• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Demokrasi Ala Pemilihan Ketua RT 17 Desa Sangatta Utara

by M Zulfikar Akbar
13 Februari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Penyampaian visi dan sosialisasi calon ketua RT 17 Desa Sangatta Utara masa bhakti 2017-2020, Minggu (12/1) kemarin. (IST)

Penyampaian visi dan sosialisasi calon ketua RT 17 Desa Sangatta Utara masa bhakti 2017-2020, Minggu (12/1) kemarin. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Mirip Pemilihan Bupati, Ada Masa Kampanye

Pemilihan Ketua RT 17 Desa Sangatta Utara berbeda dengan pemilihan kebanyakan. Bisa dibilang pemilihan ketua RT tapi rasa Pilkada.

HERDI JAFFAR, Sangatta

Jalan Sepakat yang terletak di RT 17 ditutup Minggu (17/2) kemarin. Pengendara yang melintas terpaksa balik arah. Sebab beberapa petak tenda dan sebuah panggung berdiri di tengah jalan. Secara bergantian dua warga sedang berkampanye di atas panggung,. Mereka adalah Suhardi dan Hafiluddin, keduanya merupakan calon ketua RT 17 Desa Sangatta Utara masa bhakti 2017-2020.

Dengan lantang Suhardi menjabarkan visi yang diusungnya untuk meraup dukungan warga. Di pemilihan ini dia mengusung visi Membentuk kerukunan  antar warga dan memelihara lingkungan yang sehat, aman, tentram, dan damai dalam kebersamaan’. Lawannya, Hafiluddin juga tak mau kalah, dengan visi mewujudkan lingkungan RT 17 Keren (Kekeluargaan Responsif Nyaman ) melalui  semangat gotong royong, dia bertekad meraup suara warga.

Baca Juga:  WADUH!!! Meteran Kantor Desa  Sangsel Terancam Disegel 

Sekretaris Panitia Pemilihan Ketua RT 17 Sangatta Utara M Apandi menuturkan, pemilihan yang diselenggarakan kali ini memang mirip dengan pemilihan bupati. Bahkan juga dilakukan penjaringan bakal calon.

“Bakal calon dimulai dari usulan warga, di dalam surat edaran sudah kami paparkan syarat-syarat menjadi ketua RT, sehingga warga selektif menyodorkan nama,” tutur Apandi, Minggu (12/2) kemarin.

Setelah itu dilakukan tahapan penetapan bakal calon. Di tahapan ini, bakal calon bahkan mengikuti semacam fit and propertest. Mereka menjawab beberapa pertanyaan dari panitia dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

“Termasuk memaparkan program-program kerja mereka. Bahkan keluarga mereka juga ikut, untuk membuktikan bahwa mendapat dukungan dari keluarga,” ujarnya.

Baca Juga:  Sabu Dibungkus Permen

Dari hasil penjaringan itu terpilihlah dua calon, pagi kemarin keduanya berkesempatan mengenalkan visi dan program kerja ke warga. Keduanya juga diberikan waktu untuk berkampanye selama 4 hari, terhitung dari kemarin hingga Rabu (15/2) mendatang. Keduanya diperkirakan akan memperebutkan 200 suara pemilih.

“Silahkan masing-masing mencari dukungan, pada hari Kamis 16 Fabruari calon tidak boleh lagi kampanye,” tegas Apandi.

Pemilihan sendiri menggunakan metode langsung aktif. Panitia akan memberikan surat suara kepada warga yang memiliki hak suara. Setelah itu, warga diberi waktu selama tiga hari untuk menentukan pilihan.

“Tanggal 16 kami distribusikan surat suara. Kemudian pada Minggu 19 Februari, warga akan mengantar surat itu ke TPS dan memasukkan ke dalam kotak,” paparnya.

Baca Juga:  Cegah Kenakalan Remaja 

Panjangnya waktu yang diberikan untuk menentukan pilihan bukan tanpa sebab. Pasalnya, pemiliki suara di setiap keluarga hanya satu, yakni kepala rumah tangga. Jadi waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk berdiskusi bersama keluarga sebelum menjatuhkan pilihan.

“Surat suara itu tidak boleh dititipkan, jadi harus pemilik sendiri yang memasukkan dalam kotak,” tambah Apandi.

Mekanisme pemilihan yang berlangsung seperti pemilu ini diharapkan dapat mengajarkan budaya demokrasi kepada warga. Apandi berharap hal ini juga dapat dilakukan RT yang lain.

“Kita sama-sama ingin mengajarkan budaya demokrasi. Sekaligus untuk menentukan ketua RT yang terbaik untuk memimpin warga,” tutup Apandi. (*)

Tags: demokrasikutimpemilihan rtsangattaSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terungkap!! Ini Fungsi Utama Gigi Bungsu

Next Post

Pencairan BNI Life Bakal Molor

Related Posts

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit
Kaltim

Misteri Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Leher di Kutim Terungkap, Polisi Sebut Tersayat Dodos Sawit

21 Juli 2026, 16:05
DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026
Kaltim

DPRD Kutim Pertimbangkan Hak Interpelasi untuk Bupati, Soroti Mandeknya Realisasi APBD 2026

3 Juli 2026, 18:44
Momentum Hari Kartini, KPU Bontang Dorong Perempuan Jadi Penggerak Demokrasi
Bontang

Momentum Hari Kartini, KPU Bontang Dorong Perempuan Jadi Penggerak Demokrasi

24 April 2026, 07:00
Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau
Kaltim

Jembatan Sei Nibung Kutim Dibuka, Pangkas Jarak 140 Km dan Hemat 4 Jam Perjalanan ke Berau

25 Februari 2026, 15:54
Aksi Demonstrasi di DPRD Kaltim Berakhir Ricuh, Polisi dan Sejumlah Massa Terluka
Kaltim

Skor Demokrasi Kaltim Anjlok ke Peringkat 14 Nasional, Kebebasan Berpendapat dan Partisipasi Publik Melemah

11 Desember 2025, 16:40

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.