BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang meminta Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Bontang agar program kerjanya sejalan dengan visi-misi pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bontang, Ahmad Aznem dalam Musyawarah Cabang (Muscab) II AKLI Bontang di Hotel Bintang Sintuk, Rabu (19/2/2020).
Saat membuka kegiatan tersebut, Aznem menerangkan agar AKLI selalu bersinergi dengan Pemkot Bontang dalam menunjang program pemerintah di sektor kelistrikan. Terutama dalam rangka mendukung pembangunan ibu kota negara turut berkoordinasi dengan Pemkot Bontang.
“Berbagai rencana kerja yang disusun dan akan dilaksanakan AKLI dapat sesuai dengan visi dan misi pembangunan Pemerintah Kota Bontang,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengharapkan kepada seluruh pengurus terpilih dapat mengembankan amanah dan menjalankan roda organisasi dengan amanah. Serta tulus ikhlas demi kemajuan dan kejayaan AKLI Bontang.
“Para pengurus AKLI Bontang dapat merancang program yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ucapnya.
Sementara itu Ketua AKLI Kaltim, Ahmad Hadi Syaukani menerangkan AKLI yang terbentuk sejak 1980 memiliki visi sebagai pemersatu untuk mengembangkan diri beserta pemberdayaan kemampuan secara profesional, guna bersaing pada jasa di tingkat nasional hingga internasional. Sedangkan misinya membantu para anggota lebih profesional guna memenuhi tugas dan tanggung jawab dalam membangun Indonesia dalam bidang kelistrikan. Dan menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif.
“Saya sangat menyambut baik Musyawarah Cabang II ini, sebagai bentuk ketaatan terhadap AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga),” katanya.
Sepanjang pembangunan sektor kelistrikan masih berlangsung, lanjutnya, maka kontraktor listrik masih memegang posisi strategis sebagai mitra pemerintah, PLN, dan swasta untuk membangunan instalasi listrik. Baik itu pembangkit transmisi, distribusi, dan instalasi.
“Oleh karena itu pembinaan dan pengembangan kemampuan kontraktor listrik anggota AKLI harus menjadi perhatian,” pintanya.
Dalam kegiatan ini dihadiri juga Kepala PLN UP3 Bontang Alimuddin, Ketua AKLI Samarinda dan Balikpapan, serta seluruh anggota AKLI lainnya. (Zaenul/adv)






