Salah satu rangkaian apel akbar memperingati Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Sabtu (2/12) kemarin yakni membagikan laptop secara simbolis kepada guru SMP Negeri yang ada di Bontang. Penyerahan ini diserahkan secara bergantian oleh Wali Kota Neni, Wawali Basri, Ketua dan anggota DPRD, serta unsure Forkopimda yang hadir.
Pembagian laptop gratis kepada guru ini merupakan janji politik Neni-Basri. Namun karena pembagiannya disesuaikan dengan kondisi anggaran, tahun ini penyalurannya baru bisa dilakukan untuk guru SMP negeri terlebih dahulu. Jumlahnya sebanyak 213 unit dengan merek Asus berlayar 14 inci.
Wali Kota Neni mengatakan, usai pembagian ke guru SMP negeri ini, rencananya di tahun depan Pemkot akan melanjutkannya ke guru SD negeri. Adapun untuk guru SMA/SMK, masih akan disesuaikan lagi dengan kondisi keuangan daerah. Neni berujar, jika memang ada anggarannya, mengapa tidak dibagikan juga kepada guru SMA/SMK.
“Karena saat ini kewenangan SMA/SMK berada di provinsi, maka jika anggarannya ada nanti, sifatnya kita (Bontang, Red.) memberikan bantuan ke provinsi. Nanti provinsi akan menghibahkan ke Bontang,” terang mantan Ketua DPRD Bontang itu.
Neni berujar, penyaluran laptop gratis ini bersifat dipinjamkan Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang dan tercatat sebagai aset milik daerah. Sehingga jika guru tersebut tak lagi menjabat, diminta untuk mengembalikan fasilitasnya ke Pemkot.
“Saya berharap dengan adanya laptop ini bisa menjadi penunjang infrastruktur dan sarana pendidikan bagi guru, sehingga mendukung program Bontang sebagai smart city. Jadi kedepan tidak ada lagi guru yang gaptek karena saat ini sudah era globalisasi,” tukasnya. (bbg)







