• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Bunuh Anak, Dituntut 20 Tahun Bui

by BontangPost
5 Oktober 2017, 11:59
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
RAJA TEGA: Fardi Sahli (20) membacakan nota pembelaan saat sidang di Pengadilan Negeri Bontang, kemarin (4/10). (FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

RAJA TEGA: Fardi Sahli (20) membacakan nota pembelaan saat sidang di Pengadilan Negeri Bontang, kemarin (4/10). (FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Terdakwa Minta Hukuman Diringankan 

BONTANG – Terdakwa pembunuhan Navita Ariyanti (3), Fardi Sahli (20), dituntut hukuman penjara 20 tahun dan denda 1 miliar subsider enam bulan penjara. Dia dinilai terbukti secara keji menghabisi nyawa anak tirinya tersebut.

Kemarin (4/1) digelar sidang dengan agenda tuntutan di Pengadilan Negeri Bontang. Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eko Febrianto dan Oktavia Rouli Megawaty, menilai terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 80 ayat 3 dan 4 UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

“Kami kenakan tuntutan maksimal. Di ayat 3 hukuman maksimal 15 tahun penjara. Tapi kami kenakan tambahan sepertiga hukuman karena terdakwa orangtua korban, seperti (tertulis) di ayat 4,” kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Bontang, Fajar.

Baca Juga:  Kasus Pembunuh Anak dan Istri Naik Tahap II, Tersangka Terancam Hukuman Seumur Hidup 

Hukuman maksimal diberikan karena apa yang dilakukan terdakwa disebut di luar kemanusian. Di mana Navita sering mengalami penyiksaan. Terutama saat Fardi tengah kesal kepada Reni Chandra (18), istrinya. “Jadi korban sebagai pelampiasan,” terangnya.

JPU menilai, tidak ada hal-hal meringankan yang bisa mengurangi hukuman terdakwa. Pasalnya, kekerasan yang dialami korban berulang-ulang. “Dari hasil visum organ dalam korban rusak. Kepalanya juga retak,” tegasnya.

Berdasarkan fakta persidangan, korban mengalami kekerasan sejak dari Kutai Barat hingga Kukar. Saat itu, Fardi, Reni, dan Navita dalam perjalanan menuju Bontang sehabis mengantar pupuk menggunakan truk. Diketahui, Reni yang sebelumnya hanya saksi belakangan dijadikan tersangka oleh Polres Bontang.

Baca Juga:  SADIS!!! Cemburu, Pacar Ditikam Hingga Tewas

Kepada tetangga, Fardi dan Reni mengaku bahwa korban meninggal karena ditabrak di depan gang rumah. Namun, pengakuan keduanya dirasa ganjil dan akhirnya dilaporkan ke Polres Bontang.

Dalam sidang tersebut, Fardi langsung memberikan pembelaan. Dia meminta agar hukumannya diringankan. “Saya menjadi tulang punggung keluarga,” ujarnya.

Sidang yang dipimpin Nyoto Hindaryanto dibantu dua anggota, Parlin Mangatas Bona Tua dan Ratih Mannul Izzati akan dilanjutkan pada 11 Oktober dengan agenda pembacaan putusan. (edw)

Tags: pembunuhansidang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hari Ini Panggil Oknum Guru

Next Post

BSM Bontang Bantu Renovasi Masjid

Related Posts

Cek Kebun Bersama Anak, Pria di Muara Badak Tewas setelah Pergoki Orang Panen Sawit Tanpa Izin
Kriminal

Cek Kebun Bersama Anak, Pria di Muara Badak Tewas setelah Pergoki Orang Panen Sawit Tanpa Izin

19 Oktober 2026, 08:26
Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap
Bontang

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap

30 Maret 2026, 09:53
Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP
Kriminal

Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP

5 Januari 2026, 20:56
Ibu Muda dan Balitanya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya
Kriminal

BREAKING NEWS! Pria Paruh Baya Diduga Ditembak di Depan Kantor Pos Balikpapan

13 Desember 2025, 16:13
Rebutan Cewek Berujung Maut, Pemuda di Banjarmasin Tewas Ditikam
Kriminal

Rebutan Cewek Berujung Maut, Pemuda di Banjarmasin Tewas Ditikam

24 September 2025, 20:55
Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu
Kriminal

Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu

10 September 2025, 13:08

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.