• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Bupati Janji ADD Cair Pekan Ini, Kades dan Apdesi Diminta Perkuat Koordinasi 

by BontangPost
5 Mei 2017, 12:22
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
SAMBUTAN: Bupati Kutim Ismunandar memberikan sambutan pada kegiatan APDESI yang dilaksanakan di GSG Bukit Pelangi Sangatta.(SYAHID/HUMAS PEMKAB KUTIM)

SAMBUTAN: Bupati Kutim Ismunandar memberikan sambutan pada kegiatan APDESI yang dilaksanakan di GSG Bukit Pelangi Sangatta.(SYAHID/HUMAS PEMKAB KUTIM)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA- Forum silaturahmi bersama Asosisasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menjadi ajang koordinasi dan evaluasi pembangunan bagi Pemerintah Kutim. Sebab, pada acara yang dihelat di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi Sangatta, Selasa (2/5) lalu, menjadi wadah bagi pemerintah menyatukan visi dan misi pembangunan dengan semua pemerintah desa.

Apalagi Apdesi Kutim pada forum tersebut mengangkat tema “Percepatan pembangunan desa mandiri terpadu dengan mengoptimalkan alokasi dana desa (ADD)”. Sehingga dinilai sejalan dengan program pembangunan yang sedang digalakan Bupati Ismunandar bersama Wakil Bupati Kasmidi Bulang.

Pada kesempatan ini, para Pemdes meminta agar Pemkab Kutim dapat segera merealisasikan ADD sebesar 10 persen dari dana perimbangan yang diterima kabupaten di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Hal itu setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017.

Baca Juga:  Jelang Masuk Sekolah, Toko Seragam Diserbu 

Usulan tertulis tersebut diberikan langsung pengurus Apdesi Kutim kepada Bupati Ismunandar, disaksikan Wakil Ketua II DPRD Encek UR Firgasih, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Irawansyah.

Ketua Apdesi Kutim Hairul Anam menjelaskan kepengurusan lembaga yang dipimpinnya merupakan salah satu sarana menggali gagasan, usulan, dan penyambung aspirasi kepala desa (Kades) se-Kutim. “Kami berharap, pengurus Apdesi dapat segera melaksanakan pelantikan. Supaya kerja-kerja kelembagaan bisa dilaksanakan secara masif lagi,” katanya.

Dalam program kerjanya, APDESI Kutim meminta Pemkab Kutim dapat meningkatkan kualitas pengalokasian ADD agar lebih profesional dan transparan. Sehingga program kerja oleh Pemdes dapat lebih maksimal lagi ke depannya.

Pasalnya, pihaknya mendapatkan isu isu jika ADD akan diganti dengan biaya operasional Pemdes sebesar Rp 100 juta. Selain itu pengelolaan ADD akan dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Karenanya, pihaknya merasa keberatan terlebih hal itu tidak sesuai regulasi.

Baca Juga:  TK2D Dapat SK Baru, Wabup Upayakan Peningkatan Gaji 

“Salah satunya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 37/2007 tentang Pedoman Pengeloalaan Dana Desa. Di pasal 18 disebutkan ADD diberikan melalui dana perimbangan Pemerintah Daerah kepada Pemdes paling sedikit 10 persen,” jelasnya.

Namun demikian, isu tersebut ditepis Bupati Ismunandar. Pria yang pernah menjabat Sekda Kutim ini menegaskan pengalokasian dan pengelolaan ADD tetap ada yang berubah, masih seperti tahun sebelumnya.

“ADD tetap ada diberikan ke Pemdes. Minggu depan dana tersebut sudah bisa dicairkan, tetapi secara bertahap disesuaikan dengan kondisi keuangan pemerintah. Mekanisme pencairan juga tetap sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati meminta para Kades agar selalu berkoordinasi dengan Sekda Kutim sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD). Karena Sekda yang menandatangani pencairan anggaran tersebut.

Baca Juga:  Enklave Masih 'Abstrak'

Tak hanya itu, Kades diminta segera melengkapi dan menyampaikan hasil pertanggung jawaban (Lpj) penggunaan ADD di 2016. “Saya minta Kades sering komunikasi dengan pemerintah, biar tidak ada kesalapahaman di kemudian hari,” pinta Bupati. (hms7/drh)

Tags: ADDpemkab kutimSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Forhati Gelar Seminar Kekerasan Perempuan dan Anak 

Next Post

Pembangunan KEK MBTK Dievaluasi, Bupati Minta Semua Masalah Diselesaikan Mei Ini 

Related Posts

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham
Kaltim

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham

8 Desember 2025, 19:06
Utang Proyek PL Mulai Dibayar
Breaking News

Janji Dilunasi Pemkab Kutim, Kontraktor Masih Resah

21 Januari 2019, 19:20
Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang
Pemkot Bontang

Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang

3 Januari 2019, 18:01
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.