Disdik Harap Orang Tua Ikut Awasi Anak
BONTANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang mengimbau agar semua pelajar tak ikut dalam perayaan Hari Valentine. Imbauan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran bernomor 420/01.1/Disdik dengan perihal Larangan Perayaan Valentine Day Bontang.
Kadisdik Bontang, Akhmad Suharto menuturkan pihaknya mengeluarkan surat edaran tersebut untuk mengingatkan pihak sekolah agar para pelajarnya tak ikut merayakan Hari Valentine. Pasalnya, perayaan Hari Valentine tidak sesuai dengan etika, moral, agama, serta budaya Bangsa Indonesia. “Kami mengingatkan untuk mengantisipasi agar hal-hal yang negatif tidak terjadi,” jelas Suharto saat ditemui, Senin (13/2) kemarin.
Dalam surat larangan itu, terdapat 4 point yang diberikan Disdik. Point pertama yakni pihak sekolah diminta untuk mengantisipasi terjadinya perayaan Valentine Day’s. kedua, pihak sekoha diminta untuk memberikan pengertian dan penguatan moral kepada seluruh peserta didik tentang makna kasih sayang. Ketiga, Disdik meminta pihak sekolah melanjutakan surat edaran tersebut ke seluruh orang tua atau wali murid untuk melakukan pengawasan terhadap putra putrinya. Point keempat yakni peserta didik diminta untuk diarahkan ke kegiatan positif yang bersifat edukatif. “Jadi yang sifatnya pesta atau merayakan dengan cara ramai-ramai, kami imbau untuk tidak dilakukan,” ungkapnya.
Suharto juga mengharapkan orang tua ikut berpartisipasi dalam mengawasi anak-anaknya. Karena bukan hanya pemerintah yang bertugas menjaga para pelajar. Tetapi ketika di rumah, orang tua diharapkan membantu mengawasi kegiatan anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam hal negatif seperti pesta narkoba atau seks bebas. “Harapan kami, pihak sekolah segera meneruskan imbauan itu ke semua orang tua atau wali murid,” pungkasnya.(mga)







