• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Bupati Minta IKA Stiper Tanam Singkong, Kembangkan 100 Hektar, Stiper Makmur 

by BontangPost
23 Mei 2017, 12:31
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PELANTIKAN: IKA Stiper Kutim dilantik di Ruang Meranti pada Senin (22/5) kemarin. (Foto Ist.)

PELANTIKAN: IKA Stiper Kutim dilantik di Ruang Meranti pada Senin (22/5) kemarin. (Foto Ist.)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Bupati Kutim Ismunandar meminta kepada Ikatan Keluarga Alumni Sekolah Tinggi Pertanian (IKA Stiper) Kutim menaman singkong gajah.

Pasalnya, potensi singkong gajah di Kutim sangat melimpah. Seperti yang terdapat di Kecamatan Rantau Pulung. Saat ini kecamatan yang kerap mendapatkan penghargaan itu sudah mengembangkan sedikitnya 346 hektar singkong gajah.

Tentu besaran tersebut belum mencukupi kebutuhan konsumen. Hal ini lantaran Pemkab Kutim saat ini sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan ternama bernama PT Indofood Sukses Makmur (ISM). Bahkan PT ISM menantang Pemkab Kutim untuk menyediakan 12 ribu hektar kebun singkong gajah.

“Jadi tema ini sudah tepat yakni mewujudkan program ketahanan pangan. Salah satu upayanya ialah alumni maupun Stiper bisa menanam singkong gajah. Karena singkong gajah merupakan potensi yang sangat luar biasa. Sudah ada perusahaan yang siap menampung semua hasilnya. Menanamnya oun mudah. Tinggal tanam langsung menghasilkan,” ujar Bupati Ismu.

Baca Juga:  Minta Ongkos Tangkap, Buaya Belum Direlokasi 

Hasil berkebun singkong gajah sangat menjanjikan. Untuk satu hektar saja, sekali panen petani bisa meraup untung hingga 18 juta. Belum ditanam dengan sekala besar. Tidak perlu seribu hektar, cukup seratus hektar sudah lebih dari cukup membiayai semua kebutuhan hidup. ” Satu hektar saja sudah 18 juta.  Apalagi ratusan hektar, para alumni, Stiper dan yayasan tadak lagi mikir gaji guru, beli spidol, dan lain-lainnya. Semua sudah terpenuhi,” katanya.

Ketua Yayasan Stiper, Imam Wahyudi menyambut baik usulan tersebut. Bahkan mengaminkannya asal lahan tersedia untuk mengembangkan singkong gajah. “Stiper merupakan aset yang harus diperhatikan. Karena Stiper meliputi semuanya.

Mulai dari pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, kehutanan hingga bisnis. Cukup sempurna. Sehingga semua potensi termasuk mengembangkan singkong gajah bisa digarap. Intinya kami mencetak dulu mahasiswa yang berkualitas,” katanya.

Baca Juga:  Ke Masjid Bawa Sabu, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sementara itu, Ketua IKA Stiper Arif Wibisono akan mengumpulkan semua alumni untuk membuat gebrakan pembangunan Kutim. Termasuk mensukseskan penanaman singkong gajah. “Paling utama mengupayakan semua alumni bekerja. Memiliki usaha dan sukses. Salah satu upaya ialah dengan menjalin kerjasama dengan Pemkab dan perusahaan sekitar,” katanya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Sangatta PostSingkong
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hasil Tes Seleksi Kadis Segera Diumumkan, Keputusan Akhir di Tangan Bupati 

Next Post

Marak Prostitusi Terselung, THM Wajib Tutup Permanen

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.