• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

BPJS Kesehatan Tembus 95 Persen, Pemkot Bontang Sabet Penghargaan UHC Utama Nasional

by Redaksi Bontang Post
28 Januari 2026, 09:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni (kanan) dan Bachtiar Mabe menerima penghargaan UHC Award. (ist)

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni (kanan) dan Bachtiar Mabe menerima penghargaan UHC Award. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang kembali menorehkan prestasi di bidang kesehatan dengan meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori Utama tingkat nasional.

Penghargaan ini diberikan atas tingginya cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan di Kota Taman yang telah menembus angka lebih dari 95 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Bachtiar Mabe, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

“Penilaian UHC salah satunya dilihat dari cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan. Untuk Bontang, cakupan kita sudah di atas 95 persen,” ujar Bachtiar.

Menurutnya, capaian tersebut menempatkan Kota Bontang sebagai salah satu daerah dengan tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan tertinggi di Indonesia. Penghargaan UHC diberikan kepada daerah-daerah yang mampu memenuhi indikator jaminan kesehatan nasional secara menyeluruh.

Baca Juga:  Keuangan BPJS Kesehatan Tekor, Pemerintah Setuju Naikkan Iuran

“Ini penilaian skala nasional. Di Kalimantan Timur ada beberapa daerah yang menerima, dan Bontang termasuk di dalamnya,” jelasnya.

Meski demikian, Bachtiar menegaskan bahwa mempertahankan predikat UHC kategori Utama bukan perkara mudah. Tantangan terbesar saat ini bukan lagi pada pendaftaran kepesertaan, melainkan tingkat keaktifan peserta BPJS Kesehatan.

“Secara pendaftaran, Bontang bahkan sudah lebih dari 100 persen. Tapi keaktifan peserta memang belum 100 persen. Masih ada yang terdaftar namun statusnya tidak aktif,” terangnya.

Ia menjelaskan, keaktifan peserta sangat bergantung pada kepatuhan pembayaran iuran. Sebagian peserta merupakan penerima bantuan iuran (PBI) yang ditanggung pemerintah daerah, sementara lainnya membayar secara mandiri atau melalui perusahaan tempat bekerja.

Baca Juga:  dr. Maya Lakukan Kunjungan ke Bontang, Pastikan Pelayanan BPJS Kesehatan Berjalan dengan Baik

“Pembayarannya berbeda-beda. Ada yang ditanggung pemerintah, ada yang mandiri, dan ada juga yang menjadi kewajiban perusahaan,” katanya.

Untuk menjaga capaian UHC, Dinkes Bontang akan terus mengintensifkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar kepesertaan JKN tetap aktif. Ia juga berharap dukungan media dalam menyampaikan informasi terkait manfaat BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyebut program JKN Indonesia kini menjadi salah satu sistem jaminan kesehatan terbesar dan berkembang paling cepat di dunia.

“Dalam waktu 10 tahun, Indonesia mampu mencapai universal health coverage. Ini prestasi yang luar biasa,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, berharap tidak ada daerah yang mengalami penurunan status UHC.

Baca Juga:  KLB Sudah Ditetapkan Kementerian Kesehatan, Pasien Korona Tidak Dijamin BPJS

“Tahun depan, yang masih Madya harus naik ke Utama. Bagi yang sudah Utama, fokus berikutnya adalah peningkatan kualitas layanan kesehatan,” pungkasnya. (ak)

Tags: bpjs kesehatanUHC nasional
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dua Pejabat Dishub Bontang Ditahan, Ini Respons Kadis soal Dugaan Manipulasi Anggaran Bimtek Rp500 Juta

Next Post

DBD Masih Mengintai Bontang, 328 Kasus Sepanjang 2025, 2 Meninggal Dunia

Related Posts

Terlanjur Beli Obat di Luar karena Stok RS Kosong, Pasien BPJS Bisa Minta Uang Kembali, Begini Caranya
Bontang

Terlanjur Beli Obat di Luar karena Stok RS Kosong, Pasien BPJS Bisa Minta Uang Kembali, Begini Caranya

25 September 2026, 14:19
Penonaktifan PBI di Bontang Capai 3.000 Peserta, Akses Layanan Kesehatan Tetap Dijamin
Bontang

Penonaktifan PBI di Bontang Capai 3.000 Peserta, Akses Layanan Kesehatan Tetap Dijamin

13 Juni 2026, 08:00
Saling Lempar Beban Iuran BPJS: Rakyat Kecil di Kaltim Jadi Korban “Pingpong” Anggaran Pemprov dan Daerah
Kaltim

Saling Lempar Beban Iuran BPJS: Rakyat Kecil di Kaltim Jadi Korban “Pingpong” Anggaran Pemprov dan Daerah

8 Mei 2026, 07:06
BPJS Jadi Syarat Urus SIM, STNK, Naik Haji, sampai Jual Beli Tanah
Kaltim

Nasib 83 Ribu Peserta BPJS di Kaltim Menggantung, Keputusan Ada di Tangan Gubernur

18 April 2026, 08:00
Pekerja Rentan Dapat Perlindungan, Pemkot Bontang Siapkan Rp4 Miliar
Bontang

Pekerja Rentan Dapat Perlindungan, Pemkot Bontang Siapkan Rp4 Miliar

5 Februari 2026, 17:30
Iuran BPJS Kelas 3 Naik Tipis, Pemkot Bontang Siapkan Rp24,4 Miliar untuk Jaminan Kesehatan Warga
Bontang

Iuran BPJS Kelas 3 Naik Tipis, Pemkot Bontang Siapkan Rp24,4 Miliar untuk Jaminan Kesehatan Warga

5 Februari 2026, 15:43

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.