• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Demo Dugaan Pencemaran Lingkungan oleh PHSS, Empat Nelayan Muara Badak Bakal Diperiksa Polres Bontang

by Edwin Agustyan
19 Juni 2025, 14:32
in Lingkungan
Reading Time: 1 min read
0
Karyawan PT PHSS mendapat pengawalan polisi bersenjata laras panjang, Jumat (13/2/2025) dini hari. Kedatangan mereka ke Mapolres Bontang diduga untuk melaporkan demonstrasi nelayan. (Edwin Agustyan)

Karyawan PT PHSS mendapat pengawalan polisi bersenjata laras panjang, Jumat (13/2/2025) dini hari. Kedatangan mereka ke Mapolres Bontang diduga untuk melaporkan demonstrasi nelayan. (Edwin Agustyan)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Di tengah upaya nelayan Muara Badak menuntut tanggung jawab Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), mereka justru dihadapkan dengan permasalahan hukum.

Empat nelayan dijadwalkan diperiksa Polres Bontang pada 25 Juni 2025. Pemeriksaan itu buntut dari laporan PHSS setelah nelayan melakulan demonstrasi di RIG GWDC 16 pada 9-10 Januari 2025.

Dari salinan surat yang diterima Bontang Post, mereka dianggap melanggar Pasal 160, atau Pasal 167, atau Pasal 335 KUHPidana.

Yakni tentang tindak pidana penghasutan ataau memasuki pekarangan tanpa izin pada demonstrasi Januari 2025 lalu.

Mereka yang dipanggil adalah Muhammad Said, Muhammad Yamin, H Tarre, dan Muhammad Yusuf. Mereka merupakan peserta demontrasi yang tergabung dalam Aliansi Peduli Nelayan Kerang Dara.

Baca Juga:  PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Klaim Hasil Uji Limbah di Lab Unmul Tidak Konklusif

Kepada awak media Muhammad Yusuf mengatakan, surat pemanggilan sudah diterimanya. Dirinya justru menyayangkan polisi mendalami kasus laporan perusahaan.

Kronologi penyidikan itu lantaran massa aksi nelakukan demo berjilid-jilid. Dimulai pada Kamis tanggal 9 Januari 2025 sekira pukul 15.00 wita sampai dengan hari Jumat tanggal 10 Januari 2025 skitar pukul 05.30 wita.

Kemudian pada hari Rabu tanggal 5 Februari 2025 sekitar pukul 10 wita sampai dengan pukul 18.30 wita.

“Pekan depan kami dipanggil atas dugaan penghasutan. Ini lucu aparat melakukan penyidikan di tengah warga masih berjuang demonstrasi menuntut perusahaan,” ucap Yusuf.

Massa aksi bukan tanpa sebab melakukan demo. Mereka menuntut PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga yang diduga mencemari pesisir Muara Badak. Hal itu menjadi biang kerok kerang dara milik nelayan mati massal.

Baca Juga:  DPP KNPI Kecam Pembubaran Demonstrasi PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga oleh Polres Bontang

Kerugian materil pun dihadapi warga. Hingga saat ini pun perusahaan belum menunjukkan iktikad baiknya untuk mengganti rugi.

Bahkan aliansi kembali terjun ke jalan untuk menyuarakan hal tersebut. Perjuangan panjang akan ditempuh warga. Apalagi berdasarkan hasil temuan Kementerian Lingkungan Hidup PT PHSS menjadi penyumbang kerusakan lingkungan di Muara Badak.

“Kami demo lagi kemarin sampai PT PHSS ganti rugi,” sambungnya.

Bontang Post masih berupaya mendapat konfirmasi dari Polres Bontang. Kasat Reskrim AKP Hari Supranoto belum memberi jawaban pertanyaan yang dikirim melalui aplikasi percakapan. (*)

Tags: PHSSPT PHSS
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bupati Penajam Paser Utara Diperiksa KPK Soal Tambang Batu Bara

Next Post

Pencarian Warga Disambar Buaya di Pulau Derawan Dihentikan, Keluarga Usaha Lewat “Jalur” Pawang

Related Posts

Isu Dana 10 Persen Tali Asih Seret Nama DPRD Kukar, Daeng Tiger: Tidak Ada untuk Kami
Kaltim

Isu Dana 10 Persen Tali Asih Seret Nama DPRD Kukar, Daeng Tiger: Tidak Ada untuk Kami

10 April 2026, 19:00
LBH Pusaka Tegaskan Dampingi Nelayan Muara Badak Secara Sukarela, Potongan 10 Persen Dana Tali Asih Dipertanyakan
Kaltim

LBH Pusaka Tegaskan Dampingi Nelayan Muara Badak Secara Sukarela, Potongan 10 Persen Dana Tali Asih Dipertanyakan

10 April 2026, 16:10
Nelayan Kerang Darah Muara Badak Benarkan Potongan 10 Persen Dana Tali Asih
Kaltim

Nelayan Muara Badak Soroti Potongan 10 Persen Tali Asih, Data Penerima Tak Dibuka

9 April 2026, 15:51
Nelayan Kerang Darah Muara Badak Benarkan Potongan 10 Persen Dana Tali Asih
Bontang

Nelayan Kerang Darah Muara Badak Benarkan Potongan 10 Persen Dana Tali Asih

9 April 2026, 14:00
Dugaan Pencemaran Lingkungan oleh PHSS, Nelayan Muara Badak Sepakati Tali Asih Rp9,94 Miliar
Kaltim

Dugaan Pencemaran Lingkungan oleh PHSS, Nelayan Muara Badak Sepakati Tali Asih Rp9,94 Miliar

14 Maret 2026, 17:52
Klaim Kontribusi Rp9 Miliar ke Nelayan Muara Badak, PHSS Masih Diam
Kaltim

PHSS Masih Bungkam Terkait Hasil Rapat Permasalahan Nelayan Kerang Darah Muara Badak

8 Maret 2026, 14:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.