• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

CaoCao

by M Zulfikar Akbar
4 April 2019, 09:40
in Dahlan Iskan
Reading Time: 3 mins read
0
DAHLAN ISKAN

DAHLAN ISKAN

Share on FacebookShare on Twitter

Ini bukan Uber. Bukan GoCar. Bukan Didi.

Ini CaoCao.

Saya selalu naik CaoCao selama di ‘kampung saya’ Tianjin minggu lalu. Itulah taksi-internet zaman ini: semua mobilnya mobil listrik. Satu-satunya di Tiongkok. Juga di dunia. Sekaligus menandakan semangat baru mobil listrik di sana.

Tentu, saya belum punya Appsnya. Yang punya Apps CaoCao adalah teman saya. Yang selalu mendampingi saya selama di Tiongkok. Sejak dulu.

Kali ini saya ke Tianjin bersama istri, anak wedok saya Isna Iskan dan ‘istri’ saya yang satunya: Robert Lai. Yang dari Singapura itu.

Tahun lalu saya juga ke Tianjin. Untuk check-up liver baru saya. Yang sebenarnya sudah tidak lagi baru, sudah 12 tahun. Tapi kala itu belum menemukan CaoCao.
“Sekarang sudah ada 2.500 CaoCao di kota ini,” ujar staf CaoCao di Tianjin.

Dengan hadirnya CaoCao kini ada 4 perusahaan taksi-internet di Tiongkok. Yang paling besar adalah Didi. Yang pertama di Tiongkok. Yang mengalahkan perusahaan asing, Uber, di sana. Lalu membelinya sekalian. Tidak ada lagi nama Uber di Tiongkok.

Nama Didi (baca: titi) mudah diucapkan di Tiongkok. Tati pun di sana disebut tati.  Klakson mobil bunyinya juga titi.

Setelah Didi muncullah pesaing baru: ShouQi. Lalu datang pula pesaing lainnya: Shenzhou. Dan kini sudah ada yang beda lagi: CaoCao.

Baca Juga:  Other Belt

Di Apps CaoCao ada yang baru: tracking. Perjalanan mobilnya bisa diikuti oleh teman atau keluarga.

Hari itu saya berangkat dari hotel terbaru di Tianjin: Four Seasons. Ke rumah sakit. Yang dulu mengganti hati saya dengan hati yang baru. Teman saya itu tetap di hotel. Tapi selalu memonitor taksi CaoCao saya sudah sampai di mana. Dan akhirnya ia tahu saya sudah tiba di rumah sakit.

Itulah keunggulan yang dipakai  CaoCao: keamanan lebih terjamin. Kasus-kasus kriminalitas di taksi-internet bisa dihindari lebih maksimum. Sopirnya pun ada kaitan formal dengan perusahaan. Yang bisa dimintai tanggungjawab lebih tinggi.

Jelas: mobilnya bukan mobil perorangan. Mobil listrik itu milik perusahaan.

Pemiliknya adalah: pabrik mobil listrik. Tepatnya: pabrik mobil bensin yang akhirnya mau memproduksi mobil listrik.

Itulah Geely. Pabrik mobil dari kota Hangzhou. Yang awalnya hanya bikin mobil di bengkel  rumahan. Lalu berkembang menjadi pabrik mobil sederhana. Maju pesat. Sampai mampu membeli pabrik mobil Eropa, Volvo. Dan terakhir membeli Protonnya Malaysia.

Geely pun akhirnya memproduksi mobil listrik. Agar laris CaoCao lah yang harus membeli. Mobil listrik yang merk Emgrand. Tongkrongan luarnya sekelas Corolla. Sekali charging bisa untuk 300 km.

Baca Juga:  Sabun Batu untuk Segala Tipe

Lihatlah CaoCao yang dikemudikan Pak Wang ini.

Saya naik dari Four Seasons. Saya lihat di speedometernya. Ada angka 256,7.

“Itu angka apa?“ tanya saya.

“Artinya masih bisa dipakai menempuh jarak 256,7 km lagi,” jawab Pak Wang.

“Kalau angka 14,5 itu apa?” tanya saya lagi.

Sebelum Pak Wang menjawab saya cepat-cepat nyeletuk: “Oh saya tahu, dengan kecepatan sekarang ini per kilometernya memakan baterai 14,5 kw.”

“Dui le,” ujar Pak Wang membenarkan kata-kata saya.

Gaya mengemudikan mobil memang mempengaruhi boros atau tidaknya baterai.

Demikian juga jumlah penumpang. Pun gemuk kurusnya.

Tadi, Pak Wang keluar rumah pukul 6 pagi. Saya merasa aneh. Kok pada pukul 14.00 masih bisa 256,7 Kilometer lagi. Kok bisa?

“Tadi pukul 12-an saya sempat charging,” katanya.

Pada jam itu sebenarnya baterainya masih bisa 150 km lagi. “Tadi kan saya istirahat dan makan. Satu jam. Sekalian charging,” katanya.

Di Tianjin tidak sulit mencari tempat charging. “Lebih dari 100 lokasi,” kata Pak Wang.

Lokasi-lokasi itu ada di Apps. Pak Wang bisa tahu mana yang terdekat.

Berikut ini adalah pertanyaan terpenting dari banyak orang:

“Dari 0 sampai penuh perlu waktu charging berapa lama?”

“Satu setengah jam,” ujar Pak Wang.

Baca Juga:  Perang Dagang Sampai ke Caviar

“Tapi kan gak pernah mulai dari 0. Satu jam pun sudah penuh,” tambahnya.

Pak Wang tidak pernah khawatir kalau mendadak kehabisan baterai. Sudah terbiasa. Sudah tahu bagaimana perilaku mobil listrik.

Ia bahkan sudah merasa lebih simpel. Tinggal colok sendiri. Tidak perlu berurusan dengan pompa bensin.

Untuk isi listrik itu Pak Wang harus bayar. Kalau dari nol sampai penuh harga listriknya RMB 70. Tidak sampai sepertiga harga bensin.
Ini sangat menguntungkan.

Tarif CaoCao-nya sama dengan Didi. Dari Four Seasons ke RS tadi ongkosnya RMB 28. Sekitar Rp 59 ribu. Tapi CaoCao memberi discount sangat besar. Menjadi RMB 17,5. Murah sekali. Untuk ukuran sana.

Geely bisa saja dianggap rakus. Sudah punya pabrik mobil masih juga mau berbisnis taxi. Tapi bisa jadi motifnya bukan rakus. Melainkan terpaksa.

Produksi mobil listrik Geely terlalu besar. Pasar masih belum bisa menyerap. Geely pun terpaksa menciptakan pasar sendiri. Mendirikan perusahaan taksi-internet. Yang kemudian membeli mobil yang diproduksinya sendiri.

Benar saja. CaoCao sudah membeli lebih dari 15.000 mobil listrik Emgrand. Untuk semua kota di Tiongkok.

Terlalu banyak pebisnis yang melakukan ekspansi dengan motif terpaksa seperti itu. Hasilnya: banyak yang justru semakin gagal. Tapi banyak juga yang terpaksa sukses.(dahlan iskan)

Tags: dahlan iskandis way
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tes Narkoba Dadakan, Lapas Bontang Bebas Narkoba

Next Post

Najib Razak Hadapi Tujuh Dakwaan, Bisa Dipenjara Seabad

Related Posts

Menang Nirkuasa
Dahlan Iskan

Menang Nirkuasa

10 Mei 2019, 06:17
Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Dokter Cerai

9 Mei 2019, 06:00
Kursi Roda
Dahlan Iskan

Kursi Roda

7 Mei 2019, 06:43
37 Derajat
Dahlan Iskan

37 Derajat

6 Mei 2019, 05:57
Orang Suci
Dahlan Iskan

Orang Suci

5 Mei 2019, 12:01
Jantung Bocor
Dahlan Iskan

Jantung Bocor

4 Mei 2019, 13:05

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.