BONTANGPOST.ID, Bontang – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengimbau masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah saat kondisi udara diselimuti asap.
Imbauan tersebut disampaikan Neni setelah mendapat laporan mengenai warga yang mengeluhkan kondisi udara berasap, termasuk mata perih dan bau asap di sejumlah wilayah Bontang, Rabu (16/9/2026).
Neni meminta masyarakat melakukan sejumlah langkah pencegahan selama kondisi tersebut berlangsung. Salah satunya dengan tidak keluar rumah ketika kabut asap muncul.
“Gunakan masker. Tutup pintu dan jendela rumah. Tidak keluar rumah ketika ada kabut asap,” kata Neni.
Selain membatasi aktivitas di luar rumah, masyarakat juga diminta memperbanyak konsumsi air putih.
“Perbanyak minum air putih,” lanjutnya.
Sebelumnya, kondisi udara Bontang pada Rabu siang dilaporkan warga terlihat seperti mendung dan disertai bau asap. Sejumlah warga juga mengaku merasakan perih pada mata ketika berada di luar rumah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang Heru Triatmojo sebelumnya menyampaikan hasil pemantauan kualitas udara masih berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 68.
Namun, Heru kemudian menyarankan masyarakat menggunakan masker karena arah angin berubah dan menunjukkan peningkatan.
Neni juga mengaku kondisi serupa dirasakannya saat berada di Samarinda.
“Bunda juga di Samarinda sama kondisi berasap dan perih juga,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, Bontang Post masih berupaya mendapatkan keterangan dari Kepala Dinas Kesehatan Bontang Toetoek Pribadi Ekowati mengenai kondisi udara dan langkah kesehatan yang perlu dilakukan masyarakat. (*)







