• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan

Fokus COP23: Tekan Jumlah Emisi Berarti Menekan Gas Rumah Kaca

by BontangPost
1 Desember 2017, 11:50
in Catatan
Reading Time: 3 mins read
0
PEDULI LINGKUNGAN: Sofyan Hasdam berfoto bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.(Dokumen pribadi)

PEDULI LINGKUNGAN: Sofyan Hasdam berfoto bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.(Dokumen pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

Efek rumah kaca yang menjadi pokok utama bahasan pertemuan COP23 tidak lepas dari kacamata Sofyan Hasdam yang analisanya dituangkan dalam catatannya.

 

SUMBER utama emisi yang akan menjadi gas rumah kaca adalah industri, sektor transportasi, energi listrik, aktivitas pertanian dan lain-lain. Dalam hal ini terutama berasal dari hasil pembakaran sumber energi fosil (minyak bumi, gas, dan batubara). Artinya, setiap terjadi pembakaran dari sumber energi tersebut, apakah dari proses industri, energi listrik, transportasi , akan dihasilkan gas yang menjadi sumber utama gas rumah kaca seperti CO2, CH4 dan N20. Sementara gas rumah kaca yang lain seperti HFCs, PFCs, SF6 dihasilkan terutama dari industry pendingin, aerosol, hanya menyumbang kurang dari 1 persen dari total emisi gas rumah kaca.

Lalu mengapa disebut gas rumah kaca? Apakah ada kaitannya dengan rumah yang dindingnya terbuat dari kaca? Ya, tidak jauh beda. Contoh yang lebih pas, pada negara dengan musim dingin, jika ingin tanamannya mendapatkan cahaya dan panas, tanaman tersebut ditempatkan didalam rumah kaca. Jika ada cahaya matahari, selain memberikan cahaya, panasnya juga akan tertahan di dalam rumah kaca ini.

Baca Juga:  Mahasiswa Taat Syariat atau Radikal

Untuk memberi contoh yang lebih mudah dipahami, kita perhatikan ketika kita parkir mobil di bawah terik matahari dan kaca-kaca mobil semua kita tutup dengan rapat. Begitu kita buka dan masuk ke dalam mobil, akan terasa sangat panas dan panas di dalam mobil melebih panas diluar mobil. Hal itu terjadi karena panas matahari yang masuk kedalam mobil selama kita parkir, tidak bisa terlepas keluar dan terjebak di dalam mobil oleh dinding-dinding kaca.

Gambaran seperti inilah yang terjadi di bumi kita. Enam jenis gas yang disebutkan di atas jika terlepas ke udara maka akan berkumpul  menjadi suatu lapisan di atmosfer yang disebut gas rumah kaca. Dalam keadaan normal, panas matahari yang tiba dipermukaan bumi akan diserap oleh bumi , dalam hal ini tanah, air , pohon, dan lain-lain. Namun, tidak semua panas matahari tersebut bisa terserap. Kelebihan panas yang tidak terserap  kembali dipantulkan ke atas dan menembus atmosfer melalui gas rumah kaca. Jika gas rumah kacanya tebal, akan sulit ditembus oleh panas matahari yang dipantulkan oleh bumi . Akibatnya, panas tersebut akan dipantulkan kembali ke bumi sehingga suhu bumi akan semakin tinggi.

Baca Juga:  Problematika PAW Anggota DPRD Samarinda

Dengan kata lain, semakin tebal gas rumah kaca, semakin banyak panas yang dipantulkan ke bumi sehingga suhu bumi semakin tinggi. Peninggian panas bumi inilah yang disebut sebagai pemanasan global (global warming). Jika terjadi kenaikan suhu bumi 4 derajat, dampaknya sangat dahsyat dan akan menimbulkan kesengsaraan pada umat manusia.

Oleh karena itu, dalam komitmen Paris (Paris Agreement) juga ditekankan perlunya membantu negara-negara yang rentan, dalam hal ini negara yang akan mengalami dampak yang lebih berat seperti negara kepulauan dan negara-negara miskin yang tidak mampu berbuat apa-apa ketika permukaan air laut meningkat. Mereka hanya mampu mengungsikan penduduknya ke kawasan yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Jerat Narkoba di Kota Taman

Kini, kenaikan panas bumi betul-betul telah terjadi. Pemanasan global adalah persoalan semua penduduk bumi. Harus ada kesadaran bersama untuk mengurangi gas rumah kaca terutama bagi negara-negara industri penyumbang emisi terbesar dunia seperti Amerika Serikat, Kanada, Jerman , Inggris, dan Jepang. Namun bukan berarti bahwa negara yang emisi karbonnya lebih rendah seperti Indonesia tidak perlu berbuat apa-apa. Kita pun harus bekerja keras, utamanya memperbaiki perilaku, karena Indonesa adalah  negara kepulauan yang garis pantainya mencapai lebih dari 8000 km. Jika terjadi kenaikan permukaan laut, maka kita akan menjadi negara yang sangat terdampak.

Sekarang nasib lingkungan serta keberlangsungan alam semesta tempat kita hidup ini berada di tangan seluruh masyarakat dunia karena segala program yang telah dirumuskan dan dilaksanakan oleh pemerintah termasuk hasil pertemuan COP23 ini hasil akhirnya ditentukan oleh peran aktif seluruh masyarakat dunia, saatnya kita mengambil keputusan merubah pola pikir terhadap pentingnya pelestarian lingkungan yang tidak bisa ditunda-tunda lagi. (andiyusrianto). (habis)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: catatansofyan hasdam
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

HOAX!!! Monyet Menyeberang dan Penanda Bencana

Next Post

UU Perimbangan Keuangan Masuk Prolegnas

Related Posts

Kotak Kosong, Pesta para Oligarki
Opini

Kotak Kosong, Pesta para Oligarki

21 Juli 2024, 13:20
Brigadir Jenderal Dendi Suryadi: Setelah 30 Tahun, Memilih Jalan Sipil di Kukar
Opini

Brigadir Jenderal Dendi Suryadi: Setelah 30 Tahun, Memilih Jalan Sipil di Kukar

21 Juli 2024, 12:19
Merokok Bikin Kekasih Cacat
Catatan

Merokok Bikin Kekasih Cacat

16 Desember 2023, 11:27
Kursi vs Nurani
Opini

Kursi vs Nurani

3 Juni 2023, 13:08
Milenial dan Optimisme di Tengah Pandemi
Opini

Milenial dan Optimisme di Tengah Pandemi

30 Agustus 2020, 09:16
Stevi
Opini

Mencermati Potensi Pelanggaran di Tahapan Pencalonan

10 Februari 2020, 16:00

Terpopuler

  • Digerebek Tengah Malam, Pemuda di Bontang Baru Kedapatan Simpan 28 Paket Sabu di Rumah

    Digerebek Tengah Malam, Pemuda di Bontang Baru Kedapatan Simpan 28 Paket Sabu di Rumah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motor vs Pikap di Poros Sangatta–Bontang, Pengendara Asal Tanjung Laut Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Petugas MBG Jadi ASN, SPPG Bontang Ungkap Fakta Sebenarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Bontang Ingatkan Sekolah, Tak Boleh Pungut Biaya Bimbel dan LKS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Marangkayu, Polisi Sita Belasan Gram Barang Bukti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
No Result
View All Result

Komentar Terbaru

    Arsip

    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    • Desember 2022
    • November 2022
    • Oktober 2022
    • September 2022
    • Agustus 2022
    • Juli 2022
    • Juni 2022
    • Mei 2022
    • April 2022
    • Maret 2022
    • Februari 2022
    • Januari 2022
    • Desember 2021
    • November 2021
    • Oktober 2021
    • September 2021
    • Agustus 2021
    • Juli 2021
    • Juni 2021
    • Mei 2021
    • April 2021
    • Maret 2021
    • Februari 2021
    • Januari 2021
    • Desember 2020
    • November 2020
    • Oktober 2020
    • September 2020
    • Agustus 2020
    • Juli 2020
    • Juni 2020
    • Mei 2020
    • April 2020
    • Maret 2020
    • Februari 2020
    • Januari 2020
    • Desember 2019
    • November 2019
    • Oktober 2019
    • September 2019
    • Agustus 2019
    • Juli 2019
    • Juni 2019
    • Mei 2019
    • April 2019
    • Maret 2019
    • Februari 2019
    • Januari 2019
    • Desember 2018
    • November 2018
    • Oktober 2018
    • September 2018
    • Agustus 2018
    • Juli 2018
    • Juni 2018
    • Mei 2018
    • April 2018
    • Maret 2018
    • Februari 2018
    • Januari 2018
    • Desember 2017
    • November 2017
    • Oktober 2017
    • September 2017
    • Agustus 2017
    • Juli 2017
    • Juni 2017
    • Mei 2017
    • April 2017
    • Maret 2017
    • Februari 2017
    • Januari 2017
    • Desember 2016

    Kategori

    • Advertorial
    • Bontang
    • Breaking News
    • Catatan
    • Celoteh Edwin
    • Cerpen
    • Dahlan Iskan
    • Dispopar
    • DPRD Bontang
    • ekonomi
    • Entertainment
    • Feature
    • Hikmah
    • Hoaks atau Tidak?
    • Infografis
    • Internasional
    • Kaltim
    • Kesehatan
    • Kolom Redaksi
    • Kriminal
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Lensa
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • Loker Bontang
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemkot Bontang
    • Pendidikan
    • Pilihan Editor
    • Politik
    • Polling
    • PON 2021 Papua
    • Pupuk Kaltim
    • Ragam
    • Society

    Meta

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org
    • Indeks Berita
    • Redaksi
    • Mitra
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
    • Kontak

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Advertorial
      • Advertorial
      • Pemkot Bontang
      • DPRD Bontang
    • Ragam
      • Infografis
      • Internasional
      • Olahraga
      • Feature
      • Resep
      • Lensa
    • LIVE

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.