• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Dilaporkan Soal Dugaan Pembuatan LPj Fiktif, Agiel No Comment 

by BontangPost
24 Juni 2017, 12:20
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Foto Wajah: Agiel

Foto Wajah: Agiel

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Ketua DPC PDIP Kutim Agiel Suwarno bungkam, ketika ditanya mengenai pelaporan kasus dugaan pembuatan LPj fiktif yang menimpa dirinya. Dia menganggap kasus itu adalah persoalan internal partai.

“Saya no comment kalau soal itu. Itu persoalan partai, persoalan internal,” kata Agiel ditemui di Kantor DPRD Kutim, (22/6).

Kendati dia dilaporkan atas dugaan pembuatan LPj fiktif hibah Parpol dari Pemkab, Anggota DPRD Kutim ini kuekeh mengatakan persoalan itu ada di ranah internal partai. Kendati demikian, dia membenarkan jika ada pelaporan terhadap dirinya, hingga kini dia pun belum dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

“Sampai saat ini belum dipanggil (polisi),” ujarnya.

Diwartakan sebelumnya, Agiel dilaporkan ke polisi oleh Sekretaris DPC PDIP Kutim, Suyono. Pelapor mengatakan Agiel tidak pernah berkoordinasi dengan anggota partai lain dalam pengelolaan keuangan, khususnya  bantuan yang diterima dari Pemkab Kutim.

“Anggota lain tidak pernah dilibatkan dan diajak berkoordinasi,” kata Suyono kepada wartawan.

Baca Juga:  Puasa Ramadan Sebagai Penghormatan Terhadap Alquran

Hal tersebut, sambung dia, terjadi dalam kurun waktu tiga tahun. Yakni sejak 2014 hingga 2016 lalu. Dana bantuan yang diterima selama tiga tahun tersebut mencapai Rp. 127,4 juta. Katanya, dalam penyampaian LPj Agiel juga tidak pernah berkoordinasi dengan anggota yang lain. Suyono juga mengaku sudah menelusuri dokumen-dokumen itu. Ia menduga, LPJ yang dibuat oleh Agiel tersebut fiktif.

“Pihak – pihak yang ada dalam kwitansi atau tanda terima ternyata tidak ada. Kemungkinan besar LPJ tersebut adalah fiktif,” katanya.

Suyono pun lantas melaporkan hal tersebut ke Polres Kutim pada Senin (8/5) lalu, sekaligus memberikan keterangan. Ia menyertakan berbagai berkas dan dokumen seperti LPJ PDIP.

“PDIP pada tahun 2014 mendapatkan dana sebesar Rp 37,4 juta. Tahun 2015 berkisar Rp 44,9 juta dan tahun 2016 sebesar Rp 44,9 juta. Semuanya berdasarkan SK Bupati Kutim,” terangnya.

Baca Juga:  Wabup Minta Tingkatkan Persiapan Porprov 

Selain ke polisi, Suyono juga melaporkan persoalan itu ke DPD dan DPP PDIP. Suyono mengungkapkan, yang dilaporkan ke polisi adalah dugaan pembuatan LPj fiktif dari bantuan keuangan parpol dari Pemkab Kutim. Sementara yang dilaporkan ke partai dugaan penyelewengan dana yang bersumber dari internal.

“Karena kalau dari Pemkab itu uang negara, saya laporkan ke polisi. Sedangkan yang internal saya laporkan ke partai,” kata Suyono.

Laporan itu diserahkan pada 27 April 2017 lalu. Suyono mengaku dia yang mengantarkan langsung surat laporan tersebut.

“Saya langsung ke Jakarta, ada bukti terima,”ujarnya.

Dana yang dikelola partai cukup lumayan. Sebagai gambaran, seluruh anggota DPRD Kutim dari PDIP wajib menyetor uang bulanan sebesar Rp 3,5 juta. Saat ini ada 5 anggota partai PDIP yang duduk di DPRD Kutim.

“Artinya ada uang sebesar Rp 17,5 juta yang dikelola tiap bulan,” bebernya.

Hanya saja, tak ada keterbukaan dari Agiel saat pihaknya mempertanyakan pengelolaan dana. Bahkan permintaan atas pertanggungjawaban dana tersebut sudah berulang kali disampaikan.

Baca Juga:  Budayakan Tertib Lalu lintas, Bagikan 5.000 Helm 

“Tapi tidak pernah ada jawaban dan laporan itu tidak pernah dibawa saat rapat,” katanya.

Dugaan pembuatan LPj fiktif itu diketahui saat Suyono melihat laporan mengenai kegiatan Musyawarah Anak Cabang (MAC) PDIP. Berdasarkan laporan, kegiatan untuk memilih ketua ranting di tingkat kecamatan itu digelar setiap tahun. Padahal seharusnya kegiatan itu dilaksanakan setiap lima tahun sekali.

“Nah, kok tiap tahun ada LPj-nya?,” terang dia.

Suyono pun mengaku telah melakukan cek dan ricek terhadap pelaksanaan MAC. Dari empat cabang ranting di tingkat kecamatan mengaku tidak pernah menggelar MAC seperti yang tertera di LPj, juga tidak pernah menerima anggaran pelaksanaan MAC.

“Ada empat ranting yang saya klarifikasi. Semuanya mengaku tidak pernah menerima dan menandatangani penerimaan dana. Makanya kami serahkan ke partai untuk diproses,” ujarnya. (hd)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: KasusLPJ FiktifSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ramadan dan Perilaku Konsumtif

Next Post

Jalan Rusak Digarap Usai Lebaran, Habiskan Ratusan Miliar, Semua Jalan di Beton

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar di Muara Badak Ditangkap Saat Berboncengan, Polisi Sita 16,55 Gram Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.