• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Empat Nakes RSUD Bontang Reaktif, Diskes Panggil para Pemimpin RS

by Redaksi Bontang Post
14 Agustus 2020, 17:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Basri memberi lampu hijau pengadaan mobil bagi dokter spesialis di RSUD Taman Husada Bontang

Basri memberi lampu hijau pengadaan mobil bagi dokter spesialis di RSUD Taman Husada Bontang

Share on FacebookShare on Twitter

Empat tenaga kesehatan RSUD Taman Husada Bontang dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test. Diduga terpapar setelah kontak dengan pasien rujukan yang ternyata terkonfirmasi Covid-19.

bontangpost.id – Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang membenarkan adanya kasus kecolongan penanganan pasien rujukan di RSUD Taman Husada.  Kepala Diskes Bontang dr Bahauddin mengatakan, kejadian ini terjadi karena kurangnya komunikasi. Oleh salah satu rumah sakit swasta yang merujuk dengan RSUD Taman Husada.

“Sebenarnya ini tidak ada unsur kesengajaan dari pihak perujuk. Tetapi informasi yang diberikan kurang lengkap. Sehingga terjadi ini,” kata dr Bahauddin.

Menurutnya saat dirujuk pasien yang merupakan warga Teluk Pandan, Kutim, ini telah menjalani rapid test. Hasilnya non-reaktif. Tetapi rumah sakit swasta tersebut ternyata melakukan swab test. Namun hasilnya belum keluar saat itu.

Baca Juga:  BREAKING NEWS!! Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Positif Corona

“Padahal kalau disampaikan pasien ini di-swab maka pasti akan diarahkan ke poli Covid-19. Sehingga tidak masuk ruang pelayanan lainnya,” ucap dia.

Pasien ini sempat mendapat perawatan di ruang instalasi gawat darurat (IGD). Kemudian diarahkan ke ruang hemodialisa dan intensive care unit (ICU). Selama di rumah sakit pelat merah milik Pemkot Bontang tersebut.

“Saya kurang tahu pastinya kapan pasien itu didapati hasil swab-nya. Tetapi setelah mendapat perawatan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19,” tutur dia.

Bahkan, rumah sakit perujuk tidak menyampaikan informasi itu ke rumah sakit rujukan. Tetapi Diskes berinisiatif meminta data tersebut. Untuk diketahui, pasien yang terkodefikasi KTM-134 ini ialah perempuan berusia 17 tahun. Dinyatakan meninggal pada Minggu (9/8/2020).

Baca Juga:  Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September

Semula pasien ini sempat masuk database Bontang. Setelah dilakukan identifikasi dan dinyatakan warga daerah lain, maka dikeluarkan dari kodefikasi Kota Taman. Pada saat merawat pasien ini, tenaga kesehatan di RSUD Taman Husada tidak menggunakan alat pelindung diri.

Bahauddin menjelaskan, 300 rapid test telah didistribusikan ke RSUD Taman Husada. Tujuannya, melakukan pemeriksaan bagi tenaga kesehatan. Terkhusus mereka yang kontak erat dengan pasien itu. Perinciannya, 200 rapid test anti-bodi dan 100 rapid test anti-gen.

“Hasilnya empat yang reaktif dan itu sudah diisolasi di RSUD Taman Husada,” sebutnya.

Sebagai antisipasi supaya kejadian seperti ini tidak terulang kembali, Diskes telah memanggil pimpinan rumah sakit se-Kota Taman, Kamis (13/8/2020) pukul 14.00 Wita. Pertemuan ini untuk mengingatkan kembali sehubungan alur rujukan selama pandemi.

Baca Juga:  Terkait Pasien Corona Sembuh, Dinkes Bontang Sebut Data Dinkes Kaltim Keliru

Sebelumnya, manajemen RSUD Taman Husada Bontang mengambil keputusan menutup ruang intensive care unit (ICU). Kebijakan ini seiring adanya pasien dari rujukan salah satu rumah sakit swasta. Ternyata dikonfirmasi positif Covid-19.

Plt Dirut RSUD Taman Husada dr I Gusti Made Suhardika mengatakan, itu terjadi Jumat (7/8/2020). Pasien dengan keluhan sesak napas tersebut sempat masuk ruang instalasi gawat darurat (IGD).

“Sementara ini ICU kami tutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan,” pungkas dr Gusti. (*/ak/rdh/k8/kpg)

Tags: coronadiskes bontangrsud bontangrsud taman husada
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Air Sungai di Tanjung Laut Memerah, Pemilik Tandon Akui Lengah

Next Post

Hetifah Apresiasi Bantuan Paket Data di Kaltim

Related Posts

Bontang Terima Rp13 Miliar dari Kemenkes, Gedung C RSUD Taman Husada Belum Disetujui
Bontang

Bontang Terima Rp13 Miliar dari Kemenkes, Gedung C RSUD Taman Husada Belum Disetujui

27 Oktober 2026, 11:30
RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C
Bontang

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C

15 Oktober 2026, 13:00
Parkir Depan RSUD Bontang Meluber ke Jalan, Penataan Jadi Kewenangan Dishub
Bontang

Parkir Depan RSUD Bontang Meluber ke Jalan, Penataan Jadi Kewenangan Dishub

29 September 2026, 13:00
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September

7 Agustus 2026, 09:00
RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis
Bontang

RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis

24 Juli 2026, 10:30
Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK, Parkir RSUD Bontang Resmi Berbayar Mulai Agustus
Bontang

Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK, Parkir RSUD Bontang Resmi Berbayar Mulai Agustus

8 Juli 2026, 08:30

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.