• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Fahri Tolak Tawaran Tujuh Parpol

by M Zulfikar Akbar
28 Januari 2018, 07:10
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Fahri Hamzah. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Fahri Hamzah. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Share on FacebookShare on Twitter

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku setia dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meski hingga saat ini status keanggotaannya masih tidak jelas. Fahri mengklaim telah menolak tawaran tujuh partai politik sebagai calon anggota legislatif (caleg) di 2019.

“Saya sudah ditawari oleh Golkar, PDIP, Gerindra, NasDem, PAN, PPP Hanura, semua lah,” kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (26/1) lalu.

Meski setia, Fahri mengakui bahwa namanya sudah tidak tercantum dalam daftar caleg di PKS. Dia mengklaim tidak memperdulikan hal tersebut, termasuk berencana maju sebagai senator atau anggota Dewan Perwakilan Daerah. “Aku memilih setia. Saya tidak ada niat. Saya tetap seperti ini saja,” katanya.

Baca Juga:  Fahri Tagih Rp 30 Miliar ke PKS

Fahri mengatakan, keputusannya untuk setia di PKS sekaligus memberi pelajaran bagi partainya tentang arti berpartai. Dia mengklaim tidak pernah mengejar kekuasaan selama berpartai.

“Saya tau falsafah berpartai di dalam PKS itu berbeda dengan orang. Makanya saya tidak pernah ada pikiran memburu jabatan yang lebih empuk,” katanya.

Menurut Fahri, berpartai adalah memberi kesempatan dialog dengan adil kepada kadernya dan tidak bersikap otoriter dalam mengambil keputusan. Padahal, di pengadilan Fahri selalu menang gugatan atas PKS.

Namun dia mengakui bahwa tradisi di PKS, membuat kader kerap kali patuh pada keputusan pimpinan meski keputusan tersebut salah. Dia ingin membuktikan sampai putusan final di pengadilan soal statusnya.

Baca Juga:  Fahri Hamzah: Dana Desa Jangan Jadi Bahan Kampanye

Untuk itu, mengenai kelanjutan karir politiknya di parlemen usai 2019, Fahri menjawabnya dengan santai. Dia mengaku ingin menjadi marbot masjid usai jabatannya di DPR purnatugas.

“Jadi marbot kan sudah. Partai marbot bahagia namanya,” kata Fahri.

Konflik antara DPP PKS dengan Fahri Hamzah dipicu oleh pemecatan sepihak DPP terhadap Fahri pada 2016. Fahri yang merasa keberatan kemudian menggugat pemecatannya itu ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Wakil Ketua DPR itu menang pada tingkat pertama.

PN Jakarta Selatan menyatakan secara tegas bahwa pemberhentian Fahri Hamzah sebagai anggota PKS, anggota DPR dan Wakil Ketua DPR RI dalam keadaan status quo (tidak mempunyai kekuatan hukum/tidak berlaku) sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga:  Fahri Hamzah: Dana Desa Jangan Jadi Bahan Kampanye

PKS kemudian melakukan upaya banding yang akhirnya ditolak oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Atas putusan banding itu, Fahri kini masih berstatus kader PKS, anggota DPR, dan Wakil Ketua DPR.

Namun PKS tetap tak mengakui posisi Fahri tersebut. Tak cuma itu, DPP PKS juga dikenai sanksi imateril dengan membayar denda Rp30 miliar.

PKS kemudian kembali melakukan upaya hukum dengan mengajukan kasasi ke MA, dan hingga kini belum ada putusan terkait perkara itu. (end/cnn)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: fahri hamzah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dua Jenderal Jadi Plt Gubernur

Next Post

Kulit Kering Tanda Diabetes

Related Posts

Fahri Tolak Tawaran Tujuh Parpol
Nasional

Fahri Hamzah: Dana Desa Jangan Jadi Bahan Kampanye

22 Februari 2019, 16:30
Fahri Tolak Tawaran Tujuh Parpol
Nasional

Fahri Tagih Rp 30 Miliar ke PKS

2 Februari 2019, 10:30

Terpopuler

  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan, Polisi Ringkus 24 Tersangka Narkoba, Kasus Terbanyak di Bontang Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.