• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Dua Kapal Motor Pengangkut Elpiji Meledak, Enam Orang Jadi Korban, Dua Pencarian

by M Zulfikar Akbar
6 Februari 2019, 15:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
HANCUR LEBUR: unsur relawan membantu melakukan pencarian korban yang masih menghilang. RAMA SIHOTANG/KALTIM POST

HANCUR LEBUR: unsur relawan membantu melakukan pencarian korban yang masih menghilang. RAMA SIHOTANG/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Permukaan Sungai Mahakam masih tenang hingga lepas salat Isya. Lalu lintas masih ramai. Jam di tangan Alimin (48) menunjukkan pukul 20.39 Wita. Warga di Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, tiba-tiba hening. Lalu….duaaarrr. Suara ledakan menggelegar. Seperti bom.

Ketenangan malam berganti menjadi panik. Pekikan tolong meraung-raung. Warga berhamburan keluar rumah. Ledakan yang ditimbulkan mencapai radius sekitar 3 kilometer. Selasa (5/2) malam, dua kapal motor yang tambat di Sungai Mahakam meledak.

Pria paruh baya itu bersantai di Dermaga Sei Mahakam. Berdua bersama rekannya. Alimin adalah penjaga dermaga. Sementara keluarganya ada di dalam, bersama rekannya dia melihat air Sungai Mahakam yang tenang. “Nongkrong saja, Mas. Pas di dekat dermaga ini,” ucapnya sembari menunjuk ke tempat duduk.

Melepas tawa, Alimin dan rekannya panik saat KM Amalia yang mengangkut sembako berikut tabung elpiji meledak. Kapal bercat putih biru itu lebih dulu tambat di dermaga tersebut. Sejak kemarin siang, kru kapal menaikkan barang bawaan. Bersama sembako, elpiji yang rata-rata berat 12 kg sebagian sudah muat ke kapal.

Baca Juga:  Terseret Arus Sungai Mahakam, Bocah 9 Tahun Hilang

“Begitu meledak, lari semua, Mas. Saya lihat memang dari buritan kapal KM Amalia,” sambung Alimin.

Jamaludin (50), Ramadhan (20), Arman (25), Ningsih (20), dan Muchtar (20), berada dalam kapal. Semuanya istirahat. Hanya Alam (40), salah satu kru yang sempat keluar dari kapal sebelum kejadian. KM Amalia adalah kapal yang lebih dulu tambat ke dermaga. Sementara KM Tanjung Mas, baru tiba dari Tanah Hulu, tanpa muatan.

Kaltim Post sempat bertemu dengan Alam. Dia menyebut, kapal dengan muatan 50 ton itu belum jelas kapan kembali ke Bidukbiduk, Berau, Kaltim. “Tadi siang muat air mineral, tapi belum selesai,” sebutnya.

Rencananya, hari ini, kru bakal kembali memuat sembako dan lainnya. Rencana itu buyar seketika, setelah kapal meledak. Mata Alam berkaca-kaca, dua rekannya, yakni Arman dan Jamaludin belum jelas keberadaannya. Sementara Muchtar dan Ramadhan berada di RS Dirgahayu. Sedangkan Ningsih berada di RS Hermina. Mata Alam berkaca-kaca, selain dua temannya yang masih simpang siur keberadaannya, uang Rp 40 juta yang ditaruh di dalam kapal, tak jelas di mana. Namun, tas tersebut ditemukan dalam kondisi terbuka.

Baca Juga:  Dua Kali Coba Bunuh Diri Loncat dari Jembatan Mahakam, Dua Kali Juga Selamat

Ledakan berkekuatan tinggi itu juga merusak sebagian dermaga yang dihuni Alimin dan keluarganya. “Sementara mungkin tempat tetangga dulu. Khawatir dengan bangunannya,” timpal Alimin.

Dari pantauan harian ini, pria bernama Ningsih yang dirawat mengalami luka bakar cukup serius. Para korban dibawa ke RS Dirgahayu dan RS Hermina. Sedangkan dua korban lainnya, menjalani perawatan tertutup oleh tim dokter. Alimin tidak merasa, ada aroma gas. Bahkan, kabel terbakar pun tidak ada. “Kalau penyebabnya saya juga tidak tahu pasti,” sambung Alimin.

Area langsung disterilkan. Yang bisa masuk hanya relawan search and rescue (SAR), polisi, dan awak media. Dari TKP, aroma tumpahan minyak begitu menyengat tadi malam. Termasuk gas. Hingga pukul 22.15 Wita tadi malam, unsur relawan masih berusaha mencari dua korban yang menghilang. Namun, Kanit Siaga SAR Samarinda dari Basarnas Kaltim-Kaltara Dede Hariana menjelaskan, tak ada proses pencarian kemarin malam. “Kondisinya tidak memungkinkan, karena kami tidak ingin ada pencarian korban lain,” sebutnya.

Baca Juga:  Jasad Pemuda Ditemukan Mengapung di Sungai Mahakam

Pukul 07.30 Wita hari ini, tim relawan gabungan baru mulai melakukan pencarian. “Kalau posko, di sini (Dermaga Sei Mahakam) saya pikir aman-aman saja,” tambahnya. Terpisah, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Samarinda Iptu Hardi menjelaskan, sejauh ini penyebab kapal meledak masih ditelusuri. “Kami coba data ulang dulu, makanya pihak-pihak yang bersangkutan kami panggil,” sebutnya.

Kejadian kapal meledak di Sungai Mahakam, kembali mengingatkan peristiwa di galangan kapal milik PT Rimba Karya Rayatama. Satu orang dinyatakan meninggal dunia akibat ledakan di landing craft-tank (LCT) Rimba Raya XXXI. Ledakan tersebut mengakibatkan Muksin (41) meninggal dunia. Sedangkan ledakan kapal semalam, belum bisa dipastikan penyebabnya. (*/dra/dwi/k15/kpg)

Tags: kapal meledaksungai mahakam
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Chevron Diminta Segera Umumkan Rencana Proyek IDD

Next Post

Bersurat ke Kedutaan Saudi Arabia, Jaang Ingin Samarinda Layani Rekam Data Calhaj

Related Posts

Sungai Mahakam Surut, Warga Mahulu Mendulang Emas hingga Raup Rp3,7 Juta Sepekan
Bontang

Sungai Mahakam Surut, Warga Mahulu Mendulang Emas hingga Raup Rp3,7 Juta Sepekan

22 Agustus 2026, 17:00
Cekcok dengan Pasangan, Perempuan di Tenggarong Tercebur ke Sungai Mahakam
Kaltim

Cekcok dengan Pasangan, Perempuan di Tenggarong Tercebur ke Sungai Mahakam

7 Agustus 2026, 07:10
Angkut Penumpang dan Sembako, Kapal Rute Samarinda–Long Bagun Tenggelam di Sungai Mahakam
Kaltim

Angkut Penumpang dan Sembako, Kapal Rute Samarinda–Long Bagun Tenggelam di Sungai Mahakam

13 Februari 2026, 09:36
Speedboat Rombongan Wakil Bupati Kubar Terbakar di Sungai Mahakam
Kaltim

Speedboat Rombongan Wakil Bupati Kubar Terbakar di Sungai Mahakam

5 Januari 2024, 19:19
Terseret Arus Sungai Mahakam, Bocah 9 Tahun Hilang
Kaltim

Terseret Arus Sungai Mahakam, Bocah 9 Tahun Hilang

1 Desember 2022, 10:48
ABK yang Hilang Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal
Kaltim

ABK yang Hilang Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal

16 Juni 2022, 16:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.