• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

DBD Makin Mewabah, Setengah Bulan Renggut Nyawa Tiga Penderita

by M Zulfikar Akbar
17 Januari 2019, 12:30
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Demam berdarah dengue (DBD) semakin mewabah di Ponorogo. Berganti tahun tak membuat nyamuk Aedes aegypti berhenti menebar ancaman. Tetap menjadi pembunuh nomor satu di Bumi Reyog. Tahun baru berjalan setengah bulan, tiga nyawa sudah terenggut. Pun, angka penderitanya hingga pertengahan bulan ini meningkat 75 persen dibandingkan bulan pemungkas tahun lalu. Haruskah pasrah dan menanti korban berikutnya berjatuhan?

NUR WACHID, Ponorogo

MENINGGALNYA seorang hafizah di Nglewan, Sambit, Ponorogo, pukul 23.30 Kamis (10/1) menyisakan duka mendalam. Apalagi, Atina Ayyatal Chusna, 8, sedang dirawat di rumah sakit juga karena DBD saat ibunya berpulang untuk selama-lamanya. Duka itu tentu membuat warga Ponorogo resah. Apalagi, dua nyawa warga lain juga terenggut DBD awal tahun ini.

Baca Juga:  Waspada, Teror DBD Masih Mengancam

Seperti yang dirasakan Darsono. Dia tak bisa tidur nyenyak lantaran harus menunggui Ardin Purba, anaknya yang sedang dirawat di RSUD Dr Harjono Ponorogo. Awalnya, Ardin demam sejak Minggu malam (6/1). ‘’Setelah itu saya periksakan ke dokter dekat rumah,’’ kata Darsono.

Setelah mendapatkan perawatan, kondisi Ardin tidak berangsur membaik. Bahkan, suhu badannya mencapai 30 derajat. Semakin khawatir, Darsono mengantarkan anaknya ke rumah sakit, tepatnya Selasa malam (8/1). Hingga kini Ardin masih tergeletak lemas. ‘’Semoga cepat sembuh,’’ harapnya.

Kondisi serupa juga dirasakan hampir seluruh pasien yang saat ini tengah dirawat di rumah sakit berpelat merah itu. Jumlah pasien yang terjangkit DBD dari waktu ke waktu terus meningkat. Oktober 2018, DBD mencapai 24 kasus. Sebulan berikutnya meningkat menjadi 30 kasus dan genap 53 kasus pada Desember. Berganti tahun, jumlahnya semakin meningkat hingga tembus 85 kasus. Meningkat 75 persen dari bulan sebelumnya. Penambahan jumah pasien DBD diperkirakan masih terus berlangsung hingga akhir bulan. ‘’Pasien terus berdatangan hingga membeludak,’’ kata dr Siti Nurfaidah, kabid Pelayanan Medik RSUD dr Hardjono Ponorogo.

Baca Juga:  Penyebaran Wolbachia Tekan Kasus DBD

Dari 387 ruang, lanjut Siti, empat ruang khusus merawat pasien DBD tidak cukup. Mulai Ruang Mawar, Dahlia, Tulip, dan Delima untuk pasien anak. Ini membuat beberapa pasien harus antre di UGD sembari menunggu ruang kosong. ‘’Pasien didominasi dari Sambit. Puskesmas Wringinanom dan Siman juga overload,’’ terangnya. (mg7/c1/fin/jpg)

Tags: dbddemam berdarahdengueponorogo
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Satpol Obok-obok Warkop Mesum

Next Post

Empat Tahun “Main” BBM Subsidi, Masdar Akhirnya Dibekuk

Related Posts

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian
Bontang

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

27 Oktober 2026, 13:18
DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak
Bontang

DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak

6 Oktober 2026, 09:42
Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah
Bontang

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

11 September 2026, 10:03
Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada
Bontang

Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

2 September 2026, 09:00
Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00
Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta
Bontang

Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta

14 Agustus 2026, 12:33

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan dan Angin Kencang Robohkan Rumah Warga di Gang Bakau Indah Bontang Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.