SANGATTA – Agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2018 di Kutim diyakini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat. Salah satu bidang yang cukup potensial adalah penjualan cenderamata ikon Porprov.
Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengatakan ikon Porprov tahun ini adalah buaya. Buaya diambil lantaran dianggap salah satu ciri khas Kutim. Pada momen itulah, masyarakat terlebih pengusaha bisa memanfaatkan ikon tersebut untuk dijadikan oleh-oleh khas Kutim. Salah satunya ialah membuat pernak pernik buaya, boneka buaya, gantungan kunci dan lainnya.
“Pengrajin dapat membuat kerajinan tangan berbentuk buaya. Lalu dipasarkan saat kegiatan berlangsung,” ujar Wabup Kasmidi.
Tidak hanya itu, pengusaha lainnya bisa lebih berkreasi untuk menambah pundi-pundi penghasilan. Selain membuat pernak pernik, bisa pula membuka warung, toko khas, dan lainnya.
“Bisa juga menyewakan rumahnya untuk Kontingen. Ini momen sekali. Apalagi hotel dan penginapan di Kutim sangat kurang. Jadi bisa rumah warga disewakan untuk homestay,” katanya.
Hal ini ditekankan, agar Porprov di Kutim sukses secara keseluruhan. Tidak hanya administrasi, prestasi, akan tetapi terpenting ialah ekonomi.
“Jadi target kami sukses semuanya. Kita doakan saja,” harapnya. (dy/*/la)


