• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Diduga Ikut Ajaran Ilmu Hitam, Pelaku Pemotong Kuping Mengaku dapat Bisikan

by BontangPost
1 Maret 2017, 13:02
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
DENGAR BISIKAN: Pelaku pemotongan kuping mengaku mempelajari ilmu hitam, korban meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. (MEGA ASRI/BONTANG POST)

DENGAR BISIKAN: Pelaku pemotongan kuping mengaku mempelajari ilmu hitam, korban meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. (MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Korban Sempat Akan Dibunuh

BONTANG – Pelaku pemotong kuping keponakannya sendiri atas nama Aco Fadlan Fajar (25) diduga mengikuti ajaran ilmu hitam. Pasalnya, dari keterangannya polisi, tersangka mengaku mendapat bisikan dan berniat membunuh korbannya yang merupakan keponakannya, Ardiansyah (33).

Kapolres Bontang, AKBP Andy Ervyn melalui Waka Polsek Selatan Iptu Jon Sitorus mengatakan, informasinya tersangka belajar ilmu. “Saat mendapat bisikan, tersangka lalu memotong kuping ponakannya yang sedang tertidur kemudian lari dan menyerahkan dirinya ke Polsek Selatan,” jelas Jon, Selasa (28/2) kemarin.

Kasus penganiayaan itu masuk Pasal 351 KUPH dengan ancaman pidana di atas 5 tahun. Dari pengakuan tersangka juga, dirinya baru kali ini melakukan penganiayaan tersebut. Aco bahkan masih kerja sebagai seorang wakar atau penjaga malam. Namun karena Aco belajar ajaran ilmu hitam, sehingga jika sedang kumat, penyidik kesulitan mendapatkan keterangan darinya. “Rencana tes kejiwaan tidak ada, karena ini (ilmu, Red.) sesaat saja, kadang kalau lagi normal, pelaku enak saja diajak berbicara,” ungkapnya.

Baca Juga:  Astaga, 4 Pelajar SMP Pakai Pil Double L

Sementara itu, korban yang dirawat di RSUD Taman Husada sudah menjalani operasi penyambungan daun telinganya pada Selasa pagi. Nampak kesehatannya membaik. Bahkan, Ardiansyah sudah bisa berkomunikasi. Dikatakan dia, saat itu kejadiannya sekira pukul 02.30 Wita pada Senin (27/2) dini hari. “Dia (pelaku, Red) masih tugas malam itu tapi datang dan sempat ngobrol dengan bapaknya yang saat itu tidur di rumah saya,”ujarnya.

Ketika masuk kamar, pelaku sempat mengusap-usap pipi kiri korban yang sedang tertidur namun terbangun akibat usapan pelaku. Korban pun balik badan, kembali tidur, namun merasakan telinganya ditarik pelaku.

Korban  mengira pamannya hanya bercanda dengan menarik kuping sebelah kanannya. “Memang agak pedih, pas saya bangun lihat om saya sudah pegang pisau, lalu daun telinga saya jatuh ke pundak, disitulah saya minta tolong, awalnya tidak terasa,” kisahnya.

Baca Juga:  Tak Ada Lagi Daerah Blankspot di Bontang

Ardiansyah mengaku tak pernah memiliki masalah dengan pamannya Aco. Bahkan, keduanya sering makan bersama. Namun memang, dirinya mengetahui bahwa pamannya tersebut mengikuti ajaran ilmu, entah ilmu apa. Setelah kejadian ini, korban mengaku cukup kesal dengan ulah pelaku yang notabenenya keluarga sendiri. “Meskipun saudara sendiri tapi tetap harus diproses hukum,” ujarnya.

Ibu korban, Anis Nur Hayati mengatakan keluarga korban meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. “Kami maunya dihukum seumur hidup saja dia,” pungkasnya.

Sebelumnya, diberitakan bahwa pelaku melakukan pemotongan kuping sepupunya di RT 25 Kelurahan Berebas Tengah sekira pukul 02.30 Wita Senin dini hari lalu. Pelaku menyerahkan dirinya ke Polsek Bontang Selatan pada pukul 03.00 Wita.

Baca Juga:  Bakal Jadi Ikon Bontang, Masjid Terapung Dikucur Rp 35 M

Polisi pun langsung mendatangi TKP dan membawa korban ke rumah sakit. Untuk kasusnya masih dalam pengembangan karena pelaku masih sulit dimintai keterangan akibat ilmunya yang kadang kambuh.(mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangpenganiayaanpotong telinga
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Verifikasi Data Rampung, BNI Life Siap Cair

Next Post

Diva Dangdut Asal Bontang yang Merambah Nasional

Related Posts

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap
Bontang

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap

30 Maret 2026, 09:53
Cekcok di THM Bontang Berujung Penganiayaan, Perempuan 21 Tahun Diamankan Polisi
Kriminal

Cekcok di THM Bontang Berujung Penganiayaan, Perempuan 21 Tahun Diamankan Polisi

21 Januari 2026, 14:42
Viral Video Pengeroyokan di Simpang Tiga Berebas Tengah Bontang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Bontang

Viral Video Pengeroyokan di Simpang Tiga Berebas Tengah Bontang, Polisi Lakukan Penyelidikan

1 Januari 2026, 18:59
Berebut Lahan, Dua Warga Bontang Bacok Keluarga Sendiri
Bontang

Berebut Lahan, Dua Warga Bontang Bacok Keluarga Sendiri

27 Desember 2025, 12:20
Tersinggung Ditegur Tak Boleh Merokok, Debt Collector di Samarinda Tusuk Warga dengan Pisau Lipat
Kaltim

Tersinggung Ditegur Tak Boleh Merokok, Debt Collector di Samarinda Tusuk Warga dengan Pisau Lipat

25 November 2025, 10:00
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Korupsi Bimtek Dishub Bontang: Jaksa Sebut Terdakwa Gerakkan Kasubag dan LPK untuk Perkaya Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.