BONTANG – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kaltim menggelar sosialisasi reproduksi selama dua hari.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait alat reproduksi wanita dan pria dengan pendekatan 4 Terlalu (terlalu muda, tua, banyak, dan terlalu dekat).
Bertempat di Kampung KB Mutiara Laut Selambai Kelurahan Loktuan, Selasa (8/5) dan Kampung KB Wilis Sejahtera Kelurahan Gunung Telihan, Kamis (9/5).
Adapun tiga pemateri pada sosialisasi tersebut diantaranya dokter spesialis kandungan dr Fakhruzzabadi, SpOG, Mkes., Aji Said M Mahdy, SH., selaku Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Diskes-KB, serta Sutini, SE., Kasubid Kesehatan Reproduksi (Kespro) BKKBN Provinsi Kaltim.
Masing-masing membawakan tema berjudul Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana. Strategi dan Kebijakan Program Kesehatan Reproduksi. Dan Kelangsungan Hidup Ibu, Bayi, dan Anak untuk Mencegah Stuning (Gizi Buruk) Melalui Pendekatan 4 Terlalu.
Pada kesempatan itu, Aji Said M Mahdy, SH mewakili Kadiskes-KB berharap melalui sosialisasi ini setiap kader dari masing-masing kelompok kerja (pokja) dapat menyebarkan ilmu yang telah disampaikan oleh para pemateri.
“Membangun daerah pinggiran atau masyarakat yang belum tersentuh secara maksimal dari masalah kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi,” harap dia.
Program kespro juga memiliki tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menghasilkan keluarga berkualitas, dan generasi sehat serta cerdas. (ra/sos)







