• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Gara-gara Bagasi Berbayar, Penumpang ‘Buang’ Barang Bawaan

by M Zulfikar Akbar
24 Januari 2019, 14:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

PONTIANAK- Penumpang Lion Air mengeluhkan kebijakan bagasi berbayar. Tak hanya itu, barang bawaan di kabin pesawat juga dibatasi hingga 7 kilogram.

Di kabin pesawat, barang melebihi 7 kg dikenakan biaya. Kebijakan Lion Air ini sudah berlaku sejak 22 Januari 2019. Penumpang merasa sangat terbebani atas kebijakan maskapai. “Saat ditimbang barang saya mencapai 9 kilogram,” ujar Pasaribu, penumpang Lion Air ditemui di Bandara Internasional Supadio Kubu Raya, Rabu (23/1).

Dijelaskan penumpang tujuan Kuala Nama Medan ini, 1 kg kelebihan barang bawaan di kabin dikenakan Rp40 ribu. Agar tidak dikenakan biaya ekstra, petugas pun menyarankan dirinya membawa barang seberat 2 kg menggunakan kantong. “Akhirnya saya belilah kantong tas yang harganya Rp15 ribu,” jelasnya.

Pasaribu berharap Menteri Perhubungan mensosialisasikan ketentuan baru tersebut. Supaya dapat disamakan dengan maskapai lainnya. “Kalau naik pesawat jangan bawa barang saja. Bawa badan aja sekalian,” kritiknya.

Menurutnya, orang setiap melakukan perjalanan jauh tentu membawa pakaian berganti. Bukan bawa oleh-oleh. “Lion ini terlalu memberatkan para penumpang apalagi banyak masyarakat kecil menengah ke bawah,” kesalnya.

Baca Juga:  Wings Air Overshoot di Semarang

Tak hanya soal bagasi berbayar dan pembatasan bawaan, Pasaribu juga menyoroti harga tiket. Jelang Imlek dan Capgome seperti saat ini, tiket pesawat meroket naik. “Saya beli tiket harganya Rp 1.079.000. Tapi kalau hari biasa di bawah Rp1 juta. Belum lagi biaya barang,” ungkap Pasaribu.

Senada disampaikan penumpang Lion Air lainnya, Ahyiar. Penumpang tujuan Lombok ini mengaku tidak mengetahui ketentuan baru Lion Air tersebut. Apalagi saat membeli tiket ia tidak dijelaskan adanya aturan baru itu. Harusnya kata dia, tempat pembelian tiket menginformasikan dahulu kebijakan baru Lion Air. “Ini tidak dikasih tau. Seharusnya harus diinformasikan agar kita tau. Ini sesudah sampai di Bandara baru kita tau,” jelasnya.

Dikatakan dia, saat check in banyak penumpang melebihi barang bawaan seberat 3 kg. Kalau dari Pontianak menuju Lombok, kelebihan bawaan dikenakan Rp57.000 per kg. “Tadi barang yang lebih, kita kasihkan ke orang dan ada juga barang yang dibuang,” jelasnya.

Baca Juga:  Detik-detik Lion Air Jatuh, Kopilot Teriak 'Allahu Akbar'

Menurutnya, kebijakan maskapai sangat memberatkan penumpang. Padahal dirinya beli tiket seharga Rp1.520.000.

“Harapannya supaya ada perubahan dan dapat diinformasikan kembali kepada masyarakat seluruhnya supaya tau,” sesal Ahyiar.

Terkait keluhan penumpang, Officer In Charge (OIC) Bandara Supadio Kubu Raya, Sulkarnaini menjelaskan Angkasa Pura sudah menyediakan digital banner guna memberitahukan kepada penumpang pesawat. “Kalau banner, ada dua titik. Di area check in dan ruang tunggu,” katanya.

Diakuinya, semenjak maskapai menerapan aturan baru, banyak penumpang komplain. Penumpang merasa kurang mendapata pemberitahuan dari maskapai bersangkutan. Ia berharap maskapai sendiri dapat memberitahukan adanya ketentuan baru. “Namun pada saat itu juga, teman-teman kita di lapangan meredam komplain yang berdampak pada operasional,” sebutnya.

Baca Juga:  Warga Bontang Sambut Rute Samarinda-Surabaya

Ia menginformasikan, pihak Bandara Supadio sudah menyediakan customer service. Layanan ini dapat dimanfaatkan penumpang, termasuk melakukan komplain. “Kalau penumpang ada yang merasa tidak nyaman atau keluhan, kami menyediakan penangan complain. Ada SOP penanganannya di customer service,” papar Sulkarnaini.

Sementara itu, Distrik Manajer Lion Air Group Pontianak, Lukman Nurjaman mengakui bahwa bagasi bawah sudah berbayar. Sedangkan untuk kabin di atas 7 kg berbayar. “Sesuai peraturan yang bisa dibawa untuk kabin atas 7 kg. Kiranya ada kelebihan akan dikenakan biaya sesuai rute,” kata dia saat dihubungi Rakyat Kalbar.

Untuk menghemat, penumpang dapat membeli bagasi di muka dengan harga lebih murah bersamaan pembelian tiket atau maksimal enam jam sebelum penerbangan. Pembelian bisa dilakukan melalui website, agen maupun kantor perwakilan Lion Air. “Harga bagasi setiap tujuan pasti berbeda dong, jam terbangnya juga beda,” tutup Lukman. (jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bagasi berbayarlion airwings air
Share209TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ba’asyir Batal Bebas, Ponpes Ngruki Merasa Di-PHP

Next Post

Pendaftaran PPPK Digelar Februari, Ini Syarat Penting yang Harus Diketahui Honorer K2

Related Posts

Jangan Ditiru, Pria ini Nekat Merokok di Pesawat
Kaltim

Jangan Ditiru, Pria ini Nekat Merokok di Pesawat

19 November 2019, 11:00
Masih Mahal, Lion Air Butuh Waktu Sesuaikan Tarif
Nasional

Masih Mahal, Lion Air Butuh Waktu Sesuaikan Tarif

14 Juli 2019, 14:10
Imbas Naiknya Harga Tiket Pesawat, Biaya Perjalanan Dinas Bengkak
Nasional

Tiket Pesawat Turun Mulai 11 Juli, Tapi Ada Syaratnya

10 Juli 2019, 09:38
Lion Air Group Diminta Tak PHP
Kaltim

Ke Derawan Makin Mudah, Rute Samarinda-Maratua Terealisasi Bulan Depan

16 April 2019, 16:00
Detik-detik Lion Air Jatuh, Kopilot Teriak ‘Allahu Akbar’
Nasional

Detik-detik Lion Air Jatuh, Kopilot Teriak ‘Allahu Akbar’

21 Maret 2019, 20:00
Ini Yang Ditunggu!! Lion Air Buka Jalur Baru Samarinda- Surabaya
Nasional

Lion Air Group Sempat Ganti Pesawat di Makassar

14 Maret 2019, 16:00

Terpopuler

  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.