• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

BW Sebut Pos Penyekatan di Tengah Kota Tidak Efektif

by Fitri Wahyuningsih
13 Juli 2021, 13:49
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang (Humas DPRD Bontang)

Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang (Humas DPRD Bontang)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemerintah mulai mengaktifkan pos penyekatan di 6 titik di Bontang, Kalimantan Timur sejak Rabu (7/7/2021) lalu. Pos penyekatan ini didirikan mulai gerbang masuk, hingga ruas jalan utama di pusat kota. Pemerintah mengambil langkah ini guna menekan angka paparan Covid-19 di Bontang.

Namun kebijakan ini mendapat sorotan dari anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang. Menurutnya penutupan jalan di pusat kota sangat tidak efektif. Yang ada, hanya menyusahkan warga, khusunya para pelaku UMKM.

Pemerintah sejak Rabu (7/7/2021) mendirikan 6 pos penyekatan. Ada 3 pos buat membendung arus pendatang dari luar kota. Yakni Jalan S Parman (posko I Tugu Selamat Datang), Jalan Arif Rahman Hakim (posko V Bukit kusnodo) dan Jalan Soekarno-Hatta atau tepat di depan Polsek Bontang Barat. Sementara pos dalam kota, guna menekan mobilitas warga, membentang dari Jalan Bhayangkara (posko II Simpang 3, menuju Jalan Cipto Mangunkusumo), Jalan Ahmad Yani (posko IV Simpang 3 Gunung Sari), hingga Jalan Letjen Suprapto (posko III Simpang 4 Bontang Baru).

Baca Juga:  Diduga Bermasalah, Proyek Eskalator Masuk Radar Kejari

Kata Politikus NasDem ini, penyekatan dalam kota tidak menekan angka paparan Covid-19. Sebab yang dilakukan pemerintah sejatinya hanya mengalihkan arus. Dari jalan-jalan utama, menuju jalan lingkungan atau gang-gang kecil. Masyarakat, sebutnya, tetap keluar rumah. Hanya saja, rute dilalui mesti memutar dan lebih panjang.

“Tidak efektif sekali itu kalau jalan dalam kota ditutup. Untuk apa juga itu,” ujarnya kepada bontangpost.id, Senin (12/7/2021) pagi.

Lebih jauh, penutupan jalan di pusat kota bukannya menekan angka paparan Covid-19. Ia justru membuat pelaku UMKM sengsara. Entah berapa banyak, ujarnya, pelaku UMKM yang terpaksa harus tutup lantaran toko, warung, kafe, atau kedai mereka berada tepat di jalur penyekatan. Sudah jalan ditutup, pemerintah mengaktifkan pembatasan operasional pula. Yang ada, kata Bakhtiar, pemerintah cuma membuat rakyatnya menangis sembari menahan perut yang dirong-rong kelaparan.

Baca Juga:  Ketua DPRD Ingatkan Anggotanya Ikut Vaksinasi

“Coba pikirkan, betapa kasiannya mereka itu. Sudah jam operasional dibatasi, disekat pula,” ujarnya.

Dia menyarankan, bila memang ingin menekan angka paparan Covid-19, mestinya pemerintah mengalihkan fokus di titik masuk Kota Bontang. Ini meliputi Tugu Selamat Datang, Jalan Arif Rahman Hakim (Bukit Kusnodo) dan Jalan Soekarno-Hatta, Bontang Lestari.

Setiap kendaraan yang masuk ke Bontang mesti diperiksa dengan teliti oleh petugas. Petugas harus tegas. Kalau memang yang masuk adalah warga luar kota, maka wajib pakai antigen. Sementara bagi warga Bontang, bila memungkinkan, Bakhtiar menyarankan mereka di tes antigen dulu di gerbang masuk, sebelum diperkenankan masuk kota.

“Yang diperketat penjagaanya mestinya di pos masuk. Bukan di tengah kota. Itu cuma bikin sengsara rakyat saja,” tandasnya. (*)

Baca Juga:  Survei Inflasi di Kaltim Hanya Libatkan Dua Kota, Bontang Merujuk ke Samarinda
Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Skema Bansos Covid-19 Belum Diputuskan

Next Post

Penyekatan Selama PPKM Mikro Darurat, Wali Kota Basri Minta Maaf

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.