BONTANGPOST.ID, Bontang – Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang Alfin Rausan Fikry, menyoroti kondisi Jalan Soekarno-Hatta yang masih gelap dan banyak ruas jalan rusak. Ia menilai situasi ini sangat membahayakan pengendara, terutama warga Bontang Lestari yang kerap melintas.
Menurutnya, Dishub Bontang sebelumnya telah mengganti Penerangan Jalan Umum (PJU) di pusat kota. Seharusnya, tiang lama yang masih layak bisa dipindahkan ke Jalan Soekarno-Hatta. Namun, permintaan itu terkendala alasan anggaran.
“Padahal tidak perlu anggaran baru. Tiang lama bisa langsung dipasang di sana,” tegas Alfin, Senin (25/8/2025).
Ia menambahkan, DPRD sudah membahas penganggaran perawatan dan pemasangan PJU dalam perubahan APBD 2025. Karena itu, ia meminta Dishub menjadikan pemasangan lampu di Jalan Soekarno-Hatta sebagai prioritas, agar program Bontang Terang Terus benar-benar terealisasi.
“PJU ini fasilitas prioritas. Apalagi kantor wali kota ada di kawasan tersebut, jadi seharusnya jadi perhatian,” ujarnya.
Sebelumnya, warga juga mengeluhkan kondisi jalan yang minim penerangan. Dari pantauan media ini, sepanjang jalur simpang RSUD hingga Polsek Bontang Barat, tak ada PJU yang menyala. Lampu hanya terlihat hidup di sekitar 1,3 km kawasan Kuburan Toraja, namun setelahnya tiga kilometer jalan kembali gelap hingga wisata Jati Alam 77.
Selain gelap, kondisi jalan juga rusak parah. Sejumlah papan peringatan perbaikan jalan sulit terlihat, sehingga rawan menyebabkan kecelakaan.
Lani (22), warga RT 03 Bontang Lestari, mengaku hampir celaka saat melintas. “Di depan Jati Alam 77 saya hampir menabrak papan peringatan. Harusnya ada penerangan, tapi malah gelap,” keluhnya. (Dwi Kurniawan Nugroho)







