bontangpost.id – Dinas Kesehatan terus menggenjot capaian vaksinasi. Meskipun jumlah sasaran mulai menipis. Mengingat capaian dosis pertama secara keseluruhan di Kota Taman telah menembus 80,2 persen. Berdasarkan data 7 Desember silam. Sementara dosis kedua di angka 69,4 persen. Dari total sasaran yang dikeluarkan Kemenkes yakni 134.666 orang.
Kasi Surveilans, Imunisasi, Wabah, dan Bencana Dinas Kesehatan (Diskes) Adi Permana mengatakan akan mengubah pola penyaluran vaksinasi. Nantinya, vaksinasi akan digeber pada malam hari di tempat keramaian. Sebagai upaya untuk memfasilitasi warga yang bekerja pada saat pagi hingga sore hari.
“Kami akan buka vaksinasi mulai malam hari. Mulai besok (hari ini) hingga 19 Desember mendatang. Lokasinya di Arena MTQ Stadion Bessai Berinta,” kata Adi.
Upaya ini dipandang mampu menyasar dalam jumlah besar. Mengacu pada kegiatan expo yang diselenggarkan di Denarhanud Rudal 002 lalu tiap hari ada 150 warga yang mendapat vaksin. Tak hanya itu, petugas juga akan melakukan jemput bola. Menyasar ke wilayah permukiman lebih dekat. Jika sebelumnya vaksinasi dipusatkan di kantor kelurahan maupun gedung pemerintahan.
“Diskes juga akan ke kampung Selambai. Supaya lebih dekat dengan pusat permukiman warga,” ucapnya.
Jika dihitung maka ada sekira 26 ribu warga yang belum mendapatkan vaksinasi dosis pertama. Selanjutnya Diskes akan berkoordinasi dengan kelurahan. Tujuannya untuk meminta data warga yang dipastikan belum tersuntikkan cairan antibodi tersebut.
Dari lima aspek sasaran, serapan yang masih minim ialah masyarakat umum dan rentan. Usia 18-59 tahun. Pasalnya capaian dosis pertama baru tersalurkan 61.473 atau 65,7 persen. Adapun dosis kedua di angka 52.190 orang atau 55,8 persen.
Disusul kategori lansia dengan capaian 75,2 persen untuk dosis pertama dari total sasaran 7.367. Sementara dosis kedua baru menyentuh angka 4.702 atau 63,8 persen. Aspek remaja sudah di angka 90,9 persen dosis pertama dan 82,1 persen dosis kedua. Dari total sasaran 18.929. Dua kategori lainnya yakni SDM Kesehatan dan pelayanan publik sudah melampui angka 100 persen. (*/ak)







