• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Disdik, Diskes, MUI Diminta Sosialisasi

by BontangPost
26 Oktober 2018, 17:40
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Agus Haris(DOK/BONTANG POST)

Agus Haris(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

“Masyarakat Bontang itu cerdas, bila disampaikan dengan baik dan detail mereka akan paham,”

Agus Haris

Ketua Komisi I DPRD

Cakupan imunisasi campak measles dan rubela atau yang dikenal MR masih rendah di Bontang. Hingga kini, baru 56,9 persen anak yang sudah diberikan vaksin tersebut.

Menanggapi itu, Ketua Komisi I DPRD Agus Haris mengatakan, perlu adanya penjelasan secara komprehensif mengenai hal tersebut. Dikatakannya, tiga komponen yakni Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB), serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bontang wajib turun bersama untuk gelar sosialisasi kepada orang tua murid.

“Masyarakat Bontang itu cerdas, bila disampaikan dengan baik dan detail mereka akan paham,” kata Agus Haris kepada Bontang Post, Kamis (25/10) kemarin.

Baca Juga:  Tak Diapresiasi, Atlet Pergi 

Ia berujar, Diskes-KB misalnya, wajib menyosialisasikan sehubungan sisi kesehatan. Terutama berkenaan dengan dampak yang terjadi jika tidak diberikan vaksin tersebut. “Supaya orang tua siswa paham pentingnya imunisasi tersebut,” ujarnya.

Sementara MUI Bontang wajib untuk memaparkan dari sisi religi. Sehubungan  fatwa halal dan haram dari vaksin tersebut yang selama ini beredar. Menurut politisi Partai Gerindra ini MUI memegang peranan penting. Utamanya, penyampaian dalil kepada orang tua penerima vaksin. “Karena menurut warga vaksin itu mengandung babi dan itu haram buat orang muslim. Mungkin bisa dijelaskan oleh MUI dalam konteks kedaruratan pemberian vaksin ini,” ucapnya.

Sementara Disdik memiliki wewenang penuh terhadap kontrol sekolah. Sehingga jika tiga komponen turun disertai dengan upaya sosialisasi, maka pencapaian imuniasasi diyakininya bakal meningkat.

Baca Juga:  Tarung Derajat Satlat Badak LNG Gelar Penyabukan

Selama ini Agus menilai proses sosialisasi kurang optimal. Mengingat masih banyak warga yang beranggapan imunisasi MR kurang diperlukan. “Padahal, jika dilihat dari sisi masa depan anak-anak ini sangatlah penting. Karena ini menyangkut kesehatan dan itu sangat vital,” ujar pria yang duduk juga sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD ini.

Sehubungan dengan polemik yang terjadi akhir-akhir ini, ia menilai karena adanya komunikasi yang tidak tepat atau miss communication. Menurutnya, dari segi redaksi surat edaran pun masih terjadi kata-kata yang kurang tepat. Agus berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

“Harus dibedakan antara surat pemberitahuan dan surat permohonan persetujuan. Apalagi ada kata sweeping, itu menurut saya kurang pantas,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangVaksin MR
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kemenag: Vaksin MR Halal Masuk Tubuh

Next Post

Pasutri Kompak Bisnis Sabu

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18
UPZ Yabis Buka Pelayanan 24 Jam
Bontang

Zakat Fitrah Wilayah Bontang Diprediksi Naik

18 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.