• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Deteksi Penyakit HIV/AIDS bagi Warga Binaan Lapas Bontang, Diskes-KB Lakukan Mobile VCT  

by BontangPost
6 September 2017, 11:15
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
DETEKSI PENYAKIT: Diskes-KB lakukan penyuhan kepada ratusan warga binaan Lapas Kelas III Bontang. Dilanjutkan dengan periksaan kesehatan maupun screeaning melalui pengambilan sampel darah.(ISTIMEWA)

DETEKSI PENYAKIT: Diskes-KB lakukan penyuhan kepada ratusan warga binaan Lapas Kelas III Bontang. Dilanjutkan dengan periksaan kesehatan maupun screeaning melalui pengambilan sampel darah.(ISTIMEWA)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Upaya pemeliharaan kesehatan bagi salah satu kelompok resiko tinggi (resti), Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) melakukan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bontang, 4-8 September mendatang.

Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi Rencana Strategis (Restra) Kementerian Kesehatan, dalam rangka pengendalian penyakit menular yang harus dilakukan oleh kabupaten/kota, melalui bidang pengendalian penyakit OPD Dinas Kesehatan.

Plt Kadiskes-KB melalui Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Penular (P2PM) Muhammad Ramsi, SKM mengatakan, di hari pertama telah dilakukan penyuluhan kesehatan terkait penyakit menular dan tidak menular. Selain itu, untuk mengetahui perkembangan virus mematikan HIV/AIDS di lingkungan lapas.

Baca Juga:  Pasar Sepi Akibat Tingginya Harga Cabai

“Pengendalian penyakit tidak cukup hanya mendeteksi, namun perlu adanya Mobile VCT. Untuk menjangkau warga binaan di Lapas Kelas III Bontang,” terangnya.

Kelompok beresiko tinggi menjadi prioritas Diskes-KB pada program ini. Menarget minimal 90 persen agar diketahui status kesehatannya. Dengan cara memberi pemahaman terkait penularan penyakit tersebut, sehingga calon klien mau melakukan tes. Menyasar 829 warga binaan, diantaranya 53 orang perempuan dan 777 laki-laki dengan kisaran umur 13 sampai 60 tahun.

“Pun petugas Lapas Kelas III Bontang telah terlebih dulu melakukan periksaan kesehatan, maupun screeaning pada hari pertama, Senin (4/9) lalu,” paparnya.

Dalam pelaksanaannya, Diskes-KB membentuk tim yang terdiri dari Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM), RS, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Palang Merah Indonesia (PMI),  Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Dinas Kesehatan sebagai konselor. Proses screeaning diawali dengan melakukan pendaftaran, dilanjutkan dengan memperoleh lembar info konsel, untuk menggali informasi klien serta memperoleh persetujuan dilakukan tes.

Baca Juga:  Delapan Ribu Peserta ‘Mengular’di Kirab Santri Bontang 2017

“Pengendalian faktor resiko atau konseling, dilakukan dengan harapan klien mau mengikuti tahapan lanjutan. Namun,  mereka harus setuju melalui pernyataan tertulis, untuk pengambilan dan pemeriksaan darah. Hasil akan keluar sekitar 15 menit,” urai Ramsi.

Kegiatan Mobile VCT yang menyasar seluruh warga binaan lapas ini, difasilitasi melalui pendanaan Global Fund dan dijamin kerahasiaannya. Hal tersebut berdasarkan kode etik yang harus dijunjung saat melakukan tes darah, bahkan petugas hanya dibekali kode atau sandi untuk menyamarkan identitas klien.

Jika klien terindikasi penularan penyakit HIV/AIDS, maka akan dilakukan pendampingan serta pengiriman sampel darah ke RS untuk dilakukan uji validasi lanjutan.

Selain itu, upaya pelayanan kesehatan juga dilakukan oleh Tim Puskesmas Bontang Lestari. Meliputi kegiatan penyuluhan, pemeriksaan, dan surveilans. Tidak menutup kemungkinan bila ditemukan laporan penyakit tertentu, jadwal dapat dikondisikan (kurang dari 24 jam).

Baca Juga:  Jadwal Pengumuman Seleksi Berkas Belum Pasti 

“Ia berharap, dengan dilakukannya program ini dapat mengurangi penularan penyakit menular HIV/AIDS di Kota Bontang, khususnya bagi kelompok-kelompok resti,” tutupnya. (ra/adv)

Tags: bontangDinas Kesehatanlapas bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Empat Sekolah Ikuti Penilaian Sekolah Sehat Provinsi 

Next Post

Jemaah Haji Bontang Laksanakan Tawaf Ifadah 

Related Posts

Terpidana Narkotika di Lapas Bontang Meninggal, Sempat Dua Kali Cuci Darah
Bontang

Terpidana Narkotika di Lapas Bontang Meninggal, Sempat Dua Kali Cuci Darah

12 Oktober 2026, 13:57
Viral Dugaan Pungli di Lapas Bontang, Plt Kalapas Janji Telusuri dan Tindak Jika Terbukti
Bontang

Viral Dugaan Pungli di Lapas Bontang, Plt Kalapas Janji Telusuri dan Tindak Jika Terbukti

15 Juli 2026, 15:52
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Keluarga Korban Ungkap Sejumlah Kejanggalan dalam Kasus Kematian Napi di Lapas Bontang
Kriminal

Keluarga Napi yang Meninggal di Lapas Bontang Benarkan Sudah Cabut Laporan Polisi

29 Maret 2025, 22:38
Terus Bergulir, Berkas Kasus Investasi Apderis Masih Diteliti Kejaksaan
Kriminal

Keluarga Napi yang Meninggal di Lapas Bontang Cabut Laporan, Penyelidikan Dihentikan

28 Maret 2025, 20:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.