• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Diminta Pindah, Pedagang Berat Hati Tinggalkan Lapak

by M Zulfikar Akbar
6 Agustus 2019, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sejumlah lapak di Kompi B wajib dikosongkan setelah Idulaha mendatang dikarenakan lokasi ini bakal dibangun Instalasi Pembuangan Air Limbah oleh PT Sasmito selaku pengerja proyek pembangunan Pasar Rawa Indah. ADIEL KUNDHARA/KP

Sejumlah lapak di Kompi B wajib dikosongkan setelah Idulaha mendatang dikarenakan lokasi ini bakal dibangun Instalasi Pembuangan Air Limbah oleh PT Sasmito selaku pengerja proyek pembangunan Pasar Rawa Indah. ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Wacana pemindahan beberapa lapak yang menempati belakang bangunan Pasar Rawa Indah mendapat respon dari pedagang di lokasi tersebut. Mardiana selaku pedagang daging ayam dan ikan mengaku berat hati meninggalkan tempat jualannya.

Pasalnya tempat ini telah diduduki sejak empat tahun lalu. Tepat setelah musibah kebakaran yang menimpa bangunan Pasar Rawa Indah. “Berat untuk meninggalkan. Saya masih mencari tempat yang baru ini untuk berjualan nantinya,” kata Mardiana.

Ia mengaku di tempat itu dapat meraup omzet Rp 2 juta per harinya. Adapun barang dagangan dibeli dari pengepul maupun penjual lainnya. Lapaknya dibuka mulai pukul 06.00 hingga 21.00 Wita.

Informasi mengenai pengosongan lapak setelah Iduladha diperoleh dari pedagang lainnya. Saat kontraktor pembangunan pasar mengundang pedagang untuk membicarakan wacana tersebut, Kamis (1/8/2019) lalu.

Baca Juga:  Wali Kota Bantah Persekongkolan Pemenang Lelang Pembangunan Pasar Rawa Indah

Mardiana menuturkan dirinya tidak memperoleh lapak di pasar sementara. Sebab itu, kesepakatan dengan pedagang lainnya membuka lapak di atas saluran drainase ini.

Dia pun tak sabar agar bangunan pasar cepat rampung. Mengingat namanya masuk dalam data yang bakal menempati salah satu petak di bangunan yang dianggarkan pengerjaannya secara tahun jamak atau multiyears tersebut.

Sementara pedagang lainnya Usman mengaku hadir dalam pertemuan. Ia membenarkan jika salah satu hasil pertemuan ialah mengosongkan seluruh lapak Kompi B (sebutan bangunan tersebut).

“Mereka minta pengosongan setelah Iduladha. Kami saat itu minta solusi pencarian tempat pengganti,” kata Usman.

Namun, ia pesimistis permintaan tersebut dikabulkan. Mengingat lokasi penjualan ikan dan ayam tidak dapat sembarang. Diperlukan sarana pembuangan pada saat pedagang melakukan pembersihan kotoran kedua komoditas pangan itu.

Baca Juga:  Penertiban Sasar 118 Pedagang 

“Pihak mereka (kontraktor dan UPTD Pasar) tidak berani berjanji mencarikan tempat penggantinya,” ucapnya.

Tiap harinya Usman menjual ikan di lokasi tersebut. Omzet penjualan pun tidak menentu. Tergantung jumlah pembeli yang mampir ke lapaknya. “Kadang dapat tetapi sering juga tidak ada konsumen,” sebut dia.

Diketahui, dalam lapak Kompi B terdapat sekira 20 lapak. Dengan jumlah pedagang aktif hanya 10 orang. Rata-rata lokasi ini digunakan tempat penjualan daging ayam dan ikan.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan Pasar Rawa Indah menemui kendala. Pasalnya lokasi pemasangan Instalasi Pemasangan Air Limbah (IPAL) digunakan oleh sejumlah masyarakat untuk berdagang.

Site Manajer PT Sasmito Ridho mengatakan dengan masih ditempatinya lokasi itu praktis pengerjaan ditunda sementara. Lokasi IPAL nantinya berada di belakang bangunan pasar. “Tidak bisa bekerja kalau masih ada mereka. Kendalanya terkait penggunaan lokasi oleh warga,” kata Ridho.

Baca Juga:  Peraturan Wali Kota Tumpul, Pedagang Masih Menjamur di Atas Trotoar dan Badan Jalan

Ia telah melakukan komunikasi dengan beberapa pihak. Hasilnya pengerjaan baru dapat dimulai setelah Iduladha mendatang. Bentuknya berupa pembangunan fondasi IPAL dan pembuatan bak penampungan. Disebutkan Ridho, material IPAL diprediksi bakal datang dalam waktu dekat.

“Warga mau dipindah setelah Iduladha. Otomastis pengerjaan mundur lagi,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pasar rawa indah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Duh, Harga Cabai Makin “Pedas”

Next Post

Neni Resmikan Lima Taman, Bakal Bangun di Tiap Kelurahan

Related Posts

800 Lapak di Pasar Taman Rawa Indah Bontang Tidak Aktif Disegel UPT
Bontang

800 Lapak di Pasar Taman Rawa Indah Bontang Tidak Aktif Disegel UPT

8 Juni 2025, 11:28
Berjualan di Atas Trotoar, Pedagang di Sekitar Pasar Rawa Indah Ditertibkan
Bontang

Berjualan di Atas Trotoar, Pedagang di Sekitar Pasar Rawa Indah Ditertibkan

6 Desember 2024, 15:49
Pedagang Rawa Indah Geram, Rombongan Wawali Najirah Disoraki
Bontang

Pedagang Rawa Indah Geram, Rombongan Wawali Najirah Disoraki

14 Juni 2024, 11:27
Pasar Thamrin Berpotensi Kembali Kantongi SNI
Bontang

Pembangunan Lift Pasar Taman Rawa Indah Mulai Bulan Depan

27 Maret 2023, 18:53
Dua Lift Bakal Dipasang di Pasar Taman Rawa Indah
Bontang

Dua Lift Bakal Dipasang di Pasar Taman Rawa Indah

12 Februari 2023, 13:28
Plafon Pasar Taman Rawa Indah Ambruk
Bontang

Plafon Pasar Taman Rawa Indah Ambruk

11 September 2020, 12:29

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.