersebut.
Dalam kategori ISPU, nilai 0-50 masuk kategori baik, 51-100 sedang, 101-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, sedangkan di atas 300 masuk kategori berbahaya.
View this post on Instagram
Heru mengatakan, dengan nilai tersebut kualitas udara masih berada dalam kategori yang dapat diterima bagi kesehatan manusia. “Alhamdulillah masih sedang,” ungkapnya.
Menurutnya, perubahan arah angin menunjukkan adanya peningkatan kondisi yang perlu diantisipasi. “Sebaiknya menggunakan masker karena arah angin berubah menunjukkan peningkatan,” pungkasnya.
Sementara itu, pemantauan melalui laman AccuWeather pada Rabu (16/9/2026) menunjukkan angka Air Quality Index (AQI) 127 untuk Bontang, yang dalam klasifikasi platform tersebut masuk kategori tidak sehat.
Bontang Post masih berupaya mengonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Bontang Toetoek Pribadi Ekowati terkait kondisi udara tersebut, termasuk imbauan penggunaan masker bagi masyarakat. Hingga berita ini ditulis, belum mendapat respons. (*)







