BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang berhasil meraih peringkat keempat sebagai perpustakaan terbaik tingkat nasional.
Penilaian tersebut dilakukan langsung oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI melalui metode Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan diumumkan secara terbuka.
Kepala Bidang DPK Bontang Perpustakaan Indra Nopika Wijaya, menjelaskan bahwa sistem penilaian kini lebih transparan dibanding tahun sebelumnya.
“Kalau periode 2022–2024 penilaian menggunakan konsultan, sekarang langsung oleh Perpusnas. Hasilnya lebih terbuka dan transparan,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPK Bontang, Senin (20/4/2026).
Berdasarkan hasil survei Perpusnas RI, Kota Bontang meraih skor 42,85 persen. Sementara peringkat ketiga ditempati Kota Madiun dengan skor 42,87 persen, peringkat kedua Kabupaten Pangkajene Kepulauan dengan 55,41 persen, dan peringkat pertama diraih Kota Surabaya dengan skor 71,90 persen.
Indra menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen perpustakaan di Kota Bontang. Mulai dari perpustakaan sekolah, perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, hingga perpustakaan khusus seperti milik perusahaan dan lembaga pemasyarakatan.
“Ini bukan hanya kerja DPK, tapi hasil kolaborasi semua perpustakaan di Bontang,” jelasnya.
Ke depan, DPK Bontang berkomitmen terus meningkatkan standar dan kualitas layanan. Upaya yang dilakukan antara lain pembinaan intensif, pendampingan rutin setiap tahun, hingga penugasan pustakawan koordinator wilayah.
“Harapannya, perpustakaan di Bontang bisa menjadi yang terbaik di Indonesia dengan layanan unggul dan sesuai standar nasional,” tutupnya. (*)






