• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

GMPP Desak Kejati Usut Kasus Dugaan Korupsi

by M Zulfikar Akbar
3 April 2018, 06:16
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Gerakan Mahasiswa Pemuda Penggerak (GMPP) Kaltim mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim mengusut kasus dugaan korupsi Rumah Potong Unggas (RPU) Balikpapan dan dugaan gratifikasi perumahan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang berlokasi di Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.
Selain itu, GMPP juga menyoroti pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR).

Organisasi kemahasiswaan eksternal kampus tersebut mendorong kejaksaan agar pengusaha tambang mengelola CSR secara terbuka dan sesuai peruntukannya.
Ketua GMPP Kaltim, Ahmadi menyebut, kasus RPU Balikpapan sudah mencuat sejak 2015. Namun hingga kini perkara yang sudah masuk di meja Kepolisian Daerah (Polkda) Kaltim tersebut belum menuai titik terang.

“Kasus ini sebelumnya ditangani Polres Balikpapan. Kemudian dilimpahkan pada Polda Kaltim di penghujung 2017,” ungkap Ahmadi, Senin (2/4) kemarin.

Kasus itu bermula saat adanya temuan dalam Rancangan Anggaran dan Belanja Daerah (RAPBD) Balikpapan 2015. Kala itu, anggaran pengadaan lahan RPU tertulis di RAPBD sebesar Rp 2,5 miliar.
“Tetapi di APBD 2015 membengkak menjadi Rp 12,5 miliar. Kami menduga ada penggelembungan anggaran dalam kasus ini,” tegasnya.

Kata dia, terkait kasus tersebut, tim penyidik Polda Kaltim telah meminta keterangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, pejabat pemerintah kota, dan wali kota.
“Kami meminta penjelasan sejauh mana perkembangan proses penyelesaian kasus ini. Bila memungkinkan, bisa saja Kejati Kaltim mengambil alih kasus ini, supaya segera dituntaskan,” ucapnya.

Selain itu, soal kasus dugaan gratifikasi pembangunan perumahan Korpri, GMPP meminta Kejati Kaltim ikut serta mengungkap kasus tersebut. Pasalnya perumahan tersebut pernah dibangun tujuh sub kontraktor yang pernah membangun kerja sama dengan PT Adi Dharma. Dalam perjanjiannya, sub kontraktor akan mendapat pembayaran 30 persen setelah pengerjaan pembangunan rumah selesai.

“Tetapi setelah perumahan selesai dibangun, belum seluruhnya dibayarkan pada sub kontraktor. Alasannya PT Adi Dharma tidak sanggup membayar. Makanya dialihkan pada PT Tunggal Berah Realty (TBR),” ungkapnya.

Hingga 2018, PT TBR berjanji akan membayar secara bertahap pada tujuh sub kontraktor. Namun pembayaran tak kunjung selesai. Karena tak dibayar, perwakilan tujuh kontraktor sempat mendatangi Korpri guna meminta kejelasan atas sisa pembayaran.
“Ada indikasi gratifikasi pada pejabat Korpri Kaltim terkait pembangunan rumah tersebut. Asalnya kami duga Korpri menerima gratifikasi dari PT TBR,” katanya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Asisten Penegakan Hukum dan Humas Kejati Kaltim, Achin Muchsin menyebut, kasus korupsi RPU Balikpapan sedang ditangani Polda Kaltim. Bila sudah masuk dalam tahapan penuntutan, pihaknya akan segera menindaklanjutinya.
“Kami hanya berwenang menuntut saja. Kasus itu sedang ditangani Polda. Kami tinggal menunggu apakah sudah ada Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan berkasnya. Intinya itu saja,” katanya.

Soal kasus dugaan gratifikasi perumahan Korpri, Muchsin menyarankan pada GMPP agar melengkapi data pengaduan. Karena Kejati tidak dapat menangani kasus tersebut sebelum ada laporan tertulis dari GMPP.
“Kalau sudah ada datanya, buat laporan atau pengaduan sesuai prosedur. Karena kami baru dengar juga kasus perumahan Korpri itu,” tutupnya. (*/um)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

MANTAP!! Pencuri Motor di BTN PKT Akhirnya Tertangkap

Next Post

Pemilu Era Big Data

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.