• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

DPRD Minta Perbankan Bantu Pelaku UKM

by BontangPost
23 Agustus 2017, 12:50
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi II Arif, turut hadir anggota komisi II lainnya yakni Abdul Kadir Tappa, Suwardi, dan Sudiyo. Dari pihak Pemkot dihadiri, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).(IST)

Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi II Arif, turut hadir anggota komisi II lainnya yakni Abdul Kadir Tappa, Suwardi, dan Sudiyo. Dari pihak Pemkot dihadiri, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Keberadaan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di sejumlah tempat di Kota Taman diharapkan mampu mendongrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun jika tidak dibarengi dengan support untuk pengembangan usahanya, mustahil dari sisi tersebut dapat merangsang pengusaha agar bisa memberikan kontribusi ke daerah.

Hal inilah yang tengah didorong, Komisi II DPRD Bontang. Selasa (22/8) kemarin, komisi yang membidangi keuangan tersebut,  memanggil seluruh perbankan yang beroperasi di Bontang, tujuannya agar para pelaku usaha mendapat suntikan dana dan bantuan sarana dan prasarana agar dapat mengembangkan usahanya.

Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi II Arif, turut hadir anggota komisi II lainnya yakni Abdul Kadir Tappa, Suwardi, dan Sudiyo. Dari pihak Pemkot dihadiri, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan dan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).

Arif mengatakan, kondisi defisit keuangan yang tengah mendera kota gas dan kondensat, memaksa masyarakat  berpikir kreatif untuk mencari pundi-pundi rupiah. Salah satunya dengan berjualan, menjadi Pedagang Kaki Lima (PKL) misalnya. Sayangnya, selama ini bantuan dari perbankan dirasa masih minim untuk sektor UKM ini.

Baca Juga:  Pelaku UMKM Ramaikan CFD

“Kita ambil contoh di lang-lang itu ada banyak pedagang tapi kurang mendapat dukungan. Yang ada baru satu bank salama ini, kami perhatikan fokus membina mereka. Ini yang seharusnya ditangkap oleh bank-bank yang lain,” terangnya.

Dia mengatakan, sedianya bank perlu memberikan pinjaman berupa modal  kredit bagi pedagang kecil. Bagaimana mungkin, pedagang dapat mengeloal usaha menjadi lebih baik jika tak ada bantuan.

Pemkot Bontang tak bisa berbuat banyak lantaran kas daerah yang masih minim. Untuk itulah peran perbankan sangat dibutuhkan.

“Tapi ini yang menjadi kendala, adalah ketika pelaku usaha mau meminjam, syarat dari bank biasanya harus ada agunan, ini yang tidak bisa kita pungkiri menjadi hambatan bagi pengusaha. Kami berhara kalau perlu agunannya di permudah, ijazah misalnya gak harus sertifikat,” ungkapnya.

Tak hanya itu, menurutnya selain bantuan suntikan modal, perbankan diharapkan memberikan bantuan berupa sarana dan prasara bagi pelaku UMMK, semisal pemberian gerobak rombong, meja, kursi dan peralatan. Pasalnya, jika menggunakan peralatan milik sendiri, tampilan usaha milik pedagang terlihat kumuh. Perlunya sinkronisasi dari bank untuk memberikan bantuan kepada pelaku UKM.

Baca Juga:  Pelaku Bisnis Kerajinan Tak Bisa Maksimalkan Potensi Pelaksanaan MTQ

“Agar jualannya itu enak dipandang, sekarang kita lihat yang ada merusak keindahan kota. Nah inilah yang saya pikir menjadi peran perbankan dalam bentuk sosial. Di Kabupaten Bantaeng itu, semua alat pedagang, adalah bantuan bank. Ini yang harus dicontoh bank di Bontang,” ujar politisi Hanura.

Sementara Kadir Tappa mengusulkan, pola yang tepat untuk memberikan bantuan dari bank adalah dana yang  diberikan kemudian  tak lantas disalurkan pelaku UMKM. Namun terlebih dahulu disalurkan ke  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menyalurkannya. “Jadi kita bantu, tapi tidak mencekik pelaku usaha, ini yang harus dilakukan saya pikir,” ungkapnya.

Beberapa perwakilan bank pun menanggapi permintaan anggota legislative. Dari Bank Mandiri misalnya,  pada prinsipnya telah melakukan pembinaan pelaku UKM. Namun lagi-lagi, agunan menjadi salah satu syarat mutlak untuk bank memberi bantuan.

Baca Juga:  Dorong UMKM Melalui Digital Marketing

Pasalnya, pelaku usaha rata-rata berasal dari luar daerah. Akan sulit nantinya manakala pihak bank melakukan penagihan ketika kredit macet, dikhawatirkan pelaku bisa tak bertanggung jawab.

“Misalnya mereka melarikan diri bisa saja, karena bukan asli penduduk Bontang, Banyak yang kejadian seperti itu,” ungkap perwakilan Bank Mandiri.

Terkait usul dari Kadir Tappa, perwakilan Bank Mandiri Syariah mengatakan, pola seperti ini tidak menjamin pelaku UKM bakal menggunakan dana yang diberikan sesuai peruntukan. Bisa saja, dana tersebut difungsikan untuk konsumtif.

“Menurut kami akan lebih baik itu. Uangnya dari Pemkot, kemudian disalurkan ke kami yang akan kami gunakan untuk bantu pelaku UKM. Uangnya nanti pasti akan kembali ke Pemkot, sebagai pemasukan. Kami hanya ambil untung satu persen,” pungkasnya. (*/nug)

Tags: rapatUMKM
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Berpura-pura Bertamu, Maling Kambuhan Diringkus

Next Post

Plt Kajari Pastikan Usut Tuntas Kasus Eskalator

Related Posts

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas
Pemkot Bontang

Bontang Targetkan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Fiskal, UMKM Jadi Prioritas

7 Agustus 2026, 11:00
DKUMPP Bontang Data Pelaku UMKM, Asdar; Tahap Awal via WhatsApp
Bontang

DKUMPP Bontang Data Pelaku UMKM, Asdar; Tahap Awal via WhatsApp

3 Juli 2025, 13:20
Kabar Gembira untuk UMKM, Perbankan Genjot KUR Lebih Banyak Tahun ini
Nasional

Kabar Gembira untuk UMKM, Perbankan Genjot KUR Lebih Banyak Tahun ini

26 Januari 2024, 16:00
Pelaku Bisnis Kerajinan Tak Bisa Maksimalkan Potensi Pelaksanaan MTQ
Bontang

Pelaku Bisnis Kerajinan Tak Bisa Maksimalkan Potensi Pelaksanaan MTQ

10 Juni 2021, 15:31
1.262 UMKM Diajukan Terima BLT
Bontang

1.262 UMKM Diajukan Terima BLT

22 September 2020, 07:27
Pangan Stabil Jelang Ramadan
Bontang

Dongkrak Ekonomi Usai Pandemi, Kadin Siapkan Strategi Bisnis

14 Mei 2020, 21:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.