• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Gubernur Restui Pengolahan Biodiesel

by M Zulfikar Akbar
28 Februari 2019, 16:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
ISRAN NOOR -- DOKUMEN/KALTIM POST

ISRAN NOOR -- DOKUMEN/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA- Keinginan pengusaha kelapa sawit di Kaltim untuk menghadirkan pengolahan biodiesel di Bumi Etam mendapat lampu hijau dari pemerintah. Gubernur Kaltim Isran Noor menilai, Kaltim memiliki potensi luar biasa untuk menghadirkan sektor hilirisasi. Meski perannya terhadap ekonomi Bumi Etam baru 0,51 persen, crude palm oil (CPO) diyakini bisa mencerahkan masa depan Kaltim.

Isran Noor membeberkan, saat ini produksi CPO Kaltim mencapai 4 juta ton per tahun. Namun, seluruh minyak kelapa sawit itu hanya diekspor atau diolah di luar Kaltim. Sehingga daerah hanya mendapat untung yang sangat kecil.

“Saya akui, minyak turunan dari kelapa sawit bukan komoditi yang tidak memiliki risiko. Risikonya juga cukup besar, karena Eropa memberikan kampanye negatif terhadap penggunaan CPO,” ungkapnya kepada Kaltim Post, Rabu (27/2).

Baca Juga:  Kantongi NPWP Jakarta, Gubernur Minta Badak LNG Pindahkan ke Kaltim

Diketahui, pada November 2018 lalu, Uni Eropa mengeluarkan kebijakan Renewable Energy Directive II (RED II) yang dipastikan memberi dampak signifikan bagi industri kelapa sawit Indonesia. Pasalnya dalam RED II, Uni Eropa menetapkan kelapa sawit sebagai tanaman berisiko tinggi (high risk) terhadap deforestasi. Dan Uni Eropa akan membatasi serta secara bertahap bakal menghapuskan penggunaan minyak kelapa sawit atau CPO untuk biodiesel di Uni Eropa.

Isran menambahkan, jika Eropa menutup keran impor kelapa sawit dari Indonesia, Kaltim memiliki pilihan untuk mengekspor CPO ke berbagai negara di Asia seperti Tiongkok dan India. “Untuk ekspor, kita masih bisa terus berkembang karena banyak negara di Asia pemakai minyak nabati. Saat ini 30 persen masih ekspor ke Eropa, ini masih bisa kita tarik ke Asia,” tuturnya.

Baca Juga:  Peralihan Tak Disertai Anggaran

Namun, Bumi Etam tidak bisa terus-menerus mengekspor mentah. Perlu industri hilir agar sektor ini menjadi masa depan. Pada 2025, ditargetkan produksi CPO Kaltim di atas 5,5 juta ton per tahun. Produk perkebunan dan pertanian tidak akan surut dari permintaan masyarakat. “Untuk meningkatkan nilai jual, jangan terus membangun pabrik di Jawa karena Kaltim juga bisa menjadi daerah hilirisasi,” katanya.

Dia mengatakan, Kaltim potensial membangun pabrik-pabrik hilirisasi. Biodiesel menjadi salah satu yang paling potensial, karena kebutuhan energi akan semakin banyak. Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK-MBTK) bisa menjadi tempat pembangunan pabrik biodiesel. “KEK-MBTK potensial karena dekat dengan bahan baku. Karena banyak sekali produk kelapa sawit di sana,” ujarnya.

Baca Juga:  Diresmikan Jokowi, Maloy Minim Listrik

Namun, tambahnya, pembangunan pabrik biodiesel tidak hanya di KEK-MBTK, tapi bisa di tempat lain. Bergantung investornya ingin membangun di mana. “Apapun hilirisasinya kelak, yang terpenting ada pihak swasta yang ingin mengembangkan. Karena kami dari pemerintah hanya bisa merencanakan dan memberikan fasilitas. Tapi pengembangannya tetap membutuhkan pihak swasta. Karena yang tahu potensi perkembangan hilirisasi tetap pelaku usaha,” pungkasnya. (*/ctr/ndu2/k15/kpg)

Tags: biodieselIsran Noorpemprov kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

KPK Diminta Ambil Alih Kasus Dana Kemah

Next Post

Tunggakan Royalti Capai Rp 67,5 Miliar, KPK Bidik IUP Bermasalah di Kaltim

Related Posts

Keberadaan Masih Misteri, 48 Kendaraan Dinas Pemprov Kaltim Jadi Temuan BPK
Kaltim

Keberadaan Masih Misteri, 48 Kendaraan Dinas Pemprov Kaltim Jadi Temuan BPK

9 Juli 2026, 17:00
Gubernur Kaltim Anggarkan Rp73 Juta untuk Jasa Pembuat Pidato
Kaltim

Gubernur Kaltim Anggarkan Rp73 Juta untuk Jasa Pembuat Pidato

7 Februari 2026, 12:25
Gubernur Isran Sebut Kaltim Kaya Tapi Penduduk Miskin Masih Tinggi
Kaltim

Spekulasi di Balik Mundurnya Isran Noor dari Ketua NasDem Kaltim; IKN dan Sikap Anies, hingga Kursi Gerindra

14 November 2023, 12:15
Masa Jabatan Habis, Gubernur Isran Noor Pamit
Kaltim

Masa Jabatan Habis, Gubernur Isran Noor Pamit

26 September 2023, 11:08
Besok Gubernur Isran Bertandang ke Bontang, Bakal Resmikan Bantuan Rumah Layak Huni
Bontang

Besok Gubernur Isran Bertandang ke Bontang, Bakal Resmikan Bantuan Rumah Layak Huni

31 Juli 2023, 15:26
Nasdem Kaltim Usulkan Isran Noor Maju Capres 2024
Kaltim

Nasdem Kaltim Usulkan Isran Noor Maju Capres 2024

17 Juni 2022, 14:46

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.