BONTANG – Nama Fachri Husaini sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Bontang. Apalagi sejak membawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 beberapa waktu lalu meraih gelar juara Piala AFF U-16 setelah mengungguli Thailand lewat drama adu penalti dengan skor akhir 5-4 (1-1).
Kesuksesan pelatih Garuda Asia (julukan Timnas U-16) tersebut rupanya juga turut membawa rasa bangga bagi masyarakat Kota Taman. Bagaimana tidak, sosok Fachri Husaini sejak lama sudah menjadi bagian dari warga Bontang. Pria yang merupakan karyawan Pupuk Kaltim itu telah banyak menghabiskan waktunya di Kota Taman. Mulai dari menjadi pemain PS Pupuk Kaltim (Sekarang Bontang FC), asisten pelatih PS Bontang PKT, hingga menjadi pelatih utama kesebelasan Bontang FC. Sehingga wajar, kecintaan dan kebanggaan masyarakat Bontang terhadap dirinya begitu besar.
Minggu (19/8) sore kemarin, para suporter bola dari berbagai klub yang tergabung dalam Aliansi Suporter Bola Indonesia Bontang (ASBIB) melakukan penyambutan terhadap pelatih Timnas U-16 tersebut. Bertempat di Lamin Kodim 0908/BTG Jalan Awang Long, kegiatan penyambutan juga dirangkai dengan tatap muda dan dialog. Turut hadir dalam kesempatan ini Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase, Dandim 0908/BTG Letkol Arh Gunawan Wibisono, Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti, Ketua ASBIB Sumarno, serta Fachri Husaini didampingi istrinya, Novita Tri Hastuti. Adapun para suporter bola yang hadir dan ikut menyambut diantaranya Maczman PSM Makassar, LA Mania Persela Lamongan, Bontang Mania, Viking Persib Bandung, Aremania Arema, serta Bonek Persebaya Surabaya.
“Penyambutan ini sebagai bentuk apresiasi dan rasa bangga kami sebagai supporter terhadap coach Fachri yang telah menjadi pahlawan kemenangan Timnas U-16 sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia,” ujar Ketua Panitia, Andre Wibowo.
Sementara itu, Fachri Husaini dalam penyampaianya mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dari seluruh warga Indonesia, termasuk dukungan warga Bontang yang telah ikut mendukung Timnas U-16 sehingga bisa merebut juara Piala AFF U-16.
Dalam dialog tersebut, Fachri juga membeberkan kunci keberhasilan dirinya berhasil membawa timnya juara. Di antaranya seperti komitmen yang kuat, kerja sama yang solid, tekun berlatih dan disiplin, serta konsisten.
“Sejak awal pemilihan pemain, saya meminta untuk tidak ada intervensi, tidak ada titipan. Semua pengurus dan asisten pelatih harus komitmen menyepakati semua aturan yang dibuat. Selain itu, kerja sama juga saya minta tidak hanya di dalam lapangan saja. Tetapi juga di luar lapangan,” ucapnya.
Terakhir, para suporter turut memberikan cinderamata berupa karikatur kepada Fachri Husaini dan dilanjutkan dengan foto bersama. (bbg)






